Janda Pilihan Mama

Janda Pilihan Mama
Pertemuan


__ADS_3

Sementara itu di mansion Kayla suasana sudah berubah drastis, yang biasanya sepi mendadak menjadi rame karena Aisyah datang bersama keluarga kecilnya,


Namun sebuah kejutan juga mendatangi Kayla karena sore itu Abi datang membawa menantu kesayangannya, Aini,


" Mama, aku merindukan mama, hiks, hiks,,


" Sayang putri mama, mama juga merindukan kamu nak" akhirnya tuhan mengabulkan doa doa wanita tua ini , kamu kembali pada mama, dan tolong jangan tinggalkan mama lagi"


Aini memeluk mama mertuanya dan mereka melepas rindu setelah beberapa bulan tidak bertemu,


" Bagaimana kandungan kamu nak, apa baik baik saja, dan ingat jangan kelelahan apalagi stres, putra mama yang brengsek itu tak akan mama biarkan menyakiti kamu dan cucu mama lagi"


" Apaan sih ma,, sama anak sendiri tapi kok gitu ngomongnya, siapa sebenarnya yang anak kandung mama,aku atau istriku"


" Oh ya, mama lupa kalau melahirkan seorang bayi laki laki dulu, dulu dia begitu tampan dan menggemaskan tapi dunia sudah mengubahnya, hingga mama lupa pernah melahirkannya"


" Huh, dasar pilih kasih"


" Udah ma, aku dan mas Abi akan baik baik saja, kecuali kalau ada wanita itu lagi dalam rumah tanggaku"


" Bilang mama kalau wanita ular itu mengganggumu, sebenarnya aku tau sebuah rahasia tentang wanita itu, jadi mama akan dengan mudah menghancurkannya jika mama mau"


" Apa maksud mama, dan rahasia apa yang mama sembunyikan"


" Sudahlah, itu tidak penting, sekarang kalian istirahat dulu di kamar, mama akan menyuruh pelayan agar memasak makan malam yang lezat untuk putri mama"


Aini hanya mengangguk dan mendorong kursi roda suaminya masuk kedalam kamar, ia pun segera melepas sepatu sang suami dan menyiapkan baju ganti untuknya,setelah itu ia juga harus membantunya untuk mandi"


" Saat aku sembuh nanti, aku yang akan melayani istriku, aku berjanji"


" Sudahlah janji itu tidak penting, cukup bagiku kesetiaan kak Abi, jangan membohongi aku lagi hal sekecil apapun itu aku tidak akan menerima kebohongan dan penghianatan"


" Ingatkan aku jika aku salah, aku siap mendengarkannya"


Aini mendorong kursi roda menuju kamar mandi,


" Angkat tanganmu kak, buka pakaianmu aku akan menggosok punggungmu,"


" Celanaku bagaimana, masak aku mandi masih pakai segitiga"


" Hah,


Aini memalingkan wajahnya karena menahan rasa malu dan itu membuat Abi terkekeh,


" Untuk apa mami baby malu, ini kan masih sama wujudnya seperti tadi siang, lihatlah"!!

__ADS_1


" Apaan sih, bagian itu gosok sendiri aku ga mau, "


" Ayolah mam, tanganku lagi pegal, masak gitu aja ga mau,, nanti kalau aku mandinya ga bersih terus gatal gatal kulitku bagaimana?


" Dasar manja,,


Aini pun mendekati sang suami dengan canggung, ia mencoba membuka segitiga biru pengaman junior milik sang suami, matanya mulai terpejam dan Abi pun tersenyum geli melihat tingkat kepolosan sang istri, dalam hati ia merutuki kebodohannya pernah meragukan istrinya bahkan tega menyakitinya,


" Mami baby harus membiasakan diri melihatnya, ini hanya milik mami baby sekarang"


Aini hanya diam dan terus memejamkan mata, namun tangannya terus bergerak lembut membersihkan tiap sudut tubuh sang suami,


Hatinya mulai menghangat meski ia melakukannya dengan ragu dan canggung, sudah sangat lama ia menantikan momen di sayangi suaminya,


" Ahhh,,,


" Ada apa kak, apa aku terlalu kasar menggosoknya"


" Tidak sayang, tapi ini,, ia,, ia si junior terbangun karena sentuhan tangan mami baby, terus gimana dong kalau ga mau bobok lagi"


" Ihhhh,, dasar mesum, aku keluar mandi sendiri, di bantu bukanya terimakasih malah modus"


" Please sayang, tanggung jawab ya"


" Gak, ini hampir shalat asyar,baru juga berapa jam udah mau nambah lagi"


*****


Ditempat lain seorang wanita tengah berjalan sendiri di sebuah trotoar sore itu udara nampak terasa lebih segar dari biasanya, karena mungkin cuaca mendung, hembusan semilir angin yang terkadang sedikit kencang membuat bulu kuduk berdiri, saat hendak menyeberangi jalan, tanpa ia sadari seorang pengendara motor tiba tiba ngebut dan,


" Aaaaaaahhhhh


Wanita itu terpental ke bahu jalan dan tubuhnya terjerembab di jalan aspal,


Namun sayang rintihan wanita itu tidak di pedulikan oleh sang pengendara motor tersebut ia justru meninggalkan wanita paruh baya itu kesakitan sendirian,


Adrian menghentikan laju mobilnya saat melihat seorang wanita paruh baya terkapar di jalanan,


" Siapa wanita itu, tega sekali orang yang sudah menabrak tanpa bertanggung jawab"


" Apa kita akan menolongnya"?


" Tentu saja, mengapa tidak wanita itu membutuhkan pertolongan"


Adrian pun berhenti dan segera membawa wanita itu masuk kedalam mobil karena ia sudah tak sadarkan diri, ia pun melajukan mobilnya menuju rumah sakit terdekat,

__ADS_1


Sesampainya di rumah sakit wanita itupun segera mendapatkan pertolongan pertama dari dokter,


" Aku lelah, aku ingin pulang tapi bagaimana dengan wanita itu"?


" Baiklah, aku akan mengantar mama dedek pulang, setelah itu aku akan kembali kesini untuk mengurus wanita itu, paling tidak setelah ia sadar aku bisa menghubungi keluarganya"


" Lihatlah nak, papa Adrian baik sekali besok jika kamu sudah besar kamu harus mengikuti jejaknya hem"


Ausky mengelus perutnya dan bicara pada sang buah hatinya,


Sementara Adrian tersenyum sendiri melihat interaksi sang istri dan bayi dalam kandungannya,


Mereka menitipkan wanita itu pada pihak rumah sakit dan bergegas menuju mobilnya untuk segera pulang,


" Aku ingin membeli sesuatu dulu di mall depan situ sebentar saja,"


" Apa lagi yang ingin mama dedek beli katanya lelah"


" Ayolah sebentar saja, aku melupakan sesuatu, cream malam punyaku habis"


" Hem, baiklah,tapi jangan lama lama nanti mama dedek kelelahan"


Adrian menepikan mobilnya dan masuk menuju parkiran mobil yang ada di mall tersebut, ia ingin ikut masuk namun Ausky melarangnya, karena hanya barang sepele saja yang ingin beli,


" ๐˜”๐˜ข๐˜ข๐˜ง, ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜จ๐˜ฌ๐˜ช๐˜ฏ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ด๐˜บ๐˜ฐ๐˜ฌ ๐˜ด๐˜ข๐˜ข๐˜ต ๐˜ต๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข ๐˜ถ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜บ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ณ๐˜ถ๐˜ด ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ข๐˜ณ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ถ๐˜ฏ๐˜ต๐˜ถ๐˜ฌ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ซ๐˜ข๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฏ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ต๐˜ช, ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ต๐˜ข๐˜ถ ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฎ๐˜ถ ๐˜ฉ๐˜ข๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ช๐˜ญ๐˜ช๐˜ฌ๐˜ช ๐˜ถ๐˜ข๐˜ฏ๐˜จ ๐˜ต๐˜ข๐˜ฌ ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ข๐˜ฑ๐˜ข, ๐˜ซ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ซ๐˜ข ๐˜ด๐˜ฆ๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ช๐˜ณ๐˜ช"


Ausky melangkah masuk dan segera mencari barang barang yang ingin ia beli, namun langkahnya terhenti ketika tanpa sengaja melihat pria di atas kursi roda dan wanita di sebelahnya,


Ausky mematung sesaat, hingga pertemuan pun tak bisa terhindarkan lagi, karena pria yang tak lain Abi itu pun tanpa sengaja menuju ke arahnya,


DEG


DEG


DEG


" A,, Abi,,,, i,, i ni kamu,,


" Sky,, ka,, kamu disini,, "


Hingga tatapan Abi pun jatuh ke arah perut Ausky,


Keduanya pun terdiam dan hanya saling menatap, entah pikiran seperti apa yang sedang berkecamuk di dalam kepala mereka masing masing, sementara Aini tetap berdiri tenang dan mengusir kegugupannya menata perasaan hatinya, saat bertemu dengan wanita yang sedang mengandung benih sang suami,


*****

__ADS_1


Happy reading๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜


TBC


__ADS_2