Janda Pilihan Mama

Janda Pilihan Mama
Hanya pria penutup aib


__ADS_3

" Kak Adrian,, kok kakak bisa ada disini, siapa yang sakit"


"Aku supirnya tuan Reno,, syukurlah kamu tidak terjatuh"


" Ck jadi kau sesama dari kampung saling mengenal,sebaiknya kamu pergi dari sini, aku yang akan menemani Abizard"


" Nona seharusnya minta maaf padanya, bukan menghardiknya"!! jawab Adrian dengan nada kecewa,


" Yang harus pergi itu kamu nona, karena dia suamiku, aku lebih berhak berada di sini"Aini tidak terima dan menimpali,


" Yang dikatakannya itu benar nona, ayo kita pergi,"


Tanpa menunggu jawaban dari Ausky,Adrian meraih tangannya dan membawa kearah pintu keluar,


Ausky menganga tak percaya suami penutup aibnya sudah berani mendominasi dan memegang tangannya, tapi anehnya ia tidak bisa membantah,


Ausky menghela nafas jengah saat beberapa wanita yang berpapasan dengan mereka melirik kagum pada Adrian, dalam hatinya mengumpat kesal,di luar suaminya begitu di kagumi banyak wanita,


" Lepaskan tanganku, kau berjalan terlalu cepat"


" Oh maaf nona, aku akan lamban, aku lepas nanti saat di mobil"


" Keterlaluan, kamu berani sekarang, ingat kamu hanya suami bayaran daddy sebagai pengganti ayah bayiku sementara ia belum sadar, "


" Baiklah, dan selama ia belum sadar, nona tetap istriku, begitu faktanya"


" Lep,,


Namun belum sempat Ausky menyelesaikan kalimatnya, Adrian mendadak mengangkat tubuhnya hingga ke tempat mobil mereka parkir,


" Lepaskan aku dasar gila"


" Teriak saja, dan aku akan mengatakan pada orang orang kalau istriku sedang merajuk"


" Kamu harus sadar diri posisimu, kamu hanya suami penutup aib"Ausky marah marah namun tak urung mengalungkan kedua tangannya di leher Adrian karena takut terjatuh,

__ADS_1


" Hem,, ulangi kata kata itu sepuas hatimu nona,dan harusnya kamu kabur saat hari pernikahan kita, mengapa tidak kamu lakukan hem"


Ausky terdiam ia di turunkan di depan mobil dan Adrian segera membukakan pintu untuk istrinya masuk, ,


" Kita sarapan dulu meskipun ini terlambat, kasihan bayimu bisa kelaparan,"


" Aku tidak mau, apalagi sarapan sama seorang pecundang sepertimu mana di warung pinggir jalan lagi bisa bisa aku sakit perut terkontaminasi kuman," katakan sejujurnya kalau kamu punya tujuan lain menikahi aku"


" Kalau aku bilang tidak nona pun pasti tidak percaya, aku hanya orang miskin aku butuh pekerjaan dan kebetulan tuan Reno mempercayaiku, jika boleh memilih aku akan menikahi gadis yang mencintaiku bukan wanita yang tidak mencintai dan sudah memberikan tubuhnya pada pria lain"


Skak mat, Ausky terjebak dengan pertanyaannya sendiri,


" Berapa daddy membayar kamu untuk ini"?Ausky sedikit tergagap dengan jawaban Adrian dan ia segera menanyakan hal yang lain.


" Tanya saja pada tuan Reno"dan terimalah uang ini,maaf hanya ini nafkah yang bisa aku berikan, ini gaji pertamaku,nona yang berhak menerimanya meskipun ini hanya cukup untuk membeli sabun nona saja"


" Aku tidak butuh uang receh ini, kamu lupa siapa aku, bahkan aku bisa membayar puluhan karyawan dari perusahaan sendiri"


" Tetap saja gajiku adalah hak kamu nona, aku akan berdosa jika tidak memberimu nafkah"


Adrian turun dari mobil dan masuk kedalam warteg untuk sarapan,ia belum sempat sarapan karena disuruh ayah mertuanya segera mengikuti istrinya yang pagi pagi sudah bergegas ke luar rumah,


Ausky hanya mematung menimang amplop coklat yang masih bersegel di tangannya,


Ausky berpikir Adrian memang tampan, bentuk tubuhnya juga tegap dan postur tubuhnya tinggi dan bagus,ia mengakui setiap bertemu wanita Adrian pasti mendapat lirikan juga tatapan kagum, namun ia terlalu gengsi mengakuinya, karena ia yakin cintanya hanya untuk Abi,


Setelah Adrian selesai dengan sarapannya ia pun menjalankan kembali mesin mobil menuju rumah, namun dalam perjalanan Ausky hanya diam dan akhirnya tertidur,Adrian sudah membangunkannya namun ia tidak bergeming,dengan ragu akhirnya ia terpaksa menggendongnya lagi dan membaringkannya di ranjang,


Adrian kembali ke kamarnya berniat menghubungi adiknya Adriana, ia sudah berjanji ingin mengirim uang setelah sebulan bekerja dan mendapatkan gaji, namun nyatanya ia memberikan seluruh gajinya kepada istrinya,


Dalam kegelisahannya ia pun akhirnya berpikir akan meminjam uang pada Bastian asisten sang mertua,


Adrian mengirim pesan pada Bastian tentang masalahnya dan Bastian justru menertawakannya dengan emoji lucu, namun begitu Bastian bisa mengerti dan ia bersedia membantunya,


Di kantor Bastian terkekeh dan segera di tanya oleh bosnya,

__ADS_1


" Kenapa kau terkekeh sendiri Bas, apa kamu sedang jatuh cinta, "?


" Ini tentang menantumu tuan, dia lucu sekali"


" Ada apa, apa dia di pukul putriku saat meminta hak nya hah"


" Hah mana mungkin pria bodoh itu berani mau meminta jatah pada nona hem,aku mau tanya berapa gaji yang tuan berikan padanya, ia lupa kalau punya adik yang masih harus ia tanggung kehidupannya di kampung, tapi gaji itu diberikan pada nona semua, sekarang ia ingin meminjam padaku haha"


" Apa,,!! benar benar pria bodoh dan polos, aku hanya memberinya 10 juta untuk gaji pertama,tapi aku akan menunjang kehidupan adiknya jangan kau beri pinjaman aku tidak suka mendengarnya,memalukan saja, "


" Biarkan saja tuan pikirannya harus di kembangkan, ia harus belajar, biar dia mandiri dan mengatasi masalahnya, dia pria baik semoga tuan bisa terus perjuangkan agar tetap jadi menantu tuan selamanya, "


" Aku tidak yakin dengan putriku, dan Adrian berhak mendapatkan gadis, bukan bekas orang lain bahkan Adrian ibarat tidak makan nangkanya kena getahnya, dia mau menolongku menikahi putriku saja sudah sangat bersyukur, jadi kamu melarang aku memberinya uang untuk adiknya"?


" Cari cara yang lebih elegan untuk membantunya,beri dia lemburan, karena saya yakin Adrian akan menolak bantuanmu"


" Baiklah, terimakasih atas saranmu, itu bagus untuk Adrian, tapi aku yakin putriku akan protes dengan nafkah dari Adrian yang cuma segitu kecil, aku yakin uang itu hanya cukup untuk skin care nya saja"


Dan kedua pria itu sama sama terkekeh dengan pembicaraan mereka,


" Bukankah Adrian cuma suami penutup aib saja, harusnya nona menolak nafkah dari Adrian"


" Kamu tau sendiri kan putriku gadis yang perhitungan sekali dengan uang, makanya ia sukses sekarang, jangankan,10 juta,"!!!uang receh pun ia kumpulkan dalam tabungan katak di kamarnya"


" Wah bakalan kurus kering dong Adrian, haha"


Akhirnya obrolan dan candaan mereka selesai dan melanjutkan pekerjaannya masing masing,


******


Assalamu'alaikum,


salam sehat, salam hangat buat semuanya,


happy reading😍πŸ₯°

__ADS_1


Tbc


__ADS_2