
Satu minggu pun berlalu dengan cepat setelah dinyatakan sembuh oleh dokter Aini dan Abi akhirnya bisa kembali ke Jakarta, dan Kayla sangat bahagia karena menantunya bisa kembali ke rumah,
Pagi itu Abi sudah memutuskan pergi ke kantor, meskipun jabatan yang ia terima hanya sebagai manager produksi di perusahaan keluarganya namun ia lapang dada karena memang ia belum mempunyai pengalaman apapun bekerja di sebuah perusahaan,
Selama ini sang kakak yang memimpin perusahaan hingga berkembang dengan pesat, banyak investor dari luar maupun dalam negeri yang berdatangan menawarkan kerja sama dengan perusahaan Habibie Group yang bergerak di bidang industri film,
Aisyah Putri Habibie, wanita cantik yang energik itu namanya semakin bersinar, ia bisa mendongkrak popularitas di bidang perfilman karena di samping otaknya yang genius ia juga sangat lincah dan pandai,
Di perusahaan Habibie Group
" Selamat pagi nyonya Aisyah, "
" Pagi Mety, bagaimana persiapan meeting kita hari ini, jangan lupa untuk menghubungi Abizard adikku, mulai saat ini ia harus belajar"
" Baik nyonya, saya akan hubungi tuan Abi"
" Tuan Moreno Sungkar, jangan pikir kami selemah dulu, yang mudah tertipu oleh muslihatmu, papaku meninggal karena ulahmu, sekarang kamu datang menawarkan kerja sama dengan perusahaan yang aku kelola, , kita lihat kelanjutannya"
Aisyah wanita itu mengepalkan tangannya, dan menggigit bibir bawahnya menahan kepedihan mengingat perlakuan keluarga Moreno terhadap keluarganya,
" Meeting sudah akan di mulai nyonya, tinggal menunggu anda" dan tuan Moreno tidak datang sendiri, ia datang bersama putrinya yang sangat cantik"
" Baiklah kita keruang meeting sekarang"
Di ruang meeting,
Abi sudah duduk di sebelah kursi direksi seperti perintah sang kakak, sementara itu Moreno yang datang dengan Pingkan Ausky Sungkar duduk bersebelahan dan berhadapan langsung dengan Abi, mata keduanya tak henti saling menatap dalam diam,
Aisyah Putri Habibie masuk dengan diiringi sekretarisnya Mety Zakia dan ia pun duduk dengan tenang setelah menjabat tangan semua tamu yang hadir di ruang meeting pagi itu,
" Suatu kehormatan untuk saya selaku direksi perusahaan Habibie group atas kedatangan tuan Moreno Sungkar, selamat datang juga untuk nona Pingkan Ausky Sungkar,terimakasih atas kedatangan kalian berdua, dan langsung saja ke pokok pembahasan jadi kerja sama apa yang ingin anda tawarkan tuan Moreno yang terhormat"?
" Ya terima kasih kembali pada nyonya Aisyah, anda masih saja terlihat muda dan cantik, terimakasih atas waktunya, saya ingin menawarkan kerja sama tentu dengan iktikad baik semoga kerja sama kali ini kita akan menemukan kata sepakat, ini proposal kami bisa di pelajari,"
" White Horse Rider" hem judulnya bagus tapi saya yakin ini akan menguras dana yang tidak sedikit tuan Moreno"
" Dan saya yakin film ini akan menghasilkan berlipat lipat lebih banyak dari modal yang kita keluarkan bukan"? Moreno terus berjuang meyakinkan Aisyah agar dia nanti tertarik dan menanda tangani kontrak kerja yang ia ajukan,"
" Maaf tuan, tentu saja kami tidak ingin gegabah, kami harus memiliki banyak pertimbangan, dan kami juga mempunyai kru untuk mendiskusikan tentang skenario film anda, dan terutama pelaksana produksi dan manager produksi tentunya,"
"Dan pada kesempatan kali ini saya juga akan memperkenalkan seseorang sebagai manager produksi yang baru dia adik kandung saya sendiri Abizard Putra Habibie"
__ADS_1
Semua mata pun tertuju pada Abizard mereka tentu tidak percaya dan banyak pertanyaan mengapa putra pemilik saham perusahaan hanya menjabat sebagai manager produksi di perusahaanya sendiri,
Meeting pagi itu berjalan lancar satu persatu mulai keluar dari ruangan tersebut, namun Ausky tentu saja tidak melewatkan kesempatan tersebut, setelah Moreno berpamit ingin ingin melihat lihat perusahaan ia pun mengambil langkah seribu menyusul Abi hingga ke ruangan tempat ia bekerja,
" Ada apa mengapa mengikuti sampai keruangan ini Sky, apa pendapat mereka nanti"
" Sayang, aku merindukanmu, kenapa kau menghindar dariku"
Tanpa menghiraukan dimana saat itu ia berada Ausky memeluk Abi dengan erat dan menyandarkan kepalanya pada dada Abi, bahkan ia tidak menyadari dari balik pintu sepasang menatap kesal pada gadis cantik itu.
" Sky please, lepaskan pelukanmu, ini di kantor"
" Baiklah, aku tunggu di tempat biasa jam pulang kantor, aku tidak suka penolakan"
CUP
Ausky secepat kilat mengecup bibir pria yang menjadi pujaan hatinya dan segera keluar dari ruangan itu tanpa kata,
" Dasar wanita ular, aku tidak akan membiarkanmu menghancurkan Abi lihat saja nanti"Aisyah bersembunyi di balik pintu dan mengumpat kesal melihat Abi diam saja di peluk dan di cium wanita lain,
Setelah Ausky meninggalkan ruangan Abi maka Aisyah segera masuk dan menatap tajam ke arah Abi.
" Kak, aap maksudmu"?
" Hah kamu pikir aku bodoh dengan adegan barusan"
" Dia yang mengejar akur sampai kesini"
" Dan kamu terlena, ingat istrimu Bi, kalau kamu tidak tegas ini bisa merusak reputasi kamui sendiri, dan citra perusahaan kita,"
" Kenapa kak Aisyah berpikir terlalu jauh, tidak akan terjadi apa apa percayalah"
" Kamu bisa bilang begitu karena aku tau kamu masih mencintai gadis itu, tapi ingat dia bisa saja menggunakan kelemahanmu untuk menjebak kita, tujuan Moreno bukan sekedar ingin bekerja sama, tapi ada misi lain yaitu menghancurkan Habibie Group'"
" Aku akan berhati hati kak, dia selalu menentang ayahnya hanya demi diriku, aku yakin Ausky tidak mungkin mau di peralat oleh ayahnya"
" Kamu harus membuktikan bahwa kamu mampu bekerja profesional, urusan pribadi jangan di bawa ke kantor, dan ini harus kau pelajari, pengeluaran proyek film ini sangat rumit, dan sulit tapi bukan tidak bisa, kamu harus memperlihatkan bahwa skill kamu bagus"
Abi menerima berkas berkas yang di berikan kakaknya, dan mulai membelalakkan matanya saat ia mulai membaca, ia harus memulai bernegosiasi tentang honor aktris dan aktor pemeran utama, dan pemain lainnya,penyanyi,kru di acara syuting film, penginapan seluruh kru, catering, dan lokasi syuting,bahkan sewa kuda putih yang jinak dan masih banyak lagi pembiayaan yang harus di perhitungkan, dan itu jumlahnya sudah tak terbayang berapa besar uang yang harus di keluarkan hanya untuk membuat sebuah film yang berdurasi 180 menit itu,
Flass back on
__ADS_1
( 𝙈𝙖𝙣𝙖𝙜𝙚𝙧 𝙥𝙧𝙤𝙙𝙪𝙠𝙨𝙞 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨 𝙗𝙚𝙧𝙨𝙚𝙧𝙩𝙞𝙫𝙞𝙠𝙖𝙩 𝙎𝙖𝙧𝙟𝙖𝙣𝙖, 𝘿𝙞𝙥𝙡𝙤𝙢𝙖, 𝙙𝙨𝙗, 𝙥𝙚𝙣𝙙𝙞𝙙𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙛𝙤𝙧𝙢𝙖𝙡 𝙩𝙞𝙙𝙖𝙠 𝙙𝙞 𝙗𝙪𝙩𝙪𝙝𝙠𝙖𝙣 𝙞𝙖 𝙝𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙪𝙩𝙪𝙝 𝙨𝙠𝙞𝙡𝙡 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙖𝙜𝙪𝙨 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙥𝙖𝙣𝙙𝙖𝙞 𝙗𝙚𝙧𝙣𝙚𝙜𝙤𝙞𝙨𝙖𝙨𝙞 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙫𝙚𝙣𝙙𝙤𝙧 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙧𝙡𝙞𝙗𝙖𝙩, 𝙢𝙚𝙧𝙞𝙣𝙜𝙠𝙖𝙨 𝙖𝙣𝙜𝙜𝙖𝙧𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙗𝙪𝙖𝙝 𝙥𝙧𝙤𝙮𝙚𝙠 𝘽𝙞, 𝙙𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙠𝙖𝙠 𝙮𝙖𝙠𝙞𝙣 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙥𝙖𝙩,
𝙂𝙖𝙟𝙞 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙨𝙪𝙖𝙞 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙟𝙚𝙧𝙞𝙝 𝙥𝙖𝙮𝙖𝙝 𝙠𝙖𝙢𝙪, 𝙢𝙞𝙨𝙖𝙡𝙖𝙠𝙖𝙣, 𝙙𝙖𝙣𝙖 𝙖𝙣𝙜𝙜𝙖𝙧𝙖𝙣 𝙛𝙞𝙡𝙢 𝙨𝙚𝙗𝙚𝙨𝙖𝙧 3,4 𝙩𝙧𝙞𝙡𝙞𝙪𝙣 𝙧𝙪𝙥𝙞𝙖𝙝, 𝙙𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙗𝙞𝙨𝙖 𝙢𝙚𝙧𝙞𝙣𝙜𝙠𝙖𝙨 𝙢𝙚𝙣𝙟𝙖𝙙𝙞 3,2 𝙬𝙤𝙬, 𝙨𝙚𝙡𝙚𝙗𝙞𝙝𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙖𝙠𝙖𝙠 𝙨𝙚𝙧𝙖𝙝𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙖𝙙𝙖𝙢𝙪, 𝙗𝙚𝙡𝙪𝙢 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙜𝙖𝙟𝙞 𝙥𝙤𝙠𝙤𝙠, 𝙙𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨 𝙗𝙚𝙧𝙟𝙪𝙖𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙣𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙝𝙚𝙗𝙖𝙩 𝙙𝙞 𝙗𝙖𝙡𝙞𝙠 𝙡𝙖𝙮𝙖𝙧 𝙨𝙚𝙗𝙪𝙖𝙝 𝙛𝙞𝙡𝙢
𝙐𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙜𝙖𝙡𝙖𝙣𝙮𝙖 𝘽𝙞, 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙩𝙚𝙧𝙥𝙚𝙣𝙩𝙞𝙣𝙜 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙪𝙠𝙩𝙞𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙖𝙙𝙖 𝙙𝙪𝙣𝙞𝙖 𝙗𝙖𝙝𝙬𝙖 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙗𝙞𝙨𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙤𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙝𝙚𝙗𝙖𝙩, 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙢𝙖𝙢𝙖𝙠𝙖𝙠𝙖𝙠, 𝙞𝙨𝙩𝙧𝙞 𝙙𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙡𝙖𝙠 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙖𝙣𝙖𝙠𝙢𝙪 𝙗𝙖𝙣𝙜𝙜𝙖 𝙥𝙖𝙙𝙖 𝙙𝙞𝙧𝙞𝙢𝙪,
" 𝘽𝙖𝙞𝙠𝙡𝙖𝙝 𝙖𝙠𝙪 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙗𝙚𝙧𝙟𝙪𝙖𝙣𝙜 𝙙𝙚𝙢𝙞 𝙠𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧𝙜𝙖𝙠𝙪, 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙙𝙚𝙢𝙞 𝙪𝙖𝙣𝙜",
Flass back of.
Abi terngiang kata kata kakaknya yang terus menyemangati agar dirinya harus bisa,
"White Horse Rider," aku akan buktikan kalau aku bisa, ini pekerjaan yang berat aku harus kuat dan berhasil "
(𝙋𝙖, 𝙖𝙠𝙪 𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙥𝙖𝙥𝙖 𝙗𝙖𝙣𝙜𝙜𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖𝙡𝙠𝙖𝙣 𝙥𝙚𝙧𝙪𝙨𝙖𝙝𝙖𝙖𝙣 𝙥𝙖𝙙𝙖 𝙠𝙞𝙩𝙖 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙖𝙣𝙖𝙠 𝙥𝙖𝙥𝙖, 𝙢𝙤𝙝𝙤𝙣 𝙙𝙤𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙥𝙖"?
Abi mengingat almarhum papanya dan bicara dalam hati,ia segera membuka lap top dan memulai pekerjaannya dengan serius,
Saat makan siang tiba ia pun masih fokus dengan laptopnya hingga panggilan telepon di ponselnya mengalihkan perhatiannya sejenak,
My wife
Nama yang tertera di layar ponselnya, menggeser tombol hijau
" Assalamu'alaikum kak,
" Alaikum salam Ni, ada apa"
" Apa kak Abi sudah makan,? jika belum bisakah makan siang di rumah, aku sudah memasak untuk kak Abi"
" Baiklah, tunggu aku, lima belas menit aku tiba di rumah"
******
Assalamu'alaikum sayang,
Salam kangen dari jauh, buat pembaca my story semangat baca yah, jangan lupa mohon dukungannya,
Jempol anda sangat berarti buat saya, dan terima kasih 😘💕😘💕, salam sehat, wasalam,
TBC
__ADS_1