Janda Pilihan Mama

Janda Pilihan Mama
Kabar duka dan bahagia


__ADS_3

" Tu- tuan,, anda mencari nona,,


" Ya, jadi benar dia disini, ya Tuhan, dimana dia sekarang"


Adriana menatap bingung takut kehadiran Fahmi menjadi bumerang bagi Aini karena kepergianya dari rumah tidak meninggalkan pesan pada siapapun karena ingin menenangkan diri,


Namun ia sudah keceplosan bahkan tanpa sadar Aini justru penasaran dengan tamu Adriana dan sudah berdiri di dekat korden usang yang membatasi ruang tamu dan ruang makan rumah Adriana,


" Aini,, kamu disini,,


" Kak, Fahmi kakak mengapa datang kemari"?


Pertanyaan Ambigu Aini membuat netra Fahmi melotot tajam, ia merasa Aini tidak berpikir kalau dirinya mengkhawatirkan keadaanya, dan setelah Aini bergerak melangkah menuju pintu, Fahmi justru reflek memeluk tubuh rampingnya dengan penuh kesyukuran,


" Kamu baik baik saja, kamu gak papa kan"? aku khawatir dan hampir gila mencarimu, dan aku bersyukur kmau di sini"!!


" Aku baik baik saja kak, tapi lepaskan pelukanmu, kita bukan muhrim"


" Iya,, maaf, maafkan aku, apa aku boleh masuk, "


" Eh,, silahkan tu, tuan mari dan silahkan duduk,, saya akan buatkan teh hangat"


" Terimakasih dan maafmerepotkan adek"!


" Tidak hanya teh saja" tidak merepotkan"


Aini dan Fahmi sama sama terdiam dan bingung memulai pembicaraan apa yang harus di bahas,akhirnya Fahmi pun berusaha memulai,


" Kenapa kamu pergi begitu saja setelah malam itu aku menyelamatkan kamu"apa yang terjadi padamu,??


" Aku--aku,,


Aini menghentikan kata katanya, ia tak sanggup lagi mengingat malam kelam itu, dimana ia di perlakukan kasar, dan dituduh menjual diri, oleh suaminya sendiri,


" Aini, aku tau meskipun kamu tidak bercerita, dan aku datang kesini karena aku sudah tidak kuat lagi menyimpan rahasia yang kusimpan lima tahun silam"dan aku akan mengatakanya padamu hari ini"


" Apa maksud kak Fahmi"


Namun sebelum Fahmi melanjutkan bicaranya saat itu Adriana keluar membawa nampan berisi teh dan camilan untuk di suguhkan pada tamunya,


" Silahkan diminum tuan tehnya, dan saya ke belakang dulu"


" Terimakasih dek"


" Apa maksud kak Fahmi" dan rahasia apa,,


Fahmi menarik nafas panjangnya dan mulai canggung bahkan dahinya sudah sedikit berkeringat,


" Setelah aku menceritakan sesuatu lepadamu, berjanjilah kamu tidak akan meninggalkan aku,meskipun nantinya kamu akan membenciku"


Aini semakin bingung dan dahinya berkerut, penasaran sebenarnya apa yang terjadi dan siapa Fahmi sebenarnya juga ada hubungan apa dengan dirinya,


Dengan wajah sendu dan suara lirih namun cukup jelas akhirnya Fahmi menceritakan siapa dirinya, dan kecelakaan yang sudah membuat Arimbi ibunya Aini meninggal lima tahun yang lalu,

__ADS_1


Fahmi juga menceritakan perihal paman Aini Haris, yang juga memintanya untuk menikahi Aini saat sudah dewasa,


Aini tercengang, ia kesulitan menelan salifanya karena terkejut mengetahui kebenaranya tentang siapa Fahmi sebenarnya,


" Maafkan aku, setelah ini hukuman apapun akan aku terima, namun aku tetap pada janjiku akan membiayai hidupmu sampai kamu punya kehidupan mapan,"


" Jadi, ja,, di kak Fahmi yang menabrak ibuku sampai ia meninggal" hiks,, hiks,, aku tidak menyangka,,


Fahmi pun merasa iba melihat kesedihan Aini saat ini, ia pun bangkit dari duduknya dan berjongkok di depan tubuh Aini yang duduk dengan tubuh bergetar menahan isak tangisnya,


" Maafkan aku Aini, aku terima hukuman apapun darimu"aku memang bersalah"


" Kenapa kak Fahmi baru jujur sekarang, dan mengapa keputusan waktu itu hanya sepihak saja, tidak melibatkan aku"


" Maaf, waktu itu kamu masih belum cukup umur, apalagi untuk membahas perjodohan kita, itu sebabnya aku membiarkanmu menikah dengan pria pilihanmu"


" Apapun yang kak Fahmi katakan dan putuskan, itu tidak mengubah apapun, ibuku sudah tiada"


" Aku akan menerimamu apa adanya jika sesuatu mengharuakan kamu berpisah dari suamimu" dan satu hal lagi perlu kamu tau, saat yang sama kamu pergi hari itu Abi mengalami kecelakaan dan mengalami koma hingga saat ini belum tersadar"


DEG


" Ya allah,, kak, Abi,,, hiks,, hiks,, kak Abi,,


Fahmi pun tak kuasa, ia pun memeluk tubuh Aini yang bergetar terlarut dalam kesedihan, kenyataan pahit yang bertubi tubi di dengarnya membuat jiwanya seolah melayang jauh ntah kemana,dan ia melakukan itu karena berpikir saat ini ia membutuhkan sandaran,


Adriana yang sudah menjadi pendengar di balik korden pun segera keluar dengan membawa air putih,


" Kak,, minumlah dulu, dan tenangkan diri kakak,"


Fahmi melonggarkan pelukanya dan mendekatkan gelas ke bibir Aini yang terkatup rapat karena kegetiran hatinya,namun setelah Aini meneguk air putih itu sampai habis, mendadak ia merasakan sakit pada perutnya,


" Ahhhh,, perutku sakit kak,, ahhh,,


" Apa yang terjadi padamu,, apa sakit sekali, "


Fahmi kebingungan melihat Aini merintih dan memegang perutnya,kweingat pun keluar dari dahinya dan wajahnya mendadak pucat,


" Sakit sekali kak, ahhhh,,


" Sebaiknya kita ke dokter,nona Adriana ayo kita bawa ke dokter"dan dimana ada dokter terdekat"


Fahmi menggendong tubuh Aini dengan panik menuju mobilnya, dan segera menuju rumah dokter praktek yang jaraknya hampir memakan waktu 25 menit,namun sayang sekali setelah di periksa dokter itu merujuk Aini ke rumah sakit,


*****


" Suster tolong " Fahmi menggendong lagi tubuh Aini keluar dari mobil dan dua perawat mendorong brankar rumah sakit untuk Aini,


" Ahhhh,, sakit kak" ahh


" Kamu pasti kuat bertahanlah,kamu pasti sembuh"


Fahmi berjalan mengiringi dua orang perawat yang mendorong brankar rumah sakit menuju ruang periksa, dan dokter pun segera memeriksa keadaan Aini,

__ADS_1


" Apa yang nona rasakan, dan sejak kapan nona merasakan sakit"?tanya dokter wanita pada Aini,


" Perut saya sakit sekali sekitar satu jam yang lalu dok, "


" Apa rasanya seperti akan mendapat tamu bulanan, dan kapan terakhir anda datang bulan, "?


" Bulan ini sepertinya belum dok,"


" Apa nona sudah menikah, maaf kalau pertanyaan saya detail"


" Sudah dok"


" Dugaan saya sementara anda mengalami kram, dan mungkin nona sedang hamil, untuk lebih jelasnya saya sarankan untuk periksa ke dokter obygyn, ruanganya ada di paling ujung sana"


" Ha,, ha mil dok"Aini terkejut lagi dan membuat perutnya semakin sakit,


" Bagaimana dok hasil pemeriksaanya"? Fahmi masuk begitu saja dan terlihat khawatir,


" Dugaan sementara istri tuan sedang hamil, dan perutnya mengalami kram, saya sudah menyarankan untuk kepastianya bisa periksa ke dokter kandungan"


" Ba,, baik dok, terimakasih"


Dua perawat pun mendorong brankar tempat Aini terbaring menuju ruangan dokter kandungan,


Dahinya makin basah oleh keringat,mulutnya mendesis menahan rasa sakit, dan Fahmi sesekali menyeka keringat Aini dengan tissue,


" Bertahanlah, semua akan baik baik saja" Fahmi bicara dengan lembut dan mengusap ujung kepala Aini,


Sesampai di ruang dokter, Aini segera mendapat pemeriksaan dan perawatan, dan bagai mimpi di siang hari dokter menjelaskan bila Aini saat ini sedang hamil, dan usia kehamilanya bari berumur enam minggu,


" Selamat tuan dan nyonya, sebentar lagi anda akan menjadi orang tua, dan tolong jaga istri tuan dengan baik, mood nya bisa berubah ubah setiap harinya, jangan sampai stres dan lelah, untuk sementara nyonya harus di rawat inap dulu sampai keadaanya membaik"


" Lakukan yang terbaik dok, saya pasti menjaganya"


Setelah dokter menjelaskan poin poin penting seputar kehamilan, Ia pun keluar dari ruangan rawat inap Aini,


" Maaf merepotkanmu kak" aku,, aku,, hiks, hiks,,


" Loh, kok nangis lagi, nanti perut kamu tambah sakit" kamu harus bahagia dengan kehamilan kamu, ini rejeki dari Tuhan, "


" Kak Abi,, bagaimana keadaanya, dan anak ini putranya, apa dia akan bisa melihatnya, hiks, hiks,,


" Jangan di pikirkan kak, pikirkan kesehatan kakak dulu, kasihan dedek bayi kalau harus ikut menanggung kesedihan maminya"ibuku pernah bilang, "Adriana muncul dari balik pintu membawa makan siang untuk mereka bertiga,


" 𝘥𝘪 𝘥𝘶𝘯𝘪𝘢 𝘪𝘯𝘪 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘬𝘦𝘫𝘢𝘥𝘪𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘣𝘦𝘵𝘶𝘭𝘢𝘯, 𝘈𝘭𝘭𝘢𝘩 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘦𝘯𝘥𝘢𝘬𝘪 𝘴𝘶𝘢𝘵𝘶 𝘬𝘦𝘫𝘢𝘥𝘪𝘢𝘯 𝘢𝘱𝘢𝘱𝘶𝘯 𝘪𝘵𝘶, 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘪𝘬𝘭𝘢𝘴 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱𝘢𝘯"𝘕𝘠𝘈"


*****


𝘈𝘴𝘢𝘭𝘢𝘮𝘶𝘢𝘭𝘢𝘪𝘬𝘶𝘮,


𝘩𝘢𝘪 𝘱𝘦𝘮𝘣𝘢𝘤𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘢𝘬𝘶,


𝘮𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘩𝘢𝘥𝘪𝘢𝘩𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘰𝘯𝘨 𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘭𝘶𝘱𝘢 yah

__ADS_1


masih lanjut nich,, salam sehat love you


Tbc


__ADS_2