
Makanan sudah tertata rapi di meja makan saat Abi pulang, Aini mencium punggung tangan sang suami dan dibalas kecupan lembut di keningnya.
" Hem wangi sekali masakan istriku apa yang kamu masak"?
" Ikan goreng sambal kemangi, tumis kangkung, tempe cuma itu, kata mama kak Abi suka masakan jawa"
" Apa saja asal istri yang masak pasti enak, "
Aini segera mengambil piring dan mengisi nasi juga lauk untuk sang suami, namun baru saja beberapa suap masuk ke mulut mereka, ponsel Abi berdering, tertera nama sang pemanggil dan Aini sempat meliriknya. wajahnya tertunduk lesu,
Abi pun merasa canggung dan membiarkannya tanpa merespon, dan ia terus melanjutkan makan sampai setiap remah tak tersisa,
" Apa kamu memikirkan panggilan itu Ni,?
" Apa maksud kak Abi"?
" Aku dan dia mungkin akan sering bertemu namun itu urusan pekerjaan, perusahaan ayahnya menawarkan kerja sama dengan perusahaan Habibie Group dan dia sekretaris ayahnya"
" Ni,, " jika aku bersalah maukah kamu memaafkan aku, aku bukan suami yang baik untukmu"
" Ada apa kak"
Abi menghela nafas panjang dan menggenggam kedua tangan Aini, menciumnya dan membawa Aini ke pangkuannya.
"Tataplah mataku jangan menunduk, aku jujur padamu, aku bukan suami yang baik dan aku akan meminta maaf padamu setiap hari dan juga memohon kamu memaafkan aku setiap hari, beri aku kesempatan untuk terus belajar"
Butiran air bening tak bisa terhindarkan lagi keluar dari sudut mata Aini, dan Abi segera mengecup kedua mata yang basah itu,dan segera membawa tubuhnya kedalam pelukannya yang hangat,
" Bertahanlah di sisiku, sampai kapanpun kamu tetap istriku" maafkan aku, "
Aini masih bertahan dan menenggelamkan wajahnya di dada bidang sang suami, dan sesaat Abi membiarkan istrinya tenang meskipun waktu istirahat siang sudah habis,
" Tidurlah, nanti aku akan pulang saat jam makan malam, "
Abi menggendong sang istri ala bridal style menuju kamar mereka, membaringkannya di atas ranjang dan menyelimutinya, mengecupnya lembut dan berpamitan untuk kemudian melangkah keluar kamar,dan kembali ke kantor,
Aini membuka mata dan hanya bisa menatap punggung suaminya dengan pandangan yang nanar, ia hanya bisa menahan sesak dan sakit sendirian saja tanpa teman di kamar itu,
Di tempat lain Ausky sedang berdebat dengan sang ayah,
" Daddy aku mencintai Abi dari dulu, aku tidak mau harus jadi alat Daddy untuk balas dendam pada keluarga Habibie"
" Sky, kamu putriku satu satunya, kenapa kamu tidak mau menurut sama daddy"Daddy ingin keluarga itu hancur, seperti dulu keluarganya menghina keluarga daddy"
"Ayolah daddy, dendam tidak menguntungkan, malah bikin dosa kalau ketahuan aku bisa masuk penjara karena menjadi penyusup dan penipu"
" Justru karena Abi menyukaimu, ia akan mendengar dan menuruti semua kemauanmu bukan, kamu harus bermain cantik agar tidak ketahuan menjebaknya"daddy akan puas kalua perusahaan Habibie bangkrut dan akan deddy akusisi nantinya"
" Aku tidak setuju, aku lelah daddy, aku mau cari udara segar"Ausky segera meninggalkan ruang tengah dan berjalan menuju ruang tamu"
* Daddy belum selesai ngomong Sky, dasar anak nakal"!
( ๐๐๐๐๐ฉ๐ก๐๐ ๐ผ๐ง๐ช๐ข๐๐, ๐ฅ๐ช๐ฉ๐ง๐๐ข๐ช ๐ฉ๐๐๐๐ ๐ข๐๐ฃ๐ช๐ง๐ช๐ฉ ๐ฅ๐๐๐๐ ๐ช, ๐๐๐ ๐จ๐๐ฃ๐๐๐ฉ ๐ฅ๐๐ฃ๐๐๐ ๐๐๐๐๐ง๐, ๐๐ฃ๐๐๐ ๐จ๐๐๐ ๐ ๐๐ข๐ช ๐ข๐๐จ๐๐ ๐๐๐ง๐จ๐๐ข๐๐ ๐ช, ๐๐ ๐ฅ๐๐จ๐ฉ๐ ๐๐ ๐๐ฃ ๐ข๐๐ฃ๐ช๐ง๐ช๐ฉ ๐ฅ๐๐๐๐ข๐ช,๐๐๐ ๐ฉ๐ช๐ข๐๐ช๐ ๐ข๐๐ฃ๐๐๐๐ ๐๐๐๐๐จ ๐ฎ๐๐ฃ๐ ๐จ๐๐ฃ๐๐๐ฉ ๐๐๐ฃ๐ฉ๐๐ , ๐ฉ๐๐ฅ๐ ๐ข๐๐ฃ๐๐๐ฅ๐ ๐๐ ๐๐๐ฉ๐ช๐ ๐๐๐ฃ๐ฉ๐ ๐๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐๐ฃ๐๐ ๐ค๐ง๐๐ฃ๐ ๐ฎ๐๐ฃ๐ ๐ข๐๐ข๐๐จ๐๐๐ ๐๐ฃ๐ ๐ ๐๐ฉ๐)
Moreno Sungkar terus menggumam dalam hatinya dan memandangi foto seorang wanita cantik yang selalu ada di dalam dompetnya,
__ADS_1
Di Kamarnya Ausky kembali mendial nomer Abi sang pujaan hati berharap Abi mau makan malam bersamanya,
Tut Tut Tut
" Halo, Sky ada apa"?
" Sayang bisakah kita makan malam berdua, aku tunggu di tempat biasa"
DEG
Abi mengerenyitkan keningnya, ia sudah berjanji pada Aini untuk makan malam di rumah,
" Maaf aku lembur Sky, kamu kan tau tugasku apa, sebagai manager produksi aku sedang mempelajari proposal kerja sama dari ayahmu kemarin"
" Bi, apa jawabanmu itu benar, apa kamu sengaja menghindar karena istrimu"
Hening sesaat
" Aku tunggu, bahkan sampai pagi pun aku akan menunggumu"
" Sky, kamu jangan ngawur, Sky,, Sky,,
Abi mendengus kesal dan meletakan ponselnya di atas meja. ia juga memijit pelipisnya,mengusap rambutnya dengan kasar, ia tampak frustasi,
( ๐๐ช๐๐๐ฃ ๐ข๐๐ฃ๐๐๐ฅ๐ ๐๐ฃ๐ ๐ฉ๐๐ง๐๐๐๐ ๐ฅ๐๐๐๐ ๐ช, ๐๐๐ง๐ช๐จ๐ ๐๐ ๐๐ ๐ช ๐ข๐๐ฃ๐๐๐๐ ๐จ๐ช๐๐ข๐ ๐๐ช๐ง๐๐๐ฃ๐ ๐ช๐ฃ๐ฉ๐ช๐ ๐๐จ๐ฉ๐ง๐ ๐จ๐๐๐๐๐ ๐ผ๐๐ฃ๐"?) ๐ฉ๐๐ฅ๐ ๐๐ ๐ช ๐๐ช๐๐ ๐ฉ๐๐๐๐ ๐ข๐๐ข๐ฅ๐ช ๐ข๐๐ก๐๐ฅ๐๐จ ๐๐๐๐๐จ ๐๐ฉ๐ช")
Abi yang frustasi menutup layar laptopnya dan bergegas keluar kantor padahal waktu baru menunjukan pukul lima sore, dia sudah berjanji ingin pulang saat jam makan malam, namun ia memutuskan pulang awal agar bisa membagi waktunya dengan sang istri,
Ditengah perjalanan Abi berhenti di toko bunga, ia bahkan belum pernah memberikan apapun pada Aini sejak menikah, maka ia bergegas turun untuk membeli bunga,
" Aku belum tau bunga kesukaannya jadi pilihkan yang bagus dan indah untuk istri saya"
" Baik tuan, saya pastikan istri anda nanti akan menyukai rangkaian bunga dari saya"
Tak lama kemudian penjual bunga sudah membawa rangkaian bunga lily warna pink, merah dan putih, bunga itu tersusun dengan indah dan tercium aroma yang wangi namun lembut tidak menusuk indra penciuman,
" Ini tuan, semoga istri anda menyukainya, terlebih pada pemberinya, suami romantis seperti tuan jarang adanya, pasti istri anda makin mencintai tuan,"
" Hem, berapa untuk bunga ini"?
" 150,ribu tuan, "
Abi mengeluarkan dua lembar uang pecahan seratus ribu dan memberikan pada penjual bunga.Abi juga menyerahkan kembalinya untuk sang penjual bunga sebagai tips,
Setiba di rumah Abi diam diam masuk tanpa permisi, ia ingin memberi kejutan pada Aini, ia membawa bunga itu di belakang tubuhnya dan setelah mencium bau masakan ia yakin Aini sedang berada di dapur,
Abi memperhatikan sang istri yang sedang berkutat dengan peralatan memasak, namun telinganya mendengar lagu melow dari ponsel sang istri.
( ๐๐ฃ๐๐๐,
๐ฑ๐ช๐ด๐ข๐ถ
๐พ๐ช๐จ๐ฉ ๐ก๐๐ ๐ ๐ ๐ ๐ฃ๐๐๐
๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ช๐ณ๐ช๐ด ๐ด๐ฆ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ต๐ช ๐ฑ๐ช๐ด๐ข๐ถ
__ADS_1
๐๐ค๐ฌ ๐ฌ๐๐ก๐ก ๐ ๐๐ซ๐๐ง ๐๐๐๐ก
๐ฃ๐ข๐จ๐ข๐ช๐ฎ๐ข๐ฏ๐ข ๐ข๐ฌ๐ถ ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ด๐ฆ๐ฎ๐ฃ๐ถ๐ฉ
๐'๐ข ๐จ๐ค ๐๐๐๐ฅ๐ก๐ฎ ๐ฌ๐ค๐ช๐ฃ๐๐๐
๐ข๐ฌ๐ถ ๐ต๐ฆ๐ณ๐ญ๐ถ๐ฌ๐ข ๐ฃ๐ฆ๐จ๐ช๐ต๐ถ ๐ฅ๐ข๐ญ๐ข๐ฎ
๐๐ฃ๐๐๐
๐ฑ๐ช๐ด๐ข๐ถ
๐๐ช๐จ๐ฉ ๐ก๐๐ ๐ ๐ ๐ ๐ฃ๐๐๐
๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ช๐ณ๐ช๐ด ๐ด๐ฆ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐ต๐ช ๐ฑ๐ช๐ด๐ข๐ถ
๐ฎ๐ค๐ช ๐๐ช๐ฉ ๐๐ฌ๐๐ฎ ๐ฉ๐๐ ๐๐๐๐ง๐ฉ ๐ค๐ ๐ข๐ฎ ๐ก๐๐๐
๐ฌ๐ข๐ถ ๐ฑ๐ฐ๐ต๐ฐ๐ฏ๐จ ๐ฉ๐ข๐ต๐ช ๐ฅ๐ข๐ณ๐ช ๐ฉ๐ช๐ฅ๐ถ๐ฑ๐ฌ๐ถ)
Abi hanya bisa diam menatap tubuh sang istri yang membelakanginya, ia tau Aini mendengar lagu itu dan isi lagu tersebut adalah gambaran hatinya saat ini,
Abi juga baru menyadari Aini hanya memakai pakaian yang sangat sederhana daster tanpa lengan dan memperlihatkan lengan juga pundak yang putih mulus, rambutnya juga di ikat asal bahkan sebagian anak rambut terjatuh berantakan,terlihatlah leher jenjang yang putih, dan saat tatapannya jatuh ke bawah Abi melihat panjang daster itu bahkan jauh di atas lutut, paha putih mulus juga membuatnya tercekat, ia menelan ludah dengan susah payah,
Namun tak lama kemudian Aini berbalik badan dan terkejut melihat Abi suaminya sudah ada di depannya.
," Kak Abi,, sudah pulang, ta-tapi sejak kapan"?
Aini ingin mencium punggung tangan suaminya namun tangan Abi masih terlipat di belakang tubuhnya,
" Aku sengaja pulang cepat, dan ini untuk istriku, sebagai permintaan maafku"
Abi pun memberikan bunga lily yang indah itu kepada Aini, dan Ia pun tersenyum manis pada Abi dan segera mencium aroma bunga yang segar itu,
" Terima kasih kak"aku menyukai bunga ini"
" Baiklah, memang itu harapanku, aku akan mandi dulu setelah ini kita makan bareng aku sudah lapar, tapi nanti jam tuju aku ada urusan pekerjaan dan harus pergi, maaf ya"?
"Iya kak"
Aini hanya mengiyakan saja meskipun hatinya gelisah, bibit kecurigaan pun mulai menghantui pikirannya,
*****
assalamu'alaikum
hai ๐๐ ๐sayang,
jempolnya di gerakan sedikit donk๐๐๐๐
masih lanjut yah, ditunggu ajah,
salam sehat semangat
TBC
__ADS_1