
Setelah Abi di bawa ke rumah sakit di luar negri Aini menjalani hari harinya dengan mencoba ihklas, yang ia tau apapun yang diberikan Allah itu yang terbaik untuknya,
Ia mulai mengurus yayasan sosial yang di bangun atas nama suaminya almarhum Agastya,
Adriana yang hari itu juga sudah menjadi bagian dari yayasan nampak sibuk di ruangan kerjanya dengan setumpuk berkas dan dokumen,ia baru saja bekerja dua hari, ia juga belum bisa menemui Adrian kakaknya yang juga sibuk bekerja, mereka berdua hanya berkomunikasi melewati pesan pesan singkat maupun panggilan,
TOK
TOK
TOK
" Masuklah"
" Pagi nona, "
" Om Ray, pagi juga, silahkan duduk, ada apa?
" Apa kamu lupa hari ini katamu mau melihat langsung kampus yang akan kamu jadikan tempat menimba ilmu"
" I- iya, tapi tidak sepagi ini om,, aku harus mulai bekerja, tidak enak kan, baru dua hari bekerja"!
" Baiklah, aku akan kemari lagi nanti sore hem"
" Apa, aku tidak merepotkan om Ray, a- aku"
" Seeett,,,tidak repot kok, aku pergi dulu, sampai nanti"
Raymon keluar dari ruangan Adriana,pria yang terbilang sudah tidak muda lagi itu tersenyum kecil,sejak bertemu dengan gadis desa itu hidupnya terasa menjadi berwarna, ia merasa Adriana berbeda dengan wanita wanita yang sering menggodanya,
Dengan langkah kecil dan bahagia ia memasuki mobilnya dan segera membuka pesan pesan di ponselnya,
" ๐๐ข๐ฎ๐ข ๐ต๐ถ๐ฏ๐จ๐จ๐ถ ๐ฅ๐ช ๐ณ๐ถ๐ฎ๐ข๐ฉ ๐ซ๐ข๐ฎ ๐ต๐ถ๐ซ๐ถ๐ฉ ๐ถ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฌ ๐ฎ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฎ๐ข๐ญ๐ข๐ฎ ๐ฅ๐ช ๐ณ๐ถ๐ฎ๐ข๐ฉ, ๐ฎ๐ข๐ฎ๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ถ๐ฏ๐ฅ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฌ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ข๐ณ๐จ๐ข ๐ฐ๐ฎ ๐๐ณ๐ข๐ด๐ฆ๐ต๐บ๐ฐ, ๐ฌ๐ข๐ฎ๐ถ ๐ฉ๐ข๐ณ๐ถ๐ด ๐ฑ๐ถ๐ญ๐ข๐ฏ๐จ ๐ต๐ฆ๐ฑ๐ข๐ต ๐ธ๐ข๐ฌ๐ต๐ถ, ๐ซ๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ ๐ฃ๐ช๐ฌ๐ช๐ฏ ๐ฎ๐ข๐ญ๐ถ, ๐ฎ๐ข๐ฎ๐ข ๐ฎ๐ข๐ถ ๐ฌ๐ฆ๐ฏ๐ข๐ญ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ข๐ฎ๐ถ ๐ฅ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ ๐ด๐ฆ๐ด๐ฆ๐ฐ๐ณ๐ข๐ฏ๐จ"!!!
#
#
#
Raymon segera menyalakan mesin mobil dan melaju menuju kantornya,
*****
๐๐ถ๐ฏ๐จ๐ฌ๐ช๐ฏ ๐ช๐ฏ๐ช๐ญ๐ข๐ฉ ๐ธ๐ข๐ฌ๐ต๐ถ๐ฏ๐บ๐ข
๐๐ถ๐ฏ๐จ๐ฌ๐ช๐ฏ ๐ช๐ฏ๐ช๐ญ๐ข๐ฉ ๐ด๐ข๐ข๐ต๐ฏ๐บ๐ข
๐๐ฌ๐ถ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ฆ๐ณ๐ต๐ช ๐ณ๐ข๐ด๐ข ๐ด๐ฆ๐ด๐ข๐ญ
๐๐ข๐ข๐ต ๐ข๐ฅ๐ข ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐จ๐ช ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ฉ๐ช๐ญ๐ข๐ฏ๐จ
๐๐ฏ๐จ๐ฌ๐ข๐ถ ๐ต๐ฆ๐ญ๐ข๐ฉ ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ถ๐ฌ๐ช๐ณ ๐ญ๐ถ๐ฌ๐ข
__ADS_1
๐ ๐ข๐ฏ๐จ ๐ต๐ข๐ฌ ๐ด๐ข๐ฏ๐จ๐จ๐ถ๐ฑ ๐ฅ๐ช๐ญ๐ถ๐ฑ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ
๐๐ข๐ถ ๐ฑ๐ฆ๐ณ๐จ๐ช ๐ต๐ข๐ฏ๐ฑ๐ข ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐จ๐ข๐ซ๐ข๐ณ๐ฌ๐ข๐ฏ
๐๐ข๐ณ๐ข ๐ถ๐ฏ๐ต๐ถ๐ฌ ๐ฎ๐ฆ๐ณ๐ฆ๐ญ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ๐ฎ๐ถ
๐๐ด๐ข๐ช ๐ด๐ถ๐ฅ๐ข๐ฉ ๐ด๐ฆ๐ฎ๐ถ๐ข ๐ค๐ฆ๐ณ๐ช๐ต๐ข
๐ ๐ข๐ฏ๐จ ๐ต๐ญ๐ข๐ฉ ๐ฌ๐ช๐ต๐ข ๐ถ๐ฌ๐ช๐ณ ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ฅ๐ถ๐ข
๐๐ฆ๐ฏ๐ช๐ฏ๐จ๐จ๐ข๐ญ๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฅ๐ช๐ณ๐ช๐ฎ๐ถ ๐ข๐ฅ๐ข๐ญ๐ข๐ฉ
๐๐ข๐ญ ๐ต๐ฆ๐ณ๐ฃ๐ฆ๐ณ๐ข๐ต ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฉ๐ข๐ณ๐ถ๐ด ๐ฌ๐ถ๐ซ๐ข๐ญ๐ข๐ฏ๐ช
๐๐ถ ๐ฎ๐ฆ๐ฎ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฌ๐ฆ๐ฉ๐ช๐ญ๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ
๐๐ข๐ฎ๐ถ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ด๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ต ๐ฌ๐ถ๐ค๐ช๐ฏ๐ต๐ข๐ช
๐๐ข๐ฎ๐ถ๐ฏ ๐ฌ๐ข๐ถ ๐ซ๐ถ๐จ๐ข ๐ฌ๐ฆ๐ฉ๐ช๐ญ๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ฏ
๐๐ฌ๐ถ ๐บ๐ข๐ฏ๐จ ๐ด๐ข๐ฏ๐จ๐ข๐ต ๐ฎ๐ฆ๐ฏ๐ค๐ช๐ฏ๐ต๐ข๐ช๐ฎ๐ถ
๐๐ถ ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ต๐ฆ๐ณ๐ถ๐ด ๐ฃ๐ฆ๐ญ๐ข๐ซ๐ข๐ณ
๐๐ถ๐ฌ ๐ฎ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ฑ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ ๐ฌ๐ข๐ฎ๐ถ
๐ ๐ข๐ฏ๐จ ๐ฃ๐ฆ๐จ๐ช๐ต๐ถ ๐ฎ๐ถ๐ฅ๐ข๐ฉ ๐ฎ๐ฆ๐ญ๐ถ๐ฑ๐ข๐ฌ๐ข๐ฏ๐ฌ๐ถ,
" Aku dan anakmu akan baik baik saja tanpa kamu,aku akan kuat dengan semua luka yang kau berikan"
" Kita tidak berjodoh, namun terimakasih kau sudah memberiku kebahagiaan dengan kehadirannya di rahim aku"
" Sayang,ibu sangat menyayangimu nak,tetaplah sehat di perut ibu, tetaplah kuat untuk ibumu ini, lahirlah dengan selamat saat waktumu nanti,")
Aini bicara dengan bayi dalam kandungannya dan kini ia tengah duduk di kursi goyang yang ada di taman panti asuhan miliknya, taman itu sepi karena jam sore itu anak anak panti harus belajar agama dengan seorang ustadz,
Tanpa Aini sadari sepasang mata memandang iba, ia juga mendengar kata demi kata dari mulut wanita itu,
" Assalamu'alaikum "
" Alaikum salam"
" Om Fahmi, sudah lama datangnya, maaf tidak melihat,"
" Baru saja kok, aku turut bersedih melihatmu begini,aku tau ini berat bagimu, tapi kamu harus belajar, kamu pasti kuat"
" Iya om, aku harus bisa melewati ini, aku harus kuat demi anakku,"
" Hem, aku kesini ingin minta bantuanmu jika bisa dan kamu tidak keberatan"
" Apa itu, tentu aku akan membantu jika aku bisa"
" Aku ada undangan pesta ulang tahun rekan bisnisku dan di undangan itu tertulis harus membawa pasangan, apa kamu bersedia menemaniku nanti malam"?
__ADS_1
" Akan aku usahakan insyaallah semoga tidak ada halangan, tapi apa om tidak malu mengajak wanita kampung, banyak wanita wanita berkelas jika om mau manfaatin mereka"
" Hus,, kamu ini ngomong apa, tidak ada di kamusku manfaatin wanita, aku hanya ingin kamu saja yang menemaniku"
" Kalau begitu coba jelaskan alasannya mengapa harus aku yang menemani om,bahkan aku tengah berbadan dua, tidak menarik sama sekali bukan"?
" Ck,, Aini, aku mengajak kamu bukan untuk pamer atau semacamnya, aku hanya ingin kamu sesekali melihat dunia luar tidak fokus pada satu macam pikiran saja"!!
" Baiklah, tapi jangan lama lama kalau malam perutku terkadang merasa agak kembung"
" Aku mengerti, di sana nanti kamu cukup duduk dan menikmati pestanya hem"
" Ini untuk kamu pakai nanti, maaf jika kamu tidak suka warna dan modelnya, tapi jangan menolak dan mengecewakan aku"
Fahmi memberikan paper bag yang cukup besar pada Aini hingga Aini merasa bingung,
" Untuk apa om repot repot,"?
" Tidak, ini memang sengaja kusiapkan untuk kamu,ini hadiah kecil jangan tolak"
" Tapi ini,,
Sebelum Aini melanjutkan kata katanya Fahmi sudah berbalik badan dan meninggalkan taman itu sambil mengucap salam,
Sementara Adriana sore itu selesai dengan pekerjaannya, ia berniat mandi dan bersiap pergi sesuai janji dari Raymon yang ingin mengantarkannya melihat kampus tempat ia kuliah nanti,
Namun belum sempat ia beranjak pergi keluar dari ruang kerjanya suara ketukan pintu pun terdengar dan ia segera membukanya, ia sangat terkejut melihat siapa yang datang,
" Om Ray,, ada apa?
" Hem, kok ada apa, apa kamu lupa kita akan keluar"!
" Eh,, maksudku,, aku baru saja selesai dan belum bersiap"!
" Ya sudah aku tunggu di depan, jangan lama lama, nanti aku keburu kering"
" Kering emang keripik, hah,,
Adriana berlalu dan menggerutu karena ia belum bersiap pria itu sudah keburu datang membuatnya tidak nyaman karena di tunggunya,
" Dasar pria aneh,,, hem tapi ngomong ngomong dia sebenarnya tampan juga"eh ada apa dengan pikiranku,, "
Adriana semakin mengerucutkan bibirnya, dan masuk ke kamarnya untuk bersiap,
****
assalamu'alaikum
salam sehat readers
happy reading๐ฅฐ๐ฅฐ๐ฅฐ
TBC
__ADS_1