Janda Pilihan Mama

Janda Pilihan Mama
Bias Asa Alena Janetta,


__ADS_3

Abi mengendarai mobil mewah yang sebenarnya milik Ausky setelah menjemputnya dari apartemen untuk pergi ke kantor bersama,


" Sayang aku lapar, sebaiknya kita sarapan dulu"


" Baiklah, "


Abi pun menepikan mobil itu dan masuk ke area parkir sebuah restoran yang pagi itu masih tampak sepi, ia turun lebih dulu dan memutar tubuhnya untuk membukakan pintu untuk Ausky, ia juga segera menggandeng tangannya dan masuk kedalam restoran itu, menarik sebuah kursi kosong untuk Ausky duduk,


Di jarak yang tidak terlalu jauh Armando yang mengikuti mobil yang di kendarai Abi pun ikut masuk ke area parkir restoran tersebut, ia dan asistennya benar benar terkejut melihat pemandangan di depan matanya,


" Sayang aku gak biasa sarapan sebanyak ini"


" Hem,, ayo aa lagi dikit lagi donk,nanti makanan ini menangis"


Abi terus menyuapi mulut Ausky dengan sesekali menggodanya, dan terlihat sangat romantis,


" Bob, ternyata ia pria brengsek"


" " Iya, kasihan sekali nona Alena"


" Simpan kebersamaan mereka di galerimu, ikuti terus mereka, aku punya rencana, "


" Apa tuan jatuh cinta pada nona Alena,"?


" Jangan bicara omong kosong, aku hanya kasihan"


Setelah melihat Abi dan Ausky keluar dari restoran itu Armando dan Bobby juga berangkat menuju perusahaanya,


******


DERT


DERT


DERT


(" 𝘒𝘢𝘬 𝘣𝘪𝘴𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘬 𝘈𝘣𝘪 𝘱𝘶𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘯𝘢𝘯𝘵𝘪")


Pesan dari Aini ke ponselnya siang itu pun segera di balasnya,


" Sepertinya tidak, aku akan pulang di jam jam seperti biasanya, jangan menungguku"


" Apa itu pesan dari istri sayang"?


" Hem


" Sampai kapan kau akan menggantungkan hubungan kita, kapan kau akan menceritakannya"?


" Aku belum tau, ini demi mamaku, percayalah"?


" Baiklah aku mengerti, sampai kapanpun aku rela meskipun hanya sebagai simpananmu"


" Terimakasih" aku mungkin tak sanggup berdiri tanpa dirimu"

__ADS_1


" Kita akan selalu bersama, dan kita akan membangun perusahaan ini bersama dan kita akan menikmati hasil jerih payah kita hingga menua bersama'"


Abi pun mendekati Ausky dan mengecup dahinya dengan sangat lembut"


Tidak dipungkirinya rasa cintanya pada gadis itu ternyata masih sama seperti dulu belum berubah sedikit pun, apalagi sekarang gadis itu yang menyuntikan dana miliaran rupiah untuk membangun perusahaan yang ia dirikan di bidang marketplace,


Meskipun Aini pernah menawarkan uang warisan almarhum Agastya namun Abi menolaknya, dan ia justru menerima dana yang ia butuhkan dari Ausky,


Siang pun segera berganti malam, Abi yang baru saja mengantar Ausky pulang ke apartemennya kebetulan bertemu dengan teman temanya yang mengajaknya pergi ke


cafe, mereka bilang ada yang special di cafe itu, seorang penyanyi cantik dengan suara merdu,


Abi pun mengikuti saja kemauan teman temannya untuk hangout ke cafe tersebut,


Sementara itu Aini baru saja mendapat panggilan telepon dari manager cafe kalau ia harus datang malam itu karena Rihana penyanyi yang harusnya manggung sedang sakit,


Mau tak mau Aini pun bergegas menghubungi taksi online untuk berangkat ke cafe,


Malam merayap dengan cepat, kini para pengunjung yang kebanyakan para pria sudah tidak sabar menunggu sang primadona menyanyi dan menghibur mereka,


Seperti biasa Aini menggunakan kostum berwarna polos, malam ini ia menggunakan dress merah maroon dengan panjang sebatas mata kaki,lengan sebatas siku, kerah jiga tidak rendah namun masih bisa terlihat lehernya yang putih dan mulus,


Topeng bulu angsa sebagai penutup mata juga mahkota bunga mawar merah maroon juga menambah kesan anggun bagi siapapun yang melihatnya, ia terlihat seperti seorang peri,


Lagu pertamanya sangat memukau lagu itu berjudul Love Story, lagu kedua juga masih dengan genre yang sama yaitu I Will Be, dan seterusnya hingga lagu terakhir lagu lama era 90 an, yang sangat sendu, Bias Asa,


( 𝘬𝘢𝘭𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘫𝘢𝘨𝘢 𝘥𝘪 𝘨𝘦𝘭𝘢𝘱𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘢𝘭𝘢𝘮


𝘬𝘶𝘤𝘰𝘣𝘢 𝘳𝘦𝘯𝘶𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯 𝘳𝘦𝘥𝘶𝘱 𝘴𝘢𝘯𝘨 𝘳𝘦𝘮𝘣𝘶𝘭𝘢𝘯


𝘬𝘪𝘯𝘪 𝘱𝘶𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘬𝘢𝘳𝘢𝘮, 𝘵𝘦𝘳𝘣𝘦𝘯𝘢𝘮


𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴𝘬𝘢𝘩 𝘬𝘶 𝘢𝘩𝘬𝘪𝘳𝘪 𝘴𝘦𝘨𝘢𝘭𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘬𝘶𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯𝘪


𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯𝘬𝘶 𝘥𝘢𝘯 𝘤𝘪𝘯𝘵𝘢𝘬𝘶 𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘵𝘦𝘳𝘬𝘶𝘣𝘶𝘳 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘬𝘶


𝘰𝘯 𝘛𝘶𝘩𝘢𝘯 𝘵𝘢𝘬𝘥𝘪𝘳𝘬𝘢𝘩 𝘪𝘯𝘪


𝘣𝘪𝘭𝘢𝘬𝘢𝘩 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘵𝘦𝘳𝘫𝘢𝘥𝘪


𝘩𝘢𝘳𝘢𝘱𝘬𝘶 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘪𝘯𝘪 𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘩𝘪𝘳 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘭𝘢𝘭𝘶


𝘪𝘯𝘥𝘢𝘩 𝘮𝘢𝘩𝘭𝘪𝘨𝘢𝘪 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵 𝘵𝘦𝘳𝘣𝘢𝘺𝘢𝘯𝘨


𝘯𝘢𝘮𝘶𝘯 𝘥𝘦𝘳𝘢𝘪 𝘵𝘢𝘯𝘨𝘪𝘴 𝘵𝘢𝘬 𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵 𝘩𝘪𝘯𝘥𝘢𝘳𝘬𝘢𝘯


𝘭𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘩𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘬𝘪


𝘸𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘵𝘦𝘳𝘩𝘪𝘮𝘱𝘪𝘵 𝘴𝘦𝘴𝘢𝘭


𝘮𝘢𝘮𝘱𝘶𝘬𝘢𝘩 𝘥𝘪𝘳𝘪 𝘪𝘯𝘪 𝘣𝘦𝘳𝘥𝘪𝘳𝘪


𝘳𝘦𝘧𝘧

__ADS_1


𝘰𝘩,, 𝘬𝘶𝘴𝘦𝘴𝘢𝘭𝘪


𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘱𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘫𝘢𝘥𝘪,,


PROK


PROK


PROK


Tepuk tangan meriah tak terhindar melihat dan mendengar gadis itu menyanyi


bahkan seseorang yang sempat mengenali suaranya juga terkejut melihat sebutir air jatuh menetes di pipi saat menyanyikan lagu itu,


Pra itu melihat dengan mata kepalanya sendiri betapa ia dikelilingi banyak pria dan menerima berbagai hadiah, kini ia tersadar mengingat gelang giok AA, adalah pemberian dari pengagumnya,


" Hah, Bi lo ga kasih hadiah ma tuh cewek, gak gentle lo"


" Cih,, wanita murahan begitu di elu elu kan, sudah pasti tubuhnya sudah penuh noda"


" Heh, lo jangan asal tuduh, wanita yang ini tidak menjual diri, penyanyi di cafe ini yang memakai topeng berarti hanya menjual suara, tidak menjual kehormatannya,"


" Penyanyi malam tetap pelayan malam, sama saja"gue cabut dulu habisin tu cewek"!!


Pria yang tak lain adalah Abi itu mengetahui kalau penyanyi malam itu adalah Aini sang istri, hatinya sangat kecewa, ia tidak mengira, bahkan ia mengira istrinya telah menjual tubuhnya kepada pria hidung belang,


Ia melangkah gontai menuju mobilnya dan berniat untuk tidak pulang ke apartemennya, ia pun memutuskan untuk pulang ke apartemen Ausky,


Karena malam sudah larut ia takut membangunkan Ausky ia pun tidur di kamar tamu, , tentu saja ia bisa keluar masuk apartemen itu karena ia sudah biasa dan hafal betul code aksesnya,


Namun Ausky ternyata belum tidur, ia mendengar deru mesin mobilnya dan dengan senyuman kemenangan ia justru mengganti piyama tidurnya dengan lingerie yang sangat sexy, ia pun datang menuju kamar tamu dan masuk dengan santainya,


" Sayang, kamu pulang kesini"


" Ausky,,


Mata Abi membulat sempurna melihat keindahan di depan matanya, bagai terhipnotis, mulutnya menganga, tenggorokannya tercekat sulit menelan Saliva


Betapa tidak saat hatinya panas penuh bara api, mendadak melihat gadis cantik yang menampilkan keindahan dua gunung indah , perut langsing, leher putih jenjang, paha putih mulus, , rambut hitam tergerai, bahkan aroma musk dari parfum gadis itu membuatnya semakin mabuk, pakaian yang tipis menerawang itu membuat tiap lekuk tubuhnya terlihat jelas,


" Aku mencintaimu sayang, lakukan untukku malam ini, aku tidak perduli apapun, kau milikku malam ini sayang, "


Ausky pun mulai mendekati Abi yang masih diam duduk di tepian ranjang, ia masih termenung saat gadis itu duduk di atas pangkuannya, ia sudah menempelkan bibirnya pasrah, dan mulai menyentuh bagian sensitifnya yang sudah menegang.


Dan,,,


******


Assalamu'alaikum,


👋👋hai sayang, salam sehat, semangat,


mohon dukungannya yah, emmm masih lanjut besok, dan terimakasih,

__ADS_1


wasalam,


TBC


__ADS_2