Janda Pilihan Mama

Janda Pilihan Mama
Gaun pengantin rancangan mommy


__ADS_3

Setelah membaca pesan dari sang daddy agar ia pulang ke mansion Ausky pun pulang sesuai keinginan sang daddy, namun alangkah terkejutnya ia saat memasuki halaman mansion mewah itu, nampak dekorasi indah bernuansa pink dusty dan putih menghiasi halaman mansion, dan di depan pintu juga sebuah gasebo minimalis dengan bunga bunga senada hingga lampu lampu hias berkelap kelip menambah kesan cantik pada mansion itu,


Dengan heran dan tatapan mata tak berkedip ia pun masuk dan lebih terkejut lagi di dalam ruang tamu yang cukup besar itu juga telah di dekorasi sedemikian indahnya, sofa sofa berjajar di pinggir ruangan dan di tengah ruangan terdapat mimbar kecil dengan rangkaian bunga diatasnya, belum sempat rasa terkejutnya terjawab, suara langkah kaki kecil membuyarkan lamunan akan tanda tanyanya,


Sang daddy melangkah turun dari lantai dua diiringi langkah kaki wanita cantik di belakangnya,


" Kau sudah pulang sayang,"


" Dad, apa maksud dari semua ini, jangan katakan kalau kau ingin menikahi wanita yang tak jelas itu"


" Kau ini lucu sekali sayang,, masuklah ke kamarmu dan bersihkan tubuhmu, daddy akan tunggu di meja makan, kita akan makan malam bersama"


" Huh, menyebalkan"!!


Dengan langkah penuh amarah Ausky naik ke lantai dua menuju kamarnya, dan saat ia masuk ia di kejutkan lagi dengan dekorasi kamar yang tak kalah indah dari dekorasi yang di luar, hatinya bergemuruh hebat, kini ia tau jawaban dari semua pertanyaannya, ia pun melempar tasnya ke sembarang arah dan berlari ke luar menuju meja makan,


" Daddy, daddy benar benar kejam dan jahat, tega daddy melakukan semua ini tanpa melibatkan aku"


PRANG,,


Ausky yang sudah diliputi kemarahan pun membuang guci yang ada di sudut ruangan,


" Sayang tenangkan dirimu, kamu bukan anak kecil lagi, ini sudah kesepakatan kita, jika dalam waktu dua bulan Abi tidak tersadar dari koma kamu bersedia menikah dengan pria pilihan daddy"


" Tapi tidak secepat kilat begini bahkan aku belum melihat dan bertemu dengan pria pilihanmu itu hah"


" Besok kamu akan melihatnya, kalian sedang di pingit, tujuh hari sebelum pernikahan kalian memang tidak boleh bertemu"


" Bagaimana kalau dia pria tua, jelek, hitam,buncit,ah daddy kau akan membunuhku dengan pernikahan ini" tidak tidak daddy aku akan kabur di hari pernikahanku saat itu terjadi"


" Ha ha ha,percayalah pada daddy, dia lebih muda darimu, dia gagah dan tampan,dia juga shalih, taat agama, dan ingat seperti yang kau bilang dia hanya penutup aib,jadi tidak masalah jika ia jelek sekalipun"


" Tidak, jika kau berbohong aku akan bunuh diri di depan penghulu besok, ingat itu"


" Sayang putri daddy satu satunya, deddy gagal mendidik kamu tapi, daddy berharap pilihan daddy tidak salah, pria pilihan daddy akan bisa mendidik kamu dengan baik lebih dari daddy"


" Ayo duduklah kita makan"


" Apa wanita itu juga akan makan bersama kita"??


" Namanya Bella, ia juga akan makan bersama kita"kenapa, dia seharian membantu daddy"

__ADS_1


" Aku rasa aku akan pulang saja tuan, ini sudah malam, putrimu butuh menenangkan diri, kehadiranku tentu akan menambah buruk suasana hatinya saat ini"


Bella yang semula diam saja pun mulai bicara, meskipun Ausky terus melempar tatapan tajam kearah Bella,


" Tidak Bella, kamu sudah melakukan banyak hal untuk membantuku hari ini, dan aku hanya bisa memberimu makan malam, duduklah kembali"


" Aku tidak lapar, nikmati makan malamnya "Ausky geram melihat sang daddy membela wanita yang bernama Bella itu, ia pun pergi begitu saja dari meja makan dan naik ke lantai dua menuju kamarnya,


Moreno menahan tubuh Bella yang hendak pergi dari duduknya,


" Bersabarlah sebentar dengan putriku, ini hanya masalah waktu, aku butuh kamu saat saat sulit ini, aku harap kamu mengerti, hanya kamu yang bisa membuatku nyaman,"


" Baiklah tuan, aku mengerti, tapi hubungan kita hanya sebatas partner saja jadi tidak seharusnya tuan melibatkan saya dengan urusan keluarga tuan"


" Apa kamu merasa aku hanya partner diatas ranjang"?? semua hal tentangku tak ada yang aku tutup tutupi, dan itu artinya aku mulai membuka diri bukan"?


Bella hanya diam dan bermonolog sendiri, dalam hati ia merasa bagaimana mungkin, seorang Moreno Sungkar akan membuka hati untuk wanita murahan seperti dirinya, ia mengakui Moreno belumlah terlihat tua umur 43 bukan muda lagi namun ia terlihat masih berumur 30 an karena memang ia pria kaya, di samping olah raga rutin, Moreno juga menjaga pola makan dan hidup sehat,tidak sedikit wanita di luaran sana yang menginginkan duren kaya raya tersebut,


" Apa masakan maid di mansion ini tidak enak"?


" Eh,, a, em enak tuan, aku tidak pernah makan makanan selezat ini"


Bella terdiam dan memaksa memakan makanan itu hingga tandas, dan saat menoleh kearah Moreno ia melihat ada makanan menempel di sudut bibir pria itu, ia pun mengambil tissue dan membersihkan makanan itu,


" Maaf, ada sisa makanan di bibir tuan"


Moreno bukanya menjawab tapi justru menangkap tangan Bella dan mengecupnya singkat,


" Terimakasih"dan kamu jangan pulang menginap di sini semua keperluan kamu sudah di siapkan di kamar tamu"


" A,, apa tuan,, aku tidak yakin, jangan seperti ini aku tidak enak dengan putrimu"dia akan semakin kesal padaku"


" Jangan membantah, dan putriku harus terbiasa dengan kehadiranmu, dekati dia layaknya seorang sahabat,buat dia nyaman seperti kamu juga membuatku nyaman, istirahatlah, ingat kalau kamu pergi tidak ada yang mengurusku besok di acara putriku, jangan tinggalkan aku'


š˜©š˜¶š˜© š˜±š˜³š˜Ŗš˜¢ š˜µš˜¶š˜¢ š˜®š˜¶š˜­š˜¢š˜Ŗ š˜£š˜¶š˜¤š˜Ŗš˜Æ š˜“š˜¢š˜®š˜¢ š˜„š˜¢š˜¶š˜Æ š˜®š˜¶š˜„š˜¢,😁


Di kamarnya Ausky hanya berguling ke kanan dan ke kiri tidak bisa tidur, ia terlihat frustasi dengan hari pernikahannya yang mendadak


" Aku akan beri pelajaran pada pria yang berani menikahi aku awas saja kau pria brengsek"!!


Ausky ingin mengganti baju tidurnya yang sedikit panas, namun saat membuka almari ia di kejutkan lagi dengan sebuah baju pengantin indah berwarna pink dusty lembut,tergantung dan menjuntai indah hingga dasar almari,

__ADS_1


" Ya tuhan,, mimpi kah aku ini, ini baju pengantin rancangan mommy dan warna ini juga pilihan mommy, karena ini warna kesukaanku,tapi harusnya aku memakai gaun ini di depan Abi, pria yang kucintai juga ayah bayi ini" hiks,, hiks,, Abi, kau tega sekali padaku juga pada bayi kita" hiks,, hiks,,


Ausky memeluk erat gaun pengantin yang masih tergantung di dalam almari itu dengan isakan sedih,


****


Aini masih setia duduk di depan bed hospital meskipun malam semakin larut, Fahmi yang baru saja masuk dari membeli makan malam pun menatap iba pada sosok rapuh wanita do depannya,


" Makan malam dulu,kamu dan bayimu butuh nutrisi, aku juga bawakan susu hamil untukmu, minumlah mumpung masih hangat"


" Susu hamil,, apa ada kantin yang jual susu hamil siap seduh"??


" Kamu ini lucu sekali Ni,, ya gak ada kantin yang jual susu hamil siap seduh"!


" Lalu kok bisa kakak bawa susu hamil siap minum"


" Ini rumah sakit jelas ada susu hamil ada susu ibu menyusui, ada susu balita tapi kalau susu nona ga disediakan, hem, "


" He,, he,, iya aku memang tidak berpikir sejauh itu, maaf dan terima kasih kak" sejak kapan kak Fahmi pandai bercanda dan mesum seperti ini"


" Sejak ketemu kamu Ni,, dan apa kamu masih berharap bisa bersatu dengan ayah bayimu itu suatu saat nanti"?


" Kenapa kakak bertanya begitu"?


" Dia sudah menyakitimu, bahkan jika dia sadar Ausky menunggunya juga agar bayinya memiliki ayah kandung"


" Apa pertanyaan itu harus aku jawab kak, setiap anak yang dilahirkan ke dunia ini pasti ingin melihat dan merasakan kasih sayang kedua orang tuanya"


" Dan jika itu tidak terjadi, aku ingin jadi orang pertama yang di panggil papa untuk anakmu nanti" ijinkan hal itu, bagaimanpun juga dan sampai kapanpun kamu adalah tanggung jawabku"


" Aku akan menyuapi mu, buka mulutmu,a a,, ini sup iga sapi kesukaan kamu, dan ini harus habis"


Aini hanya menatap bingung dengan perlakuan Fahmi,namun anehnya ia tidak bisa menolaknya, ia membuka mulut dan mengunyah makanan yang disuap oleh Fahmi bahkan tiap remah tak tersisa,


š˜¶š˜©š˜©, š˜³š˜°š˜®š˜¢š˜Æš˜µš˜Ŗš˜“ š˜£š˜¦š˜µ,, š˜Ŗš˜Æš˜Øš˜¢š˜µ š˜¬š˜¢š˜¬ š˜Ŗš˜“š˜µš˜³š˜Ŗ š˜°š˜³š˜¢š˜Æš˜Ø,, š˜¢š˜¬š˜¶ š˜«š˜¶š˜Øš˜¢ š˜®š˜¢š˜¶ š˜¬š˜¢š˜­š˜Ŗ š˜„š˜Ŗ š˜“š˜¶š˜¢š˜±š˜Ŗš˜Æ, ( š˜±š˜¦š˜Æš˜¶š˜­š˜Ŗš˜“š˜Æš˜ŗš˜¢ š˜­š˜¢š˜Øš˜Ŗ š˜£š˜¦š˜³š˜®š˜Ŗš˜®š˜±š˜Ŗ, wkwkwkšŸ˜šŸ˜„šŸ˜ƒšŸ˜€


š˜¢š˜©, š˜¢š˜¬š˜¶ š˜Øš˜¢ š˜±š˜¶š˜Æš˜ŗš˜¢ š˜ŗš˜¢š˜Æš˜Ø š˜“š˜¦š˜±š˜¦š˜³š˜µš˜Ŗ š˜Ŗš˜µš˜¶, š˜µš˜¢š˜±š˜Ŗ š˜Øš˜¢ š˜Æš˜Ŗš˜¢š˜µ š˜Æš˜ŗš˜¢š˜³š˜Ŗ š˜«š˜¶š˜Øš˜¢, š˜¬š˜¢š˜±š˜°š˜¬š˜¬š˜¬š˜¬,,, š˜©š˜¶š˜©,


Salam hangat, salm sehat, mohon sedikit dukungan buat penulisnya, dan masih lanjuttt,,


TBC

__ADS_1


__ADS_2