Janda Pilihan Mama

Janda Pilihan Mama
Tragedi 2


__ADS_3

Dirumah sakit, Raymon mencari informasi tentang Adrian, korban yang sedang kritis akibat serangan dari pencuri yang berusaha mencuri data data penting di perusahaan Reno's Group,


Namun ketatnya penjagaan polisi membuat Raymond kesulitan mencari apalagi menemui korban, Adriana hanya terisak sedih di kursi ruang tunggu sebuah rumah sakit swasta terbesar di kota itu,


" Tenanglah, kita akan cari ide, jika kamu punya foto kakak kamu aku bisa bertanya pada satuan polisi tersebut,"


" Ada foto kak Adrian di ponselku, tolong om, aku harus pastikan dia kak Adrian atau bukan"


" Mana foto itu, dan kita akan menemui para polisi itu"


Adriana hanya mengikut saja saat tangannya di gandeng Raymond untuk menemui polisi yang berjaga di dekat ruang operasi Adrian,


" Selamat siang bapak bapak polisi yang terhormat "


" Siang juga tuan, ada yang bisa saya bantu" Ucap salah seorang polisi,


" Begini pak, nona ini sedang mencari kakak kandungnya yang bernama Adrian ia bekerja di sebuah perusahaan sebagai satpam, berita ini mengejutkannya, ia takut tuan Adrian yang jadi korban semalam itu kakaknya,


" Tapi kami di tugaskan untuk menjaga tuan Adrian yang sedang kritis, tidak seorang pun boleh masuk, kecuali istrinya nyonya Ausky dan ayah mertuanya Tuan Reno,


" Bagaimana jika benar itu kakak kandung nona ini" apa bapak mengenal wajah tuan Adrian seperti apa,"?


" Tentu saja saya tidak mengenalnya, saya disini hanya menjalankan tugas, sampai penyidikan kasus ini berakhir "


" Siapa kalian, mengapa ada disini, apa tidak tau aturan kalau ruangan ini dijaga dan tak seorang pun boleh datang kecuali aku dan daddy"


Raymon seketika geram mendengar wanita hamil yang tiba tiba muncul di depan ruang operasi itu bicara dengan inotasi suara yang ketus dan jutek, wajahnya pucat matanya terlihat sembab seperti habis menangis,


" Maaf nona saya mencari kakak saya Adrian, dan saya adiknya nama saya Adriana, saya hanya ingin memastikan korban penganiayaan semalam kakak saya atau bukan, karena kakak saya dari kampung berpamitan pada saya bekerja sebagai satpam"


DEG


Jantung Ausky mendadak bergetar sebentar, dalam hati mungkin itu Adrian suaminya namun ia juga harus tegas takut gadis muda itu hanya penipu,


" Kami akan menunjukkan foto Tuan Adrian siapa tau suami nyonya adalah kakak kandung nona Adriana"


" Baiklah, tapi jika foto itu tidak mirip dengan suami saya, kalian pergilah karena kami anggap kalian hanya pengganggu saja,"


" Jika kami belum melihat langsung maka kami juga tidak tau apakah dia kakak nona Adriana atau bukan, karena anda bisa saja berkata tidak jujur kalau foto itu tidak mirip"


" Tuan Raymon, anda di sini, apa anda kerabat korban"sesosok pria tinggi tegap datang menghampiri mereka, dan mengenal Raymon,

__ADS_1


" Wah, kebetulan sekali tuan Wira, saya ada sedikit urusan dengan korban, bisakah anda membantu saya"?


" Katakan saja tuan Ray jangan sungkan"


Raymon dengan detail menceritakan maksud kedatangannya ke rumah sakit itu, dan setelahnya ia manggut manggut dan berkata,


" Nyonya Ausky tidak perlu khawatir, tuan Raymon adalah seorang pengacara yang terkenal, ia tidak mungkin berbohong menipu apalagi mencari masalah, saat tuan Adrian selesai di operasi, saya akan menemaninya melihat tuan Adrian agar nona Adriana tau itu kakak kandungnya atau bukan,"


" Tapi ingat tuan Wira jika terjadi suatu hal yang tak diinginkan dengan suami saya, anda yang harus bertanggung jawab"


" Ada apa sayang, mengapa ada tuan Raymon disini, apa yang terjadi"Reno juga datang mendekat kearah mereka yang sedang sedikit berdebat


Wiratmadja sang kepala Polisi menjelaskan keadaan siang itu dan maksud kedatangan pengacara Raymon,


" Daddy, aku takut mereka orang jahat"


" Jangan berlebihan sayang, biarkan nona muda ini melihat siapa tahu itu adik kandung Adrian suamimu, itu artinya dia adik ipar kamu juga bukan?


" Terima kasih tuan, Terima kasih, tuan sudah baik dan mengijinkan saya bertemu dengan korban, saya benar benar sedih takut jika dia adalah kakak saya, hiks,, hanya kakak saja yang aku punya di dunia ini, saya takut kehilangan kakak saya"


Adriana menangis tersedu dan entah dorongan apa yang membuat Reno menatap iba pada gadis belia di hadapannya, bahkan iris dan bola matanya mengingatkannya pada seorang wanita di masa lalunya, ia meraih tubuh Adriana kedalam rangkulannya, mengelus punggungnya, dan mencoba menenangkannya, mendapat perlakuan seperti itu Adriana tidak menolak, ia merasa nyaman seolah merasakan kasih sayang seorang ayah yang selama ini didambakannya,


" 𝘚𝘦𝘒𝘯π˜₯𝘒π˜ͺ𝘯𝘺𝘒 π˜ͺ𝘯π˜ͺ 𝘒𝘺𝘒𝘩, 𝘺𝘒 𝘈𝘭𝘭𝘒𝘩, 𝘣𝘦𝘨π˜ͺ𝘯π˜ͺ 𝘳𝘒𝘴𝘒𝘯𝘺𝘒 π˜₯π˜ͺ 𝘱𝘦𝘭𝘢𝘬 𝘴𝘦𝘰𝘳𝘒𝘯𝘨 𝘒𝘺𝘒𝘩, 𝘡𝘒𝘱π˜ͺ π˜₯π˜ͺ𝘒 𝘣𝘢𝘬𝘒𝘯 𝘒𝘺𝘒𝘩𝘬𝘢"


Pintu ruangan operasi terbuka seorang dokter keluar dengan sedikit peluh membasahi dahinya,


" Bagaimana suami saya dokter"? dia baik baik saja bukan?


Ausky orang yang pertama mendekati dokter, dan bertanya tentang kondisi Adrian,


" Kami sudah bekerja maksimal, operasi berjalan lancar, namun kondisi tuan Adrian belum membaik, maaf, dia masih mengalami masa kritis karena detak jantungnya melemah"


" Adrian,,tidak, ini tidak boleh, tidak dok, tolong lakukan pengobatan yang terbaik atau beri rujukan ke rumah sakit Mont Elizabeth saja di luar negeri jika rumah sakit ini belum memadahi peralatannya, dokter saya ingin suami saya sembuh"


" Sayang tenanglah kamu ingat kondisi bayimu, jika kamu stres dia juga ikut stres,Adrian pria muda yang kuat, dia pasti bertahan berdoalah, "


" Adriannnn, bangunlah,, mana janjimu yang katamu ingin menyayangi bayi ini, bangunlah Adrian, "Ausky masuk kedalam ruangan dan bicara pada sosok diam tak berdaya itu,


Mendadak Ausky menjerit dan tubuhnya terhuyung ke belakang hampir terjatuh kalau saja Wira tidak menyangganya, Ausky pun pingsan hingga membuat Reno panik,


Sementara Reno sibuk mengurus sang putri, Wira membawa Raymon dan Adriana masuk ke ruang ICU, tempat Adrian kini dirawat,

__ADS_1


Adriana masuk dan terpaku melihat sesosok tubuh lemah tak berdaya hingga terpasang beberapa alat medis untuk membantu detak jantungnya tetap berjalan,ia merasa dunianya berhenti berputar tidak menyangka jika sosok itu benar kakaknya, ia mendekat dan meraih tangannya, ingin sekali memeluknya namun banyaknya alat medis dan luka di dadanya membuat Adriana tak mampu melakukannya,


" Kakak, hiks,, hiks,,kak, Adrian,, kenapa kakak harus mengalami ini, bangunlah kak, aku Adriana adikmu, kak, aku harus hidup dengan siapa jika kak Adrian tidak bangun, kak bangunlah,,


Raymon menatap Adriana dengan iba, ia menangis terisak, dan ternyata memang itu kakak kandungnya Adriana, ia pun merengkuh tubuh Adriana membawanya duduk di sofa, dan mencoba menenangkannya,


" Jika dia kakak nona, doakan yang terbaik agar dia bisa melewati masa kritisnya"


" Dia kakak kandungku, satu satunya keluarga yang aku miliki"


" Dia akan sembuh, ini hanya masalah waktu, percayalah, dan apa kakak tidak pernah bercerita jika dia sudah menikah di kota, bahkan kakak ipar sudah hamil, ini kabar bahagia juga, sebentar lagi ada dedek bayi yang akan jadi keluarga baru bukan"?


" Iya om, tapi nona itu perutnya sudah besar, sedangkan kak Adrian baru bekerja empat bulan yang lalu" apakah mungkin kak Adrian langsung menikah saat tiba di kota ini"


" Itu mungkin saja, sekarang tersenyumlah, jangan bersedih lagi, kita akan tau kebenarannya saat kakak siuman nanti"Raymon memberanikan diri mengusap airmata Adriana yang masih saja mengalir,


" Aku akan menunggu di sini sampai kakak bangun, om pulanglah aku bisa sendiri"


" Untuk hari ini waktuku aku khususkan untukmu, jangan berpikir macam macam aku akan menemanimu


Saya perbincangan antara Raymon dan Adriana terjadi, pintu ruangan terbuka nampak Reno menghampiri Adriana,


" Jadi apakah benar Adrian ini kakak nona"?


" Iya tuan, dia kakak saya, sungguh dia kakak kandung saya, dan tolong jelaskan pada saya, apa benar nyonya yang hamil tadi istri kakak saya"?


Reno menghela nafas sesaat dan menghembuskannya perlahan hingga ia pun menjawab,


" Benar nona , Ausky putriku adalah istri kakak kandungmu, dan itu artinya Ausky adalah kakak ipar kamu"


" Tapi alasannya apa kak Adrian tidak pernah menceritakan jika dia sudah menikah"


" Untuk hal itu nona bisa bertanya langsung saat ia tersadar, dan jangan khawatir, kakak nona akan baik baik saja, aku Reno ayah mertua kakak nona, Adrian sering memanggilku dengan panggilan Bapak, kamu juga bisa panggil aku Bapak juga, atau daddy seperti putriku"


Adriana hanya diam menunduk sedih, sedangkan Raymon masih setia duduk disampingnya,


****


Happy readingπŸ₯°πŸ˜


Salam hangat, salam sehat, masih lanjut sampai kelar, jangan lupa tinggalkan jejakπŸ˜€πŸ˜ƒπŸ˜„

__ADS_1


Tbc


__ADS_2