Janda Pilihan Mama

Janda Pilihan Mama
Hari yang nahas,


__ADS_3

" Mama,, "


Kayla sedang menyiram bunga di taman belakang mansion mewahnya saat suara itu masuk ke dalam telinganya, suara yang siang malam ia rindukan,


Kayla masih bergeming dengan tanaman bunganya, ia takut kalau dirinya hanya berhalusinasi karena terlalu merindukan putranya,


" Ma,, Abi pulang"


Abi pun berjalan mendekati tubuh sang mama dan memeluknya dari belakang, mencium punggung sang mama penuh kerinduan,


" Mama tidak mengira kamu masih ingat jalan pulang ke rumah wanita yang sudah melahirkan mu ini"


" Maafkan aku ma"


Abi berbalik badan dan berlutut di depan tubuh sang mama dan meraih kedua tangannya juga menciumnya lembut,


" Maaf untuk apa, ada salah apa memangnya"


Kayla pun berjalan menuju kursi panjang yang ada di taman itu dan Abi pun menyusul duduk di sebelahnya,


" Aku telah salah langkah ma" mungkin aku sudah kehilangan dia"


" Apa maksudmu, bicara yang jelas, apa karena sekarang kau seorang pengusaha sukses hingga membutakan langkahmu dan berbuat salah"?


" Menantu mama, dia,, apa dia ada disini"?


Kayla mendengus kesal, menatap tajam pada putranya yang kini tertunduk di pangkuannya,


" Untuk apa kau mencarinya disini, mau di manapun keberadaanya, kamu tidak peduli kan,?


" Ma, tolong aku, apa istriku datang kesini sejak semalam dia meninggalkan apartemen"


" Dia tidak pulang, pak Tomo yang selalu mengantarnya ke tempat kerja dan menunggunya hingga selesai, tapi ia pulang sendiri dan menceritakan keadaan yang menimpanya"


" Iya ma, semalam dia masih bersamaku, tapi saat aku bangun dia sudah pergi"


" Apa yang telah kau katakan padanya, apa kau menyakitinya lagi, setelah meninggalkannya sekian lama"?


" Aku memang salah,aku menyesal ma, aku akan memperbaiki semua kesalahanku jika bisa bersamanya lagi"


"Mama sudah pernah mengingatkanmu, tapi hatimu tertutup pesona mantan kekasihmu itu"!


" Jika kamu ingin istrimu kembali, tinggalkan mantan kekasihmu itu, mama yakin niat baikmu akan di berikan jalan oleh Tuhan nak"!!

__ADS_1


" Ma,, untuk saat ini aku belum bisa meninggalkannya begitu saja, aku bisa mendirikan perusahaan ku saat ini semata karena bantuannya, pengorbanannya,, "


" Oh,, begitu melaratnya keluargamu sampai kau berhutang budi dan uang pada mantanmu, apa kamu sudah tidak bisa membeli makan,,? hingga kamu bekerja sebagai gigolo mantan kekasihmu itu"?baiklah jika itu pilihanmu, jangan harapkan lagi istrimu akan kembali ke padamu"


Setelah mengatakan itu Kayla buru buru pergi meninggalkan Abi yang masih duduk mematung"


Tentu saja Kayla sangat sedih melihat kenyataan yang di hadapi oleh rumah tangga putranya, setelah sampai di dalam kamar Kayla menghubungi anak buah dari almarhum Habibie suaminya untuk mencari keberadaan Aini menantu kesayangannya,


TOK


TOK


TOK


"Masuk, "


Abi masuk kedalam kamar dengan wajah tertunduk lesu, mendekati sang mama yang duduk ditepian ranjang, Abi bersimpuh dan membenamkan wajahnya pada pangkuan wanita yang telah melahirkannya, ada kedamaian di dalam hatinya saat sang mama mengelus kepalanya dengan lembut,


" Lepaskan Aini, jika kau masih ingin bersama wanita itu, biarkan Aini bahagia dengan jalan hidupnya, ini semua salah mama, jika mama Tidak memintamu menikahinya, Aini tak akan menderita,"


" Aku akan memikirkan ini setelah bisa menemukan istriku" Aku akan menyuruh orang untuk membantu mencarinya"


Dan saat perbincangan hangat itu terjadi ponsel Abi tak berhenti berdering membuat Abi sangat pusing merasakan tingkah Ausky akhir akhir ini, Abi pun berpamitan pada sang mama dan hanya di jawab helaan nafas panjang dari wanita paruh baya itu,


CEKLEK


Suara pintu terbuka dan masuklah sosok Abi pria yang sudah membuatnya hampir gila,


"Sayang kemana saja kamu"? mengapa tidak meninggalkan pesan dan mengabaikan panggilanku, "?


" Aku harus ke apartemen mama, ada hal yang harus ku selesaikan" kita bersiap ke kantor,bukankah kita ada meeting jam 13,00"


" Hem baiklah, bawa aku ke kamar, kakiku pegal mondar mandir menunggumu"


Ausky mengalungkan kedua tangannya di leher kokoh Abi, dan merajuk manja sambil mengecup bibir tebal milik Abi,


Abi hanya terdiam, jujur ia tidak bisa menolak perlakuan Ausky, karena ia cinta pertamanya, dan karena ia juga sudah memberikan segalanya, bukan hanya uangnya, namun juga tubuhnya,


Abi pun menggendong tubuh sintal Ausky dan saat sampai di kamar ia menurunkannya di atas ranjang sesuai permintaanya, namun Ausky tidak melepas rangkulan tangannya pada leher Abi, hingga Abi pun terjerembab di atas tubuh sintalnya, kepalanya pun berada di atas dada yang empuk karena dua bukit yang besar dan menonjol,


" Kita harus ke kantor, atau kita kehilangan klien siang ini,,"!!


" Sayang, aku menginginkanmu, masih ada waktu 30 menit ke depan, ayolah"!

__ADS_1


Abi yang di rayu dan di goda sedemikian rupa akhirnya jatuh lagi ke dalam pelukan hangat mantan kekasihnya itu, ia bahkan sudah melupakan Aini istri yang beberapa jam lalu di dipikirkannya,


Bagaimanapun juga Abi pria normal, melihat mochi besar, bibir sensual, body yang padat dan sintal membuatnya semakin brutal, beberapa kali Ausky melenguh manja dan me**** * h nikmat penuh gairah akan keperkasaan pria yang sedang bermain push up di atas tubuhnya itu, hingga pelepasan terakhir mereka berdua pun menetralisir nafas yang tersengal dan rasa lelah,


Mereka pun membersihkan diri dengan cepat dan bergegas menuju kantor,


Dalam perjalanan ponsel Abi terus berbunyi namun ia jelas belum sempat melihat panggilan itu dari siapa karena sedang fokus menyetir, dan ingin cepat sampai ke kantor,


" Kenapa tidak di angkat, biar aku yang pegang jika kamu ingin fokus menyetir"


" Nanti saja, tidak penting, kita harus berada di kantor sebelum jam 13,00,,"


" Apa ada yang kamu sembunyikan, apa iru panggilan dari istrimu, kamu semalam bersamanya, benarkah dugaanku, kamu menginap di apartemen istrimu"?


Pertanyaan pertanyaan Ausky membuat Abi ingin marah dan ia mulai merasa tidak nyaman,"


" Dia istriku, kenapa kamu permasalahkan, bukankah kamu tau sejak awal"


" Yah, aku memang bodoh, dia istrimu dan dia lebih berharga dari pada aku, begitukah, aku tak ada artinya, setelah semua yang kulakukan aku masih tak ada artinya, hingga kamu tega mengabaikan aku meringkuk sendirian, mengabaikan panggilan dariku semalaman"


" Hah, sudahlah afa apa denganmu, bukankan aku juga sekarang ada di sampingmu, apa tidak kamu hitung waktuku habis di kantor dan di kamarmu, kapan aku bersama istriku dan aku sampai lupa kapan bersamanya"?!


" Tidak usah berbelit jawab ia saja susah, bilang iya aku salam bersama istriku, susah begitu, susah meninggalkan pesan, susah menjawab panggilanku hah"


CIIIITTT


BRAKKK


", Ahhhhh,,


Bunyi suara rem dan benturan pada pembatas jalan,


Hari yang nahas, mobil yang di kendarai Abi dan Ausky pun menabrak pembatas jalan dan terguling,


******


assalamu'alaikum


πŸ™terimakasih dan semoga masih semangat membacanya,


jangan lupa mohon dukungannya,


Wasalam

__ADS_1


TBC


__ADS_2