
Salah seorang pria muda perlahan berjongkok mendekati pria penjahat itu,
" Maaf tuan, jika benar dia istri tuan, alangkah baiknya bawa dulu ke rumah saya nanti kalau sudah sadar tuang bisa membawanya pergi"
" Apa urusanmu dan minggir ata kepalamu yang akan jadi sasaran pistolku ini"
" Kun Faya Kun" terjadilah jika Allah menghendaki, sebagai suami harusnya tuan melindungi istri bukan menyiksa, lihatlah kakinya terluka"
Beberapa pasang mata saling memberi isyarat saat sang pemuda mengajak bicara pria penjahat itu maka saat yang sama para warga langsung menyerang dan meringkus pria penjahat itu, satu tembakan senjata api milik pria penjahat itu lepas dan melukai kaki seorang warga sebelum akhirnya ia bisa diringkus dan di serahkan kepada polisi setempat.
Aini pun di bawa ke rumah salah seorang warga untuk mendapat pertolongan, salah satu dari mereka memanggil bidan desa untuk mengobati luka lukanya.
Di mansion Kayla, Abi terus mendapatkan omelan dan kemarahan mamanya,
" Pria macam apa yang mengabaikan istrinya, bahkan dia suka rela menemani wanita lain"
" Maaf ma, aku memnag bersalah, aku akan mencarinya sampai ketemu"
" Apa kau tahu kemana penjahat itu membawanya, bagaiman jika Aini di sekap dan di siksa, bagaimana jika dia di lecehkan, ya Tuhan,, hiks,, hiks,, lindungilah putriku Aini,
Mendadak tubuh Kayla bergetar dan roboh tidak sadarkan diri, Abi pun panik dan mengangkat tubuh sang mama membawanya ke dalam kamar dan menghubungi dokter Ferdi, dokter keluarga Habibie,
" Maafkan aku ma, mama jadi begini karena aku, aku memang bukan suami yang baik untuk menantu mama"
Tak lama kemudian dokter Ferdi pun datang, dan langsung memeriksa keadaan Kayla, yang terbaring lemah di ranjangnya,
" Bagaimana keadaan mama saya dok"
" Denyut nadinya lemah, dan tekanan darahnya sangat tinggi, saya sarankan untuk dirawat di rumah sakit saja, untuk kesembuhannya "
" Baiklah dok terimakasih"
Setelah dokter Ferdi keluar Abi segera menyuruh pak Tomo sopir keluarga Habibie untuk membawa sang mama ke rumah sakit, dalam perjalanan ia juga menghubungi sang kakak Aisyah Putri,
Di tempat lain lagi Monica dan Fahmi terus mencari informasi kemana Aini di bawa pergi oleh penjahat itu, ia menyebar banyak anak buahnya untuk terus mencari namun hingga detik ini ia belum menemukan titik terang dimana Aini di sembunyikan,
Fahmi juga melibatkan polisi dalam pencariannya, ia pun membuat laporan sendiri atas di culiknya Aini pada malam itu, polisi sudah menginterogasi kedua penjahat yang tertangkap namun keduanya menjawab kalau penculikan Aini adalah bukan tujuannya, mereka hanya merampok saja dan bukan menculik,
Setelah tim penyelidik menjalankan tugasnya maka muncullah kecurigaan bahwa ada campur tangan pihak lain yang sengaja menculik Aini,
__ADS_1
" Kak, makan dulu nanti kak Fahmi sakit, dari semalam kakak tidak tidur dan tidak makan hingga siang ini"
" Bagaimanapun aku juga bersalah, dia gadis kecilku yang malang, aku seharusnya bertanggung jawab penuh menjaganya,"
" Ini semua sudah terjadi, kita berdoa saja semoga kak Aini selalu dalam lindungan Tuhan"
" Bagaimana jika ia diikat dan disiksa, bagaiman jika ia dilecehkan atau mungkin ia di jual ke luar negeri, a hh,, aku pria bodoh hah, "
PRANG
PRANG
Fahmi frustasi sekali ia membuang benda benda yang ada di depannya dan jatuh terduduk di lantai ruang tengah di mansion miliknya,
" Kak, kontrol emosimu, kita akan menemukanya, percayalah padaku kak Aini wanita cerdas dia akan berusaha menyelamatkan dirinya seperti waktu itu"
" Aku pria tidak berguna, harusnya aku jujur sejak dulu kalau aku dijodohkan dengannya waktu itu, dan ini pasti tak akan terjadi"
" Belum terlambat, jika waktu masih mengijinkan kak Fahmi bertemu dengan kak Aini,bicara dan jujurlah padanya"
"Dia sudah menikah dua kali, aku yakin Aini sangat trauma dengan pernikahannya kali ini"
****
" Alhamdulilah mbak sudah sadar, jangan takut mbak, disini aman"
Aini membuka matanya lebar saat merasa asing dengan tempat itu, mengedarkan pandanganya dan sepertinya ia berada di sebuah kamar, bahkan ada selang infus di tangannya,
"" Maaf, aku dimana dan siapakah nona ini"
" Mbak di rumah saya, kenalkan nama saya Adriana, kakak saya Adrian yang membawa mbak kesini, katanya mbak di kejar penjahat"
" Alhamdulilah, Allah mengabulkan doa saya, terimakasih sudah menyelamatkan saya, hiks,, hiks,, huu huu"
Aini menangis tersedu mengingat nasibnya kali ini, tidak lama kemudian pintu di ketuk dari luar dan Adriana menyuruhnya masuk,
" " Alhamdulilah nona sudah sadar, bagaimana keadaan nona, kenalkan nama saya Adrian"
" Saya merasa lebih baik dan terima kasih sudah menolong saya dari penculik itu"
__ADS_1
" Saya tidak sendiri, banyak warga yang membantu, bukankah kita wajib tolong menolong, ini ada bubur, sarapan dulu dan minum obat, disini aman tinggallah dengan tenang di rumah kami, meskipun rumah kami kecil, "
" Terimakasih apa saya tidak merepotkan kalian, dan kenalkan namaku Aini Fatmawati,panggil saja Aini"
" Selama mbak Aini mau dan belum sembuh, kami akan senang karena bisa bertambah saudara, dan ngomong ngomong bagaimana mbak Aini bisa di kejar penjahat"?
Aini pun menceritakan kejadian yang sebenarnya pada Adrian dan Adriana
setelah menyelesaikan ceritanya Aini pun mulai memakan bubur yang di beli Adrian dan segera minum obat,
Adrian pun berpamitan untuk berangkat bekerja, pada adiknya juga Aini yang kini menjadi tamunya,
Aini dan Adriana nampak cocok dan lupa waktu saat sama sama bercerita tentang kehidupan mereka,
π§ππ’π΄π΄ π£π’π€π¬
Adrian dan Adriana kakak beradik itu sudah yatim piatu sejak kecil, sejak usianya 7 tahun Adrian sudah merawat adiknya Adriana yang baru berumur 5 tahun, mereka di tinggalkan di panti asuhan begitu saja oleh paman dan bibiknya, namun panti asuhan itu mengalami kebakaran dan semua harta benda hangus terbakar,
Anak anak panti banyak yang di adopsi warga sekitar hanya untuk pertolongan kelangsungan hidup mereka, seperti Adrian dan Adriana, mereka di adopsi oleh seorang wanita paruh baya yang hidupnya hanya sederhana,ia hanya seorang janda yang berjualan kopi dan jajanan di angkringan di pinggiran jalan raya, namun nyatanya ibu Yuyun nama wanita itu mampu menyekolahkan Adrian hingga tamat SMA,
Ibu Yuyun menyayangi mereka seperti anak mereka sendiri, bu Yuyun diceraikan suaminya karena ia mandul, namun sayangnya Tuhan memanggilnya begitu cepat sebelum kedua anak angkatnya itu benar benar dewasa dan berhasil, ,
Kini Adrian bekerja di sebuah pabrik triplek untuk menghidupi adiknya yang kini masih duduk di bangku kelas dua SMA, apalah arti sebuah ijasah SMA,untuk saat ini Adrian masih bertahan hanya bekerja di sebuah pabrik triplek itupun hanya bagian produksi,
Hanya satu foto yang tersimpan sebagai kenangan masa lalunya, di dompetnya selalu terselip foto kedua orang tuanya yang entah kini masih hidup atau telah tiada,
******
assalamu'alaikum,
ππππ, hai sayangπ
salam hangatπ‘π₯
salam sehat, semangat ππ₯
jangan lupa hadiahnya πππ
see you, wasalam
__ADS_1
TBC