Janda Pilihan Mama

Janda Pilihan Mama
Cemburu


__ADS_3

" Sudah berani ya mencuri ciuman"


" Laporkan saja ke komnas HAM jika tidak terima"!!


" Apa aku sedang disindir secara halus, "?!


Adrian terkekeh dan keduanya hanyut dalam canda tawa hingga tidak menyadari jika seseorang sudah berdiri di ambang pintu,


" Daddy kenapa tidak mengetuk pintu dulu"


" Ck, ini rumah sakit bukan kamar di rumah, kalian saja yang tak tau tempat huh"


" Maafkan aku pa,aku yang memulai dulu, dan tidak tau tempat"Adrian menggaruk tengkuknya yang tidak gatal,


" Kamu tidak perlu minta maaf, aku senang melihatnya seperti itu"


"Sayang apa kamu bisa carikan daddy jus buah, sekalian juga buat suami kamu"


" Iya, aku akan ke kantin"


" Adrian, aku mengambil tas kamu dari kantor polisi, dan tidak sengaja menjatuhkan dompet kamu, tapi ini foto siapa, untung aku melihatnya"


" Terima kasih pa, ini satu satunya peninggalan dari ibu angkatku"


DEG


Moreno terpaku sesaat, jantungnya seperti berdetak lebih cepat, perasaannya jadi tak karuan, panas dingin sekujur tubuhnya,


" Ada apa pa, apa papah sakit?


" Tidak, hanya sedikit gugup jika itu"ah tidak, papa baik"


" Ibu angkatku bilang itu foto kedua orang tua kandungku, bibi menitipkannya pada ibu panti dan beruntung tidak ikut terbakar saat musibah waktu itu"


JLEB


" ๐˜ˆ๐˜ฅ๐˜ณ๐˜ช๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฑ๐˜ถ๐˜ต๐˜ณ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜บ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ช๐˜ต๐˜ข ๐˜บ๐˜ข ๐˜›๐˜ถ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข ๐˜ด๐˜ถ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ข๐˜ณ ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช, ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ข๐˜ง๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข, ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฐ๐˜ฉ ๐˜›๐˜ถ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ข๐˜ฅi๐˜ฌ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข, ๐˜ฃ๐˜ข๐˜จ๐˜ข๐˜ช๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช, ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ต ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ณ๐˜ถ๐˜ด ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ช๐˜ด๐˜ข๐˜ฉ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ข ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ต๐˜ช๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ฃ๐˜ฐ๐˜ญ๐˜ฆ๐˜ฉ ๐˜ต๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช"


" Apa papa yakin baik baik saja, wajah papa pucat, sebaiknya papa periksa dokter sekalian"


"Tidak nak, papa hanya lelah saja, bagaimana luka luka kamu apa sudah tidak nyeri lagi "


" Sudah lebih baik aku akan segera pulang ke rumah saja bisa rawat jalan, disini membosankan,"


" Jangan membantah dokter dan saat kamu sudah sehat papa tidak akan mengijinkan kamu lembur jaga lagi, papa akan cari orang lain"


" Tapi pa, aku butuh kerja sampingan"


" Jika kamu butuh apa apa bilang sama papa, jangan sungkan, anggap papa ini papa kandung kamu Adrian, aku ingin kita lebih dekat, "

__ADS_1


" Saya laki laki, saya juga seorang suami yang harus bertanggung jawab, saya harus berusaha mandiri, terimakasih untuk tawaran bantuannya, tapi maaf saya belum bisa menerimanya"


" ๐˜’๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฑ๐˜ณ๐˜ช๐˜ข ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ข๐˜ณ ๐˜ฃ๐˜ช๐˜ข๐˜ด๐˜ข ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฌ, ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ๐˜จ๐˜ข ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ, ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฉ๐˜ช๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ฑ ๐˜ด๐˜ถ๐˜ด๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ข๐˜ด๐˜ข ๐˜ญ๐˜ข๐˜ญ๐˜ถ, ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฐ๐˜จ๐˜ข ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ด๐˜ข๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข๐˜ต ๐˜ช๐˜ฎ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฅ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฑ๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฐ๐˜ณ๐˜ฃ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ณ๐˜ช ๐˜ต๐˜ถ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ" ๐˜ฑ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ช๐˜ฏ๐˜จ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ญ๐˜ช ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ฎ๐˜ถ"


Lagi lagi Adrian mendapati ayah mertuanya melamun, ia sendiri melihat bagaimana ayah mertuanya menatapnya sendu, entah apa yang dipikirkan,


" Jus nya datang, ini buat daddy, dan ini buat suamiku, "


" Sayang, kamu terlihat segar dan cantik hari ini, apa kamu bahagia, "


" Aku harus bahagia dadd, hari ini aku ada jadwal periksa kandungan, aku sudah tidak sabar"


" Aku akan mengantar, aku juga ingin tau juga bagaimana perkembangan anakku di rahim mamanya"


DEG


Lagi lagi Reno harus menahan getir, ia bingung bagaiman cara mengungkapkan fakta bahwa Adrian dan Ausky saudara kandung lain ibu, dan pernikahan mereka jelas tidak boleh,


Karena frustasi ia memilih keluar dari kamar itu dan berjalan menuju taman kecil di samping rumah sakit,


" Ada apa dengan papa, mengapa dia terlihat aneh, apa yang sedang dipikirkan"


" Sudahlah daddy baik baik saja, habiskan jus nya aku ingin ke ruangan dokter kandungan apa yakin mau ikut dengan ribet membawa cairan infus itu"


" Cuma infus begitu saja gak berat, ayolah, bahkan kalau mamanya dedek mau, aku masih kuat menggendongnya hem,"


" Aaaaaaa, turunkan aku"


Mendadak tubuh Ausky melayang dan sudah berada dalam gendongan Adrian, karena takut jatuh ia pun mengalungkan kedua tangannya di leher Adrian,


Sebuah kecupan manis dan lembut mendarat di bibir ranum milik Ausky, hingga membuat jantungnya berpacu dengan cepat dan makin tak menentu,


" Sudah percaya kalau aku masih kuat"


" Turunkan aku, lukamu bisa terbuka lagi, aku ingin kita cepat pulang ke rumah jangan ceroboh"!!!


Adrian pun menurunkan tubuh bumil cantik itu dan tersenyum, menggandeng tangannya dengan tangan kanan dan melangkah keluar dengan mendorong tiang penyangga infus di tangan kiri,


Diruang dokter mereka di sambut hangat oleh dokter cantik, dokter Khumaira dokter yang pernah datang ke mansion Reno waktu Ausky sakit,


" Selamat siang dok, apa dokter Edward tidak ada,?


" Maaf nyonya, dokter Edward ada jadwal operasi dadakan beliau belum kembali dari tugasnya"


" Tidak masalah, saya ingin mengetahui perkembangan bayi di rahim istri saya secepatnya"


" Tentu tuan, silahkan nyonya berbaring"


Ausky pun menuruti semua kata dan perintah dokter muda itu, namun saat layar monitor di hadapannya muncul, ia justru nampak sedih dan sendu mengingat Abi, pria yang sangat ia cintai dan ayah biologis dari bayi itu, bahkan Abi belum pernah menjumpainya sekalipun hingga usia kandungannya genap berusia tujuh bulan,

__ADS_1


" Nyonya, apa anda baik baik saja, lihatlah bayi anda dia lincah dan sehat, dan anda harus mempersiapkan diri dua bulan lagi anda akan menjalani persalinan, semoga nanti kedepannya bisa melahirkan secara normal"


" Tidak dok, saya takut sakit, saya ingin melahirkan secara cesar saja, "


" Ma, melahirkan cesar itu memang tidak sakit,tetap saja sakit sesudahnya, tapi tidakkah mama ingin mencoba melahirkan normal, banyak wanita baik baik saja setelah melahirkan secara normal, ia juga bisa merasakan menjadi wanita yang sesungguhnya"


" Tidak, aku ingin melahirkan cesar saja dok, yang hamil aku, yang menentukan juga aku"


Adrian mulai membayangkan bagaimana biaya persalinan secara cesar tentu sangat mahal, sedangkan gajinya satu bulan tentu belum cukup untuk itu, namun ia sudah bertekad tidak ingin meminta bantuan pada papa mertuanya,


Setelah menjalani rangkaian pemeriksaan, akhirnya dokter muda itu menjelaskan beberapa poin,


" Maaf tuan dan nyonya,berkaitan dengan persalinan, mungkin di usia kehamilan nyonya saat ini berhubungan dengan suami akan sangat membantu proses persalinan, dan tentunya melakukannya dengan pelan, agar tidak terjadi guncangan"


" Apa,,,?????


Ausky saling pandang dengan Adrian dan menjawab dengan serentak secara bersamaan, wajah keduanya bagai tomat matang, menahan rasa malu,


Saat yang sama dokter muda itu justru sedang tersenyum melihat pasangan di depannya, dan mata teduhnya justru sedang menatap wajah tampan Adrian,


" ๐™ฎ๐™– ๐™๐™ช๐™๐™–๐™ฃ ๐™ข๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฅ๐™– ๐™–๐™ ๐™ช ๐™™๐™ž ๐™ฅ๐™š๐™ง๐™ฉ๐™š๐™ข๐™ช๐™ ๐™–๐™ฃ ๐™ก๐™–๐™œ๐™ž ๐™™๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™ฅ๐™ง๐™ž๐™– ๐™ฉ๐™–๐™ข๐™ฅ๐™–๐™ฃ ๐™ž๐™ฃ๐™ž, ๐™™๐™–๐™ฃ ๐™–๐™™๐™– ๐™–๐™ฅ๐™– ๐™™๐™š๐™ฃ๐™œ๐™–๐™ฃ ๐™™๐™ž๐™ง๐™ž๐™ ๐™ช, ๐™™๐™ž๐™– ๐™ฉ๐™š๐™ก๐™–๐™ ๐™ข๐™š๐™ข๐™ž๐™ก๐™ž๐™ ๐™ž ๐™ž๐™จ๐™ฉ๐™ง๐™ž"


Setelah berbasa basi dan mendapat resep obat dan vitamin, Adrian menuntun kembali sang istri menuju kamarnya, sebisa mungkin ia menutupi perasaan dan pikirannya tentang biaya persalinan,


" Dokter itu menatap aneh sama papah,menyebalkan'"


" What,, your happen honey?


" Pura pura gak tau lagi, besok lagi aku gak mau di periksa sama dokter itu, apa gak ada cowok lain, menatap laki orang kaya gitu hih"


" Oh, ceritanya lagi cemburu nih,


" mana ada, cemburu"


" Yakin,,


" Apaan sih, aku memang gak semuda dan secantik dia,


" Lo kok kemana mana, dari pada marah marah gak jelas, kenapa gak coba saran dari dokter tadi, agar mudah saat persalinan"


" Apa,,,????


Adrian hanya cengengesan saat sang istri justru melotot tajam ke arahnya,


******


Happy reading๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜๐Ÿฅฐ


TBC

__ADS_1


__ADS_2