
Setelah menyelesaikan makan malam dengan mama mertuanya Aini masuk kedalam kamar dan sedikit merasa bersalah karena kesal dan marah pada sang suami,
Dan saat Aini masuk ke kamar Abi masih di kursi rodanya bahkan masih dengan sepatu yang ia pakai, ia duduk menghadap ke balkon kamarnya hingga Aini mengira suaminya tidak tau kalau dia sudah masuk,
" Kak, diluar dingin masuklah dan tutup pintu"
Hening tiada jawaban
" Kak aku ingin kembali ke panti"!!
" Kak, apa marah karena aku marah dan bersedih melihat kenyataan ini"
Masih hening tanpa jawaban,
Aini pun mendekati suaminya dan ia terkejut saat melihat Abi dengan wajah pucat mata terpejam,bahkan ia memeluk foto pernikahannya,
" Apa kak Abi sakit, bangun kak, tidurlah di atas ranjang"
Aini menggoyang bahu suaminya dan juga menyentuh keningnya memang terasa panas,
" Istriku,, jangan pergi!!!
Abi mengigau dan terus merapatkan foto pernikahannya pada dadanya,
Aini pun mendorong masuk kursi roda itu dan menutup pintu kamar yang menuju balkon,
Perlahan membuka sepatu sang suami karena takut terbangun,
Aini keluar dari kamarnya dan mengambil air hangat untuk mengompres suaminya, namun ia terkejut melihat wanita yang tengah duduk di kursi meja makan sedang menikmati kopi dan camilan,
" Selamat malam"sapa Aini karena dia belum pernah melihatnya,
" Malam juga nona" apa nona menantu nyonya Kayla" istri tuan Abi?
" Benar nyonya"
" Perkenalkan namaku Yunita, aku asisten pribadi nyonya Kayla"
__ADS_1
" Nama saya Aini, maaf saya mau ambil air silahkan menikmati kopinya"
" Iya, nona sangat cantik dan santun pantas nyonya sangat menyayangi anda"
" Ah nyonya bisa saja, saya hanya gadis biasa saya gadis desa yang tanpa sengaja terdampar di kota,"
Aini meletakkan senentar baskom kecil di atas meja sementara menunggu air menghangat di atas kompor, namun tanpa sengaja Yunita menatap gelang giok yang di pakai Aini,
" ๐๐ฆ๐ญ๐ข๐ฏ๐จ ๐จ๐ช๐ฐ๐ฌ ๐ช๐ต๐ถ, ๐ฌ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ฑ๐ข ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข ๐ธ๐ข๐ฏ๐ช๐ต๐ข ๐ช๐ฏ๐ช, ๐ช๐ต๐ถ ๐ฉ๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ฎ๐ช๐ญ๐ช๐ฌ ๐๐ณ๐ฎ๐ข๐ฏ๐ฅ๐ฐ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฉ๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ข๐ฅ๐ข ๐ด๐ข๐ต๐ถ ๐จ๐ฆ๐ญ๐ข๐ฏ๐จ ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ข๐ฅ๐ข ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ญ๐ข๐ช๐ฏ, ๐ฌ๐ข๐ณ๐ฆ๐ฏ๐ข ๐ช๐ต๐ถ ๐ฅ๐ช ๐ฃ๐ถ๐ข๐ต ๐ฌ๐ฉ๐ถ๐ด๐ถ๐ด ๐ถ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฌ ๐๐ญ๐ช๐ฏ๐ข ๐๐ข๐ฏ๐ฆ๐ต๐ข, ๐ข๐ฅ๐ข ๐ฉ๐ถ๐ฃ๐ถ๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ ๐ข๐ฑ๐ข ๐ข๐ฏ๐ต๐ข๐ณ๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ฌ๐ข"
" Mari nyonya, saya harus mengompres kak Abi,"
" Ya baiklah, tapi tunggu sebentar,gelang milik nona bagus sekali,tentu harganya sangat mahal"
" Ah, iya ini memang bagus dan ini hanya pemberian dari penggemar saya dulu waktu jadi penyanyi" saya permisi nyonya"
" ๐ ๐ข ๐ต๐ถ๐ฉ๐ข๐ฏ, ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ช๐ฏ๐จ๐ช๐ฏ ๐ด๐ฆ๐ฌ๐ข๐ญ๐ช ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ช๐ญ๐ช๐ฌ๐ช ๐จ๐ฆ๐ญ๐ข๐ฏ๐จ ๐ช๐ต๐ถ ๐ฅ๐ถ๐ญ๐ถ, ๐ต๐ข๐ฑ๐ช ๐๐ณ๐ฎ๐ข๐ฏ๐ฅ๐ฐ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ช๐ฌ๐ข๐ฏ๐บ๐ข ๐ฑ๐ข๐ฅ๐ข ๐ธ๐ข๐ฏ๐ช๐ต๐ข ๐ช๐ต๐ถ, ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ถ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฏ๐จ ๐ด๐ฆ๐ฌ๐ข๐ญ๐ช ๐ฅ๐ช๐ข, ๐ฉ๐ถ๐ฉ"
Sementara di kamar Aini mengompres dahi sang suami dengan sabar, ia terus memandang wajah tampanya dan mengingat permainan panasnya hari itu,
" ๐๐ฑ๐ข ๐ฃ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ณ ๐ฌ๐ข๐ฎ๐ถ ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฃ๐ฆ๐ญ๐ข๐ซ๐ข๐ณ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ค๐ช๐ฏ๐ต๐ข๐ช๐ฌ๐ถ ๐ฌ๐ข๐ฌ, ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฎ๐ถ๐ฏ๐จ๐ฌ๐ช๐ณ ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ช๐ฏ๐จ๐ช๐ฏ ๐ฌ๐ข๐ฎ๐ถ ๐ซ๐ข๐ฅ๐ช ๐ค๐ช๐ฏ๐ต๐ข ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ด๐ถ๐ข๐ฎ๐ช ๐ต๐ฆ๐ณ๐ข๐ฌ๐ฉ๐ช๐ณ๐ฌ๐ถ, ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ด๐ข๐ต๐ถ ๐ด๐ข๐ต๐ถ๐ฏ๐บ๐ข ๐ช๐ด๐ต๐ณ๐ช ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ธ๐ข๐ฏ๐ช๐ต๐ข ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฌ๐ข๐ฎ๐ถ ๐ค๐ช๐ฏ๐ต๐ข๐ช, ๐ธ๐ข๐ญ๐ข๐ถ ๐ฌ๐ข๐ฎ๐ถ ๐ฉ๐ข๐ณ๐ถ๐ด ๐ซ๐ข๐ฅ๐ช ๐ข๐บ๐ข๐ฉ ๐ฅ๐ข๐ณ๐ช ๐ฅ๐ถ๐ข ๐ข๐ฏ๐ข๐ฌ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ฃ๐ฆ๐ฅ๐ข ๐ช๐ฃ๐ถ"
" A- apa,,
" Kak Abi pura pura sakit dan tidur, huh dasar,,
Aini yang di buat kesal menarik telinga suaminya hingga kepalanya ikut tertarik,
" Aw,aw sakit sayang,ini KDRT, mamaaaaa,,,,,
" Ngadu sana dasar anak mama, bisa bisanya aku merawat orang pura pura sakit, awas saja kalau minta jatah,,
" Sayang jangan marah dong, aku benar benar sakit kepalaku pusing badanku panas dingin, aku takut ditinggal pergi oleh istriku lagi"
" Asal kak Abi setia aku juga akan bertahan, anaku butuh ayahnya, dan ingat sekecil apapun kebohongan suamiku, aku tak akan mentolerir lagi,"!!!
" Iya, kemarilah, duduk di sini aku ingin menyapa anaku"
__ADS_1
Abi meraih tangan sang istri untuk duduk di pangkuan ya dan segera meraba perut yang membuncit itu dengan lembut,
Aini pun tidak menolak ia menyandarkan kepalanya di dada bidang sang suami dengan nyaman ia juga memejamkan matanya menikmati kehangatan yang di berikan oleh suaminya,
" Sudah sangat lama aku menantikan hal ini kak, jangan berpaling lagi dariku,"
" Tidak sayang, aku akan mencurahkan seluruh kasih sayangku untuk kalian berdua, biarlah masa lalu jadi pelajaran bagiku, menualah bersamaku hingga hanya maut yang memisahkan kita"
Tak terlukiskan lagi betapa bahagianya mereka saat ini, setelah badai besar yang mereka lalui akhirnya takdir menyatukan mereka dalam cinta dan kasih sayang,
******
Di mansion Reno ia tengah gelisah setelah melihat putrinya juga menantunya pulang dalam keadaan raut wajah yang berbeda, bahkan mereka hanya murung saat makan makan malam,
Bella yang kebetulan ada di mansion itu merasa tidak nyaman merasa mungkin karena kedatanganya mereka seperti itu,
" Mereka tidak menyuakiku tuan, jadi wajar mereka murung"
" Jangan berpikir buruk dengan mereka, sejak bersama Adrian putriku mulai berubah ke arah yang baik, tapi ada masalah yang membuatku makin stres, jika terbukti mereka saudara kandung bagaimana aku memisahkan mereka,aku tidak tega melakukanya, tapi jika Adrian benar putraku, aku harus bagaimana"?
" Apa orang suruhan tuan belum melapor dan membuktikan indentitas tuan Adrian,?
" Belum, karena panti asuhan tempat Adrian dan Adriana kebakaran tentu identitas dan data mereka yang asli ikut terbakar"
" Semoga mereka bukan saudara, karena aku melihat tuan Adrian sangat menyayangi putrimu"
" Sebelum semuanya jelas aku tak akan hidup tenang"
Adrian tidak sengaja mendengar obrolan ayah mertuanya dengan kekasihnya saat hendak mengambil air putih di dapur terkejut dan sesaat tubuhnya seperti tak bertenaga, tulang tulangnya seolah lemah tak bisa menyangga tubuhnya lagi, ia masuk kedalam kamar menyandarkan punggungnya di daun pintu, ia sekilas menatap aneh pada sang istri yang tertidur pulas karena kelelahan,
" ๐๐ฉ ๐๐ถ๐ฉ๐ข๐ฏ, ๐ฃ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ณ๐ฌ๐ข๐ฉ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ฅ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ณ ๐ต๐ข๐ฅ๐ช, ๐ข๐บ๐ข๐ฉ ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ต๐ถ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ต๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ฆ๐ฎ๐ถ๐ฏ๐จ๐ฌ๐ช๐ฏ๐ข๐ฏ ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ช๐ด๐ต๐ณ๐ช๐ฌ๐ถ ๐ด๐ข๐ถ๐ฅ๐ข๐ณ๐ข ๐ฌ๐ข๐ฏ๐ฅ๐ถ๐ฏ๐จ, ๐ฐ๐ฉ ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ, ๐ช๐ฏ๐ช ๐ต๐ช๐ฅ๐ข๐ฌ ๐ฃ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ณ, ๐ต๐ข๐ฑ๐ช ๐ข๐ฑ๐ข ๐ฎ๐ถ๐ฏ๐จ๐ฌ๐ช๐ฏ ๐ฅ๐ช๐ข ๐ข๐บ๐ข๐ฉ๐ฌ๐ถ, ๐ธ๐ข๐ซ๐ข๐ฉ ๐ต๐ถ๐ข๐ฏ ๐๐ฆ๐ฏ๐ฐ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฎ๐ช๐ณ๐ช๐ฑ ๐ข๐บ๐ข๐ฉ๐ฌ๐ถ, ๐ต๐ข๐ฑ๐ช ๐ฅ๐ช๐ฎ๐ข๐ฏ๐ข ๐ช๐ฃ๐ถ๐ฌ๐ถ ๐ฌ๐ข๐ญ๐ข๐ถ ๐ฃ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ณ ๐ฅ๐ช๐ข ๐ข๐บ๐ข๐ฉ๐ฌ๐ถ, ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ข๐ณ๐ช๐ฎ๐ข๐ฏ๐ข ๐ต๐ถ๐ข๐ฏ ๐๐ฆ๐ฏ๐ฐ ๐ต๐ข๐ถ, ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ช๐ณ๐ข ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ข๐ฏ๐ข๐ฌ๐ฏ๐บ๐ข"!! ๐ฃ๐ข๐จ๐ข๐ช๐ฎ๐ข๐ฏ๐ข ๐ช๐ฏ๐ช, ๐ฌ๐ข๐ญ๐ข๐ถ ๐ช๐ด๐ต๐ณ๐ช๐ฌ๐ถ ๐ข๐ฅ๐ช๐ฌ ๐ฌ๐ข๐ฏ๐ฅ๐ถ๐ฏ๐จ๐ฌ๐ถ, ๐บ๐ข ๐๐ถ๐ฉ๐ข๐ฏ, ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ฎ๐ฐ๐ฉ๐ฐ๐ฏ ๐ด๐ฆ๐จ๐ฆ๐ณ๐ข ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ช ๐ฑ๐ฆ๐ต๐ถ๐ฏ๐ซ๐ถ๐ฌ, ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ฎ๐ถ๐ญ๐ข๐ช ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ค๐ช๐ฏ๐ต๐ข๐ช ๐ฅ๐ข๐ฏ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐บ๐ข๐บ๐ข๐ฏ๐จ๐ช ๐ช๐ด๐ต๐ณ๐ช๐ฌ๐ถ, "
****
Happy reading๐ฅฐ๐๐ฅฐ๐
Mohon dukunganya dong say, dan salam sehat, love you,,, ๐๐ฅฐ๐๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ
__ADS_1
TBC