
" Aku ingin punya anak darimu sayang, "!
"Jangan, dan tidak saat ini Sky"
" " ahh, sayang,, aku ingin ke****
" Kita akan ke**** ar bersama Sky,, ahh,, ohh"
Tubuh mereka berdua pun menegang sesaat merasakan kenikmatan surgawi di atas ranjang, untuk berikutnya Abi menggulingkannya ke samping, ia masih terus memeluk tubuh sang mantan kekasih dan memberi kecupan kecupan lembut di keningnya,
" Terima kasih sayang, aku sudah lama menginginkan ini"Ausky menatap wajah Abi saat jarak mereka sangat dekat,
Mereka pun terlelap karena lelah yang melanda, setelah permainan panas yang menguras tenaga,
Di apartemen Aini gelisah waktu sudah menunjukan jam 02,00 dan ia pun belum bisa memejamkan mata, ia juga sudah menghubungi sang suami namun semua panggilan tak terjawab, pesan juga belum terbaca, ia benar benar sendiri dan merasakan kesepian yang sangat mendalam,
" Ayah,, ibu,, mas Agas,, bawalah aku bersama kalian, hiks,, hiks,,
Tubuhnya bergetar dalam tangis pilu, dan tiada yang tau, ia terus melawan kesedihan dan kegelisahan hati yang tiada henti, dengan mata terpejam dan air mata yang tak kunjung berhenti ia meringkuk sendiri,
Hingga matahari mulai menampakan sinarnya yang merona keemasan, embun embun menunduk malu dan bersembunyi di dedaunan, burung bernyanyi mengucapkan salam pagi,
Dering suara ponsel yang berbunyi pun membangunkan Aini, tubuhnya lemas dan kepala berdenyut ia mengambil ponselnya dan
" Halo, Monica ada apa"?
"( Aku di depan pintu, kenapa lama sekali bukanya")
Aini berusaha bangkit dari ranjang dan menuju pintu, membukanya perlahan,
" Kakak belum bersiap, apa tidak ke kampus, rencananya aku mau antar kakak, sekalian ada perjalanan lewat kampus kakak"
" Aku ijin dulu, badanku lemas, masuk angin"
Monica meletakan punggung tangannya di kening Aini dan terkejut,
" Badanmu panas sekali kak, ayo aku antar ke dokter"dan dimana suami kakak, mengapa ia tidak mengurus istrinya"
" Dia banyak pekerjaan"
" Itu alasan kak, aku tau yang sebenarnya,"
" Sudahlah Mon, aku biasa sendiri "
" Tinggalkan semua ini kak, ini memang menyakitkan, tapi lebih menyakitkan lagi jika kakak tetap bertahan"
" Aku tidak akan mempermainkan pernikahan"aku sudah menikah dua kali Mon, aku tidak ingin gagal kali ini"
Monica menggeleng perlahan dan menghela nafas panjang,
Monica pun menyuruh Aini beristirahat dan ia pun segera membuatkan sarapan untuknya, diam diam ia mengirim pesan pada Fahmi mengenai keadaan Aini yang menyedihkan,
Tidak lama kemudian bel pintu apartemen berbunyi, Monica bergegas menuju pintu untuk membukanya dan Fahmi sudah berdiri di ambang pintu dengan parsel buah buahan segar di tangannya,
__ADS_1
" Bagaimana keadaanya, apa dia"
Baru saja Fahmi ingin melanjutkan bicaranya Aini sudah muncul dari balik pintu,
" Ini untukmu, dan kenapa kamu pucat sekali, kita ke dokter saja"
" Kak Fahmi, aku hanya masuk angin, kenapa harus panik "dan repot begini"
" Hem, ini ulahmu kan Mon, mana mungkin kak Fahmi kesini tanpa kamu beritahu "
" Aku kebetulan lewat saja,"
" Ayo kita sarapan bareng mumpung ketemu"Ajak Aini kepada Fahmi,
" Apa suamimu sudah berangkat ke kantor,"
" Bahkan suaminya tidak pernah pulang, udah hilang di telan bumi kali tu pria brengsek"Monica terus mengumpat,
" Ayolah Mon, hentikan omonganmu, kamu senang jika ia beneran hilang dan aku menjanda lagi"?
" Aini, apa kamu kekurangan uang, hingga kamu bekerja di malam hari"
DEG
" Aku,, aku hanya bekerja tiga kali seminggu kak"ini bukan tentang uang"
" Jika kamu butuh apa apa,jangan sungkan, suamimu sedang membangun usaha baru, mungkin ia sedang dalam kesulitan,"!! kamu tidak cocok bekerja di tempat itu"
" Lupakan saja, kalau aku mau, aku bisa menggunakan harta mas Agastya, tapi selama aku mampu berdiri aku tidak akan menggunakannya, "
" Tuan aku sudah mendapatkan informasinya,
" Hem, katakan"
" Abizard Habibie memang suami nona Alena, tapi nama yang asli adalah Aini Fatmawati, dia istri almarhum Agastya Bagaskara, dan Abizard adalah suami keduanya,'
"pernikahan pertama itu dengan tuan Agas hanya berjalan lima bulan, ia lumpuh dan sebelum meninggal dunia ia mewariskan 50 persen saham Bagaskara group pada nona Aini,"
" Tapi mengapa ia masih harus menjadi penyanyi malam"
" Ia tidak memakai harta warisan itu, ia justru membangun yayasan amal dan panti asuhan"
" Oh God,, dia bidadari dan bagai malaikat turun dari langit" hatinya mulia sekali"
" Bahkan Abizard tidak pernah pulang ke apartemen istrinya, dia berselingkuh dengan mantan kekasihnya Ausky yang baru kembali dari london,"
" Biadab pria itu, istri cantik dan baik di sia siakan, " huh,,
" Waktu meeting segera tiba, mari tuan, sepertinya orang yang akan kita temui adalah orang yang baru saja kita bicarakan"
Armando dan Bobby sang asisten segera masuk keruang meeting, dan ia pura pura terkejut saat melihat Abi dan Ausky berjalan bergandengan tangan menuju ruang meeting,
" Selamat pagi tuan Abizard senang bertemu anda , dan ini pasti nyonya Abizard bukan,?
__ADS_1
Armando memulai sebuah misi jebakan, untuk Abizard,
" Selamat pagi tuan Armando, perkenalkan ini nona Ausky sekretaris saya"
" Oh,,ya selamat pagi, saya pikir nona ini istri tuan Abi karena anda terlihat serasi dan romantis, saya mendengar kabar angin katanya tuan Abi telah menikah, kenapa tidak mengundang kami sesama pebisnis, apakah tuan takut kami para pengusaha mengagumi kecantikan istri tuan"? he he
Abi dan Ausky reflek melepaskan genggaman tangan mereka, dan sedikit gugup, bukan tidak mungkin reputasinya bisa hancur karena seorang pengusaha baru,berselingkuh dengan sekretarisnya,
" Tidak perlu di jawab dan itu hal yang tidak penting, di jaman sekarang banyak pengusaha muda yang merahasiakan legalitas pernikahannya untuk kepentingan tertentu"mari kita masuk dan mulai meeting"
Pagi menjelang siang itu pun perusahaan Abi mendapat kontrak kerja sama dengan perusahaan yang di pimpin oleh Armando,
Dalam perjalanan Abi lebih memilih diam ia merasakan aneh dan sesak pada ulu hatinya, ia juga berpikir kalau ia seharusnya berbicara baik baik tentang masalahnya pada Aini, bukan meninggalkannya,
*****
Siang pun berganti malam dan bumi terus berputar pada porosnya, Aini hanya duduk termenung di ruang makan membiarkan makan malamnya mulai dingin,
Suara bel pintu apartemennya berbunyi dan ia bergegas membukanya, dua orang pria berseragam biru tua membungkuk dan memperkenalkan diri,
" Selamat malam nona, kami orang dari Persada servis yang anda hubungi untuk membetulkan saluran pipa air di dapur apartemen anda"
" Tapi ini sudah terlalu malam sebaiknya besok saja"
" Besok kami sudah ada tugas lain non, cuma sebentar kok"
Aini pun mengiyakan tanpa berpikir jauh. kedua pria itu masuk dan meletakan koper peralatan seperti tukang servis pada umumnya, namun Aini di buat terkejut saat pintu apartemennya di kunci oleh salah satu dari mereka,
" Apa maksud anda mengunci pintu berikan kuncinya padaku"
Belum mendapatkan jawaban Aini sudah di buat terkejut lagi oleh satu pria yang tiba tiba membuka baju dan celana panjangnya,
" Aaaaaaa siapa kalian, keluarlah"
Satu pria menarik tubuh Aini dari belakang membekap mulutnya dan membawanya ke dalam kamar,
Satu pria pun menyusul kedalam kamar sambil tertawa,
Tubuh Aini terus memberontak, kakinya menendang kesana kemari, namun tenaganya yang tak seberapa itu pun justru membuatnya lemas, satu pria sudah melucuti pakaiannya dengan paksa, dan mengungkung tubuhnya,
Sedangkan pria lain menyalakan ponselnya untuk membuat vidio kegiatan mereka nantinya,
" Toloooooong,,,, toloooong aku ya tuhan"
Ucap Aini dalam hati,
*****
Assalamu'alaikum
malam πππ
salam sehat, salam π‘π₯hangat. semangat
__ADS_1
jangan lupa sedikit hadiahnya,, πππππ
TBC