Janda Pilihan Mama

Janda Pilihan Mama
Insiden 2


__ADS_3

Setelah di periksa dokter pribadi keluarga Habibie, Bening pun perlahan tersadar namun sayang sakit di kepalanya akibat benturan keras membuatnya tak berdaya, ia bahkan kesulitan untuk bergerak,


" Bening, ahkirnya kau tersadar, tentu sakit sekali kepalamu, kata dokter kamu jangan bangun dulu, aku sungguh menyesal dengan kejadian ini, kamu mengalami gegar otak ringan"


" Maafkan saya nyonya"


Bening bicara dengan suara lemah dan sedikit air keluar dari sudut matanya yang bulat,


" Maaf untuk apa, kamu korban kekerasan putraku harusnya aku yang minta maaf, aku harus bagaimana lagi sebagai orang tua Bening, aku gagal mendidiknya,atas nama putraku aku meminta maaf"


" Iya nyonya, ini semua bukan seratus persen salahnya saja, tapi salah saya juga, saya mengerjainya, memasukkan tuan ke kamar mandi dan menguncinya dan akan membuka pintu dengan syarat ia mau makan dan minum obat, tapi tuan sangat kesal dan mendorong saya, tuan juga sudah me---


" Me,, apa, kenapa berhenti bercerita, "


" Tidak nyonya, kepala saya ah,, sakit sekali, setelah saya bisa bangun tuan tidak butuh saya lagi, dia sudah memecat saya, tapi saya mohon pada nyonya,biarkan saya tetap tinggal disini sementara saya belum dapat pekerjaan baru"


" Kamu jnagan khawatir, tetaplah bekerja untukku, kalaupun Abi tidak mau kamu layani, kamu bisa membantu di butik, bagaimana??


" Nyonya orang baik hati, semoga nyonya selalu sehat,"


" Istirahat dan minum obat agar lekas sembuh, aku keluar"


Kayla pun pergi dari kamar Bening menuju kamar Abi ia baru saja mandi di bantu oleh Supri sopir pribadi Kayla,


" Kamu sudah mandi dan kamu juga butuh bantuan Supri, katamu mau mandiri??


" Mandiri tanpa bantuan perawat gila itu"

__ADS_1


" Hah,, mama bersyukur ada Bening, orang sepertimu memang butuh wanita pemberani sepertinya, dan mama yakin seiring berjalannya waktu, kamu akan sadar kalau kamu itu keras kepala, jadi yang dilakukan Bening itu perlu diacungi jempol"


"Bagaimana apa dia sudah sadar, "?


" Sudah,mama mau mengajakmu ke kamarnya dan kamu harus minta maaf padanya, atau mama akan laporkan kamu ke polisi dengan dakwaan penganiayaan"


" Ck,, mama yang hebat, mau melaporkan anaknya sendiri"


" Orang yang melanggar hukum harus dapat hukuman, enak saja main kasar sama perempuan, emangnya kamu terlahir dari perut laki laki, bahkan papa kamu belum pernah sekalipun menyakiti mama, baik lahir maupun batin, pernah mama nyidam makanan khas restoran Jepang, harganya sangat mahal karena gaji papamu dulu hanya sedikit, papa cuma bisa beli satu porsi, dia mengalah tidak makan hanya menunggu mama makan, ahkirnya kita makan sepiring berdua"


" Papa sebaik itu sama mama"?


" Ya, dia pria baik tapi sayang harus dipanggil dulu, mungkin Tuhan sangat menyayanginya, Tuhan tidak ingin dia melihat dan menghadapi putranya yang bandel, arogan dan kasar dengan perempuan, jika kamu tidak butuh duit mama, mungkin kamu juga main kasar dengan mama"


" Tidak sampai begitu kali ma,"


" Ayo ke kamar Bening dan minta maaf"


" Dia melakukan itu demi kebaikan kamu, hati kamu terlalu banyak debu Bi, hingga kamu tidak pernah bisa melihat kebaikan seseorang"


Abi hanya terdiam tak mampu menjawab kata kata mamanya, ia pun pasrah menjalankan kursi rodanya menuju kamar Bening,


CEKLEK


Pintu kamar terbuka, kamar yang tidak begitu luas namun terlihat bersih dan terawat apik itu pun terbuka menampilkan pemandangan perempuan yang tertidur bergelung selimut tebal, Abi hanya diam di depan pintu mengamati sosok tubuh tak bergerak itu, namun samar terdengar mulutnya mendesis menahan sakit,


" Enak kamu ya jam segini tidur, harusnya kamu bekerja, tapi kekonyolan kamu bikin kamu rugi sendiri kan jadinya huh, dasar perempuan gila"

__ADS_1


" Jika tuan sudah puas mengumpat dan menghina saya sebaiknya tuan keluar, saya harus istirahat agar cepat bisa " bekerja lagi"Rupanya Bening mendengar Abi bicara


" Oh, kamu juga berani mengusir aku di dalam rumahku sendiri, kenapa tidak kamu saja yang pergi, hai perawat gila"


" Sudah tau saya gila masih disini ngomong sama saya lagi saya akan pergi jangan khawatir, tapi setelah saya sehat, saya sakit karena tuan yang menganiaya saya"


Dengan kesal Abi justru menarik selimut yang di pakai Bening, amarahnya kembali tersulut karena Bening selalu menjawabnya, namun apa yang terjadi setelah selimut terbuang di lantai, Abi justru melihat pemandangan indah di depan mata,


Tubuh indah milik Bening yang hanya memakai ting top warna hitam, buah dadanya terlihat jelas tanpa penyangga, pusarnya juga terlihat dan celana super pendek yang memperlihatkan paha putih mulus miliknya terexpos dengan indahnya,


" Aaaaaaaa


Bening berteriak kaget karena tubuhnya yang hanya tertutup pakaian pendek dan tipis itu terlihat oleh Abi sang majikan,


Abi masih melotot tak percaya, tubuhnya mendadak panas,dingin,lamunan membawanya traveling sesaat, ia mengumpat kesal sementata Bening yang belum mampu bergerak bebas karena sakit di kepalanya hanya mampu menutupi asetnya dengan kedua tangannya,


" Tolong ambilkan selimut saya tuan,ini tidak pantas, saya akan berusaha segera pergi hari ini, meskipun kepala saya sangat sakit"


Abi hanya terdiam dan menggunakan kakinya untuk mengambil selimut yang dipakai Bening, setelahnya tanpa kata ia pun keluar dari kamar itu dengan pikiran kacau badan panas karena tiba tiba hasratnya bangkit hanya dengan melihat penampilan Bening,


Ia kembali ke kamarnya dan kembali membayangkan istrinya Aini,jika saja ia bisa mengulang waktu, ia akan percaya pada Aini dan belajar mencintainya,ia pun berpikir jika ada istri dia akan selalu bisa menyalurkan hasratnya kapan saja ia inginkan,


𝘢𝘬𝘶 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘮𝘶𝘪 𝘈𝘪𝘯𝘪, 𝘢𝘬𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘮𝘢𝘢𝘧 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘴𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘥𝘶𝘢, 𝘢𝘶𝘴𝘬𝘺 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘪𝘬𝘢𝘩 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘢𝘱𝘢 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘢𝘬𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘢𝘳𝘢𝘱𝘬𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢, 𝘢𝘬𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯𝘪 𝘵𝘦𝘳𝘢𝘱𝘪 𝘥𝘢𝘯 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘭𝘢𝘨𝘪,


*****


𝙝𝙖𝙥𝙥𝙮 𝙧𝙚𝙖𝙙𝙞𝙣𝙜🥰🥰🥰

__ADS_1


𝙨𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙠𝙖𝙣𝙜𝙚𝙣 𝙨𝙖𝙡𝙢𝙖 𝙨𝙚𝙝𝙖𝙩, 𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙡𝙪𝙥𝙖 𝙩𝙞𝙣𝙜𝙜𝙖𝙡𝙠𝙖𝙣 𝙟𝙚𝙟𝙖𝙠 😏😄👍


𝙏𝙗𝙘


__ADS_2