Janda Pilihan Mama

Janda Pilihan Mama
Bertemu dengan Kayla


__ADS_3

" Dimana aku,, aghh,, kepalaku berat sekali,, apa aku ada dirumah sakit,, aku tertabrak mobil dan,,


" Neng sudah sadar Alhamdulilah,, beryukurlah neng masih selamat"


" Siapakah mas ini,, apa mas yang sudah menolong saya"


" Benar neng, tadi juga ada dua orang yang ikut mengantar neng kesini, tapi mereka pulang duluan"


" Terimakasih mas, saya merepotkan kalian, mobil siapa yang telah menabrak saya mas"


" Neng tenanglah, orang itu tidak bersedia membawa neng kerumah sakit, tapi dia memberikan cek ini untuk biaya perawatan neng disini, cukup gak cukup neng"ini pemberian pria arogan itu"


" Iya mas, terimakasih sudah menolong saya,kalau mas ingin pulang, ini ada sedikit buat ongkos mas, dan apa mas tau dimana koper saya"


" Koper neng aman, ada pada teman saya, dan nama neng siapa, dan mau kemana"jangan sungkan saya ikhlas membantu"


" Nama saya Aini, mas sendiri siapa namanya"?


" Panggil saya Sadam, saya tukang ojek online"


Aini pun menceritakan tujuanya yang ingin mencari kost untuk ia tinggali,hingga saat menyebrang tertabrak mobil itu,


" Semoga cepat sembuh neng, maaf ada yang ngechat mau minta jemput, setelah ini saya kesini lagi, saya bantu neng tulus, saya usahakan menemani neng sampai sembuh dan dapat tempat kost yang aman"


" Sekali lagi terima kasih mas"


Setelah kepergian Sadam,kamar menjadi sepi, Aini berucap syukur dalam hati, ia pun belum bisa turun dari ranjang meskipun hanya ingin berwudhu, badanya sakit semua, banyak luka lecet disana sini, terutama kening, tangan dan kaki,


Ia pun bertayamum dan menunaikan ibadah shalat dhuhur sambil diduk dibrankar rumah sakit tersebut,


Tanpa ia sadari dua pasang mata sudah mengamati dari dekat pintu, hingga Aini selesai dengan shalatnya, mereka masuk,


"Asalamualikum,,,


" Waalaikum salam" Nyonya dan nona ini cari siapa"


" Iya, kami emm kenalkan ini putriku Aisyah, dan aku mamanya, maaf, kami datang kemari, ingin memastikan apa benar anda korban kecelakaan di jalan xxxx, karena sebuah mobil menabrak anda nona"?


" Benar, nyonya, saya orangnya"


" Apa lukamu serius nona, apa ada yang parah"


" Kaki saya sangat sakit, saya belum tau pasti sejak saya tersadar pasca oprasi, saya belum bertemu dokter"


" Baiklah, saya akan bertanya pada dokter"ucap Aisyah,


" Tapi nyonya ini siapa, kenapa repot menengok saya, saya tidak mengenal nyonya"

__ADS_1


" Maafkan anak saya nak, semoga kamu memaafkan kesalahan fatal anaku, dia yang sudah mengakibatkan kamu ada disini, dan dia bahkan tidak menolongmu"


Jlebb


Hati Aini bergetar, dan matanya membulat sempurna, menatap wajah seorang wanita yang tertunduk sedih dam matanya mulai berkaca kaca,


" Nyonya, segala sesuatu didunia ini tidak ada yang kebetulan, jadi ini takdir saya, saya ikhlas menjalaninya"


DEG


Wanita paruh baya itu menatap netra Aini dan sangat terharu mendengar ucapanya,Kayla melihat usia Aini masih muda, namun pikiranya sudah sangat matang, dalam hati ia berdecak kagum melihat kepribadian Aini,


" Terimakasih nak, siapa namamu dan berapa umurmu, jangan kawatir aku akan bertanggung jawab penuh dengan keadaanmu sampai sembuh dan dimana kamu tinggal, biar kami meminta maaf pada orang tuamu nak"


" Nama saya Aini, dan umur saya 19, tahun nyonya" ibu saya ada dikampung ayah saya sudah tiada"


" Ahh maafkan aku, kamu tinggal dimana sekarang dan dengan siapa"


" Sebelum tertabrak mobil itu, saya sedang mencari tempat kost untuk saya tinggal"


" Lalu sebelumnya, kamu tinggal dimana"


" Dirumah suami saya, tapi,,, hikss, hiksss,,,


" Ada apa, mengapa menangis"


" Masyaallah,, kamu yang sabar nak,, aku ikut berbela sungkawa, semoga almarhum suamimu mendapat rahmat dari Allah, SWT," amin,,


Pintu pun terbuka dan dokter berjalan masuk diikuti Aisyah dokter pun mulai memeriksa keadaan Aini,


" Apa ada bagian tubuhnya yang terluka parah dok, "


" Ada sedikit keretakan pada pergelangan kakinya, dan benturan dikepalanya membuat ia juga gagar otak ringan, jangan dipaksa bangun dulu, ia akan sesekali mengalami pusing yang mendadak"


Setelah kepergian dokter, Kayla dan Aisyah pun pamit dan sebelumnya sudah memesan perawat kusus untuk menjaga Aini selama dirawat, ia juga menyiapkan kebutuhan Aini, dari pakaian ganti juga peralatan mandi,bahkan banyak camilan dan buah buahan,


Setelah nyonya Kayla dan putrinya Aisyah pergi masuklah Sadam yang sudah membawa koper milik Aini,dan ia pun bertanya dalam hati siapa wanita yang duduk diselah brankar tempat ia berbaring,


" Gadis ini cantik sekali"sepertinya dia anak orang kaya" gumam Sadam didalam hatinya memuji kecantikan Aini yang alami,


" Neng siapa nona ini, apa dia temanmu,"


Aini pun menceritakan tentang kedatangan Kayla dan Aisyah yang merupakan keluarga pengendara mobil yang menabraknya,


" Syukurlah neng kalau begitu, tapi ijinkan saya tetap menjenguk dan melihat keadaan neng sampai sembuh, dan sampai neng menemukan tempat kost"


" Sekali lagi terimakasih mas"

__ADS_1


" Sus bisakah minta tolong ambilkan handpone saya di koper itu"


" Tentu saja nona,


Rita segera membuka koper milik Aini, dan mengambilkan handpone milik Aini,


" Ini sepertinya low bad nona, saya akan carger dulu, dan apa nona ingin sesuatu, minuman atau buah,"


" Boleh sus, saya sangat lemas, badan sakit semua"


" Mas Agas,, hikssss,,,, maafkan aku belum bisa datang untukmu, hikssss,,, aku disini terluka mas, aku berjanji akan segera menemukan nisanmu, setelah keluar dari sini"


" Nona,, ini buahnya,, nona kamu baik baik saja, mengapa nona menangis,,,


Isakan pilu itu ahirnya membuat Sadam penasaran dan terus membujuk agar Aini mau bercerita,


Aini yang sangat rapuh kali itu pun berbagi kesedihan dengan Sadam dan Rita,perawat sewaan Kayla,


" Ya Allah, jadi neng belum tau dimana suami neng dimakamkan"


" Belum mas,, hikss,, hiksss,


" Berhentilah bersedih neng, saya akan coba membantu, siapa tau saya menemukanya, siapa nama suami neng"


" Agastya Saputra Narendra,"


" Apa,, jadi neng ini istri tuan Agastya"


" Benar mas, apa mas mengenal suami saya"


" Tentu saja, siapa yang tidak mengenalnya, dia pengusaha kaya yang dermawan, setiap bulan beliau, memberikan bantuan pada panti asuhan dan orang orang yang kesusahan"


" Mas, tolonglah, bantu saya temukan makam suami saya, saya ada sedikit tabungan dan saya akan membayar jerih payah anda semampu saya"


" Jangan sungkan nona, maaf dari tadi pagi saya lancang panggil nona dengan sebutan neng"


" Panggil saja saya Aini, setelah suami saya meninggal, saya bukan nyonya Agastya lagi"


Begitulah kehidupan Aini, ia pun harus sabar menerima kenyataan pahit akan hidupnya


******


asalamualaikum readers,,, 🙏


semangat berpuasa, salam sehat,


TBC

__ADS_1


__ADS_2