Janda Pilihan Mama

Janda Pilihan Mama
Maafkan Aku


__ADS_3

Usai menangis dan mengomel sendiri Adriana membersihkan tubuhnya untuk menunaikan kewajibannya, namun ia juga kesal karena dua sosok tubuh yang tidur diatas bad hospital itu tak juga bangun, bahkan peralatan medis yang terpasang di tubuh sang kakak masih cukup ribet untuknya tidur berdua di atas ranjang itu,


Ia pun keluar perlahan dari ruangan berniat mencari kantin untuk membeli minuman hangat, namun baru beberapa langkah ia berpapasan dengan Reno ayah mertua sang kakak,


" Pagi tuan, "


" Pagi nona Adriana, nona mau kemana"


" Saya mau ke kantin, untuk membeli minuman hangat" dan kak Adrian sepertinya sudah tersadar semalam, "


" Syukurlah, aku yakin dia akan selamat, aku akan melihatnya, nona tunggu di kantin nanti aku menyusul"


" Baik tuan, aku juga belum bicara dengan kakak,saat dia tersadar mungkin aku sudah tidur, dan kakak ipar yang mungkin tau waktu kak Adrian bangun dari koma"


Reno perlahan membuka pintu ruang rawat inap Adrian dan mulutnya menganga melihat pemandangan yang menakjubkan itu, dimana Ausky tertidur nyaman disamping Adrian dan tangan Adrian diatas perutnya yang membesar,


Reno tersenyum simpul dan menutup pintu perlahan bergegas pergi untuk menyusul Adriana yang pergi ke kantin,


Di kantin Adriana sedang mengirim pesan pada Aini juga Raymon, saat pria paruh baya itu mendekati dan duduk di hadapannya,


" Apa kakak dan kakak ipar belum bangun, aku akan marah sekali dengan kak Adrian, bagaimana tidak, dia menikah dan bahkan sudah membuatkan keponakan untukku, tapi dia mengabaikan aku"


" He he, tenanglah nona, pernikahan mereka itu dadakan, dan keduanya, baik kakak kamu maupun ipar kamu belum yakin,hal itu terjadi karena kecelakaan yang menimpa putriku Ausky"


" Maksud tuan kakak ipar kecelakaan mobil begitukah tuan"


" Bukan seperti itu nona, biar lebih jelas nanti saat kakak kamu sudah sehat kamu minta penjelasan langsung darinya"


" Jangan panggil saya nona, panggil Ana saja tuan, saya bukan nona muda dari keluarga kaya, jadi sebutan nona itu tidak pantas untuk saya"


" Kamu dan kakak kamu sama sama orang baik, ikutlah tinggal di rumah kami saja,kamu bisa dekat dengan kakak kamu setiap hari"


" Terimakasih tuan, saya punya sedikit pekerjaan dan juga kuliah, saya tinggal di yayasan sosial saja di sana tenaga saya sedikit berguna"


" Baiklah, tapi tinggallah sementara kakak kamu belum sehat, jadi bisa membantu merawatnya, "


" Apa kakak ipar tidak bisa, "?


" Semoga, tapi kakak ipar kamu gadis manja aku tidak yakin karena selama ini Adrian yang lebih melayani istrinya, tapi bukan apa apa Adrian pria yang baik dan bertanggung jawab, jadi ia memanjakan kakak ipar kamu berlebihan"


" Apa tuan tidak membedakan status sosial kami berdua, kami hanya orang miskin bahkan kami tidak tau dimana bapak ibu kami berada, masih hidup apa sudah tiada"

__ADS_1


Adriana menunduk sedih, dan Reno merasa kasihan entah mengapa dia merasa sedih melihat gadis belia itu, ada getaran aneh yang ia rasakan dan ia sendiri tidak tau rasa apa yang sebenarnya,


" Jangan bersedih kamu bisa anggap aku ini ayah kamu, kamu juga bisa tinggal di rumah dengan kakak kamu,tapi di rumah tidak ada ibu, istriku pergi saat Ausky masih berumur 5 tahun,


Lagi lagi Reno mendekat dan duduk di sebelah Adriana, ia merengkuh pundak kecil itu dan mengusap lembut, dan entah dorongan dari mana Adriana menyandarkan kepalanya pada pundak pria paruh baya itu,


" ๐˜ˆ๐˜บ๐˜ข๐˜ฉ, ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ช๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ข๐˜บ๐˜ข๐˜ฉ ๐˜ข๐˜ฅ๐˜ข ๐˜ฅ๐˜ช ๐˜ด๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ฃ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ด๐˜ข๐˜ฎ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ, ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ข๐˜ช ๐˜ต๐˜ถ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ช ๐˜ข๐˜บ๐˜ข๐˜ฉ๐˜ฌ๐˜ถ, ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ญ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข, ๐˜ข๐˜ฌ๐˜ถ ๐˜ฎ๐˜ฆ๐˜ณ๐˜ช๐˜ฏ๐˜ฅ๐˜ถ๐˜ฌ๐˜ข๐˜ฏ๐˜ฏ๐˜บ๐˜ข"


****


" Kenapa kak Abi sudah di sini"?


" Ini jadwal kamu periksa kandungan aku ingin memastikan kalau anakku baik baik saja dan sehat"


" Kak,, maafkan aku, bukan aku ingin jadi istri durhaka, tapi ini sulit sekali bagiku, aku sudah ikhlas dan memaafkan semua perlakuan kak Abi di masa lalu, tapi bukan berarti kita bisa bersama lagi"


" Berapa kali bahkan seribu kali pun kamu menolak, aku akan tetap datang untuk bisa dekat dengan anakku"


" Apa kak Abi tidak ingat, ada anak kak Abi di rahim wanita lain, dia juga butuh kak Abi, anakku bisa tanpa kak Abi, ia sudah tidak diakui oleh ayahnya sendiri sejak keberadaanya"


" Aku belum pernah ber ucap tidak mengakuinya, aku hanya ragu kita hanya berhubungan sekali saja waktu itu, apa karena istriku terlalu menikmatinya hingga benihku sangat nyaman dan bertahan di dalam rahim kamu"


" Eh,, apaan sih kak, ngelantur kalau saja aku tidak di jebak oleh orang jahat itu, dan jika bukan karena om Fahmi memaksa, suamiku bahkan tidak sudi menyentuh istrinya sendiri"


" Suamiku pulang saat aku sudah pulas tertidur, suamiku pergi lagi saat aku belum sempat terbangun"


" Aku hanya bisa memeluk dan mencium aroma tubuh suamiku yang tertinggal di bantal dan selimut saja"


" Maafkan aku, dan beri aku kesempatan ke dua Ni,, aku sudah mulai menjalani terapi dokter bilang aku masih bisa sembuh dan berjalan lagi, dan hanya kamu juga bayi kita yang jadi penyemangat hidupku saat ini"


" Apa kak Abi pikir akar yang telah kering dan mati bisa menghidupkan batang, menumbuhkan daun, lagi?


" Aku akan mencoba, dan sampai kapanpun aku tidak ingin bercerai dari istriku, ayo kita berangkat mobil sudah siap di luar,"


Abi meraih kedua tangan sang istri dan mencium berkali kali, dan membawa keatas pundaknya, ia pun menunduk mencium perut Aini yang sudah sedikit membuncit,


"Maafkan papi sayang,, kamu dan mami berhak hukum papi apa saja, asal jangan tinggalkan papi, papi mohon sayang, setelah ini papi dan hidup papi hanya untuk kalian berdua, papi tidak peduli walau seumur hidup dibenci oleh mami kamu, papi memang bukan orang baik, tapi papi akan berusaha menebus semua kesalahan papi"


Abi terus menempelkan wajahnya pada perut istrinya tak terasa butiran demi butiran air bening lolos membasahi pipi keduanya, Abi membawa tubuh sang istri yang bergetar keatas pangkuannya, mereka menangis berdua dan saling berpelukan,


" Maafkan aku, dan beri aku kesempatan kedua,demi bayi kita, aku mohon,hanya kalian berdua masa depan aku,"

__ADS_1


Abi mengeratkan pelukan dan menyembunyikan wajahnya pada tubuh sang istri,


" Sudah jangan menangis lagi, ini membuatku sakit, setelah ini aku tidak akan membiarkanmu menangis, sekarang bersiap, kita sudah terlambat"


" Kak, aku tidak ingin terlihat lemah seperti anak kecil yang mudah di bujuk oleh sebuah permen,aku harus pastikan dulu tentang wanita yang juga mengandung anak kak Abi itu,aku tidak ingin saat bayiku lahir nanti, ia melihat ketidak adilan di dalam keluarganya,"


Abi hanya diam tidak bisa berkata apapun, meskipun dalam hatinya berkecamuk,


" Aku memang tidak akan mudah membuat kamu percaya padaku, tapi aku akan membuktikan ucapanku, dia sudah menikah dengan pria lain, aku tidak akan menghancurkan pernikahannya,dan saat kamu tau pria mana yang menikahinya maka kamu pun pasti sangat menyayangkan jika aku mengganggunya, dia terlihat tulus menyayangi bayiku yang ada di rahim Ausky"


" Siapa pria itu kak, apa aku mengenalnya"?


" Kamu sangat mengenalnya, dia orang baik yang pernah menyelamatkan nyawa kamu,?


Aini mengerutkan keningnya.


" Katakan saja siapa dia, aku penasaran dan takut juga dia hanya dimanfaatkan"


" Sepertinya tidak seperti itu, aku melihat sendiri, dan anak buahku sudah menyelidikinya, dia memang pria yang baik, bahkan dia menolak pemberian harta ayah mertuanya yang kaya raya,"


" Katakan saja dan aku harus memastikannya"


" Baiklah, tapi ada syaratnya, hem,,cium dulu"!!!


" Kak jangan ngada ngada, jujur sama aku apa salahnya, apa memang aku pantas, selalu di bohongi seperti yang sudah sudah di masa lalu"?


" Tidak, dan baiklah, untuk wanita yang sudah mengandung anakku, apapun akan kulakukan"


" Orang yang sudah menikahi Ausky adalah,, Adrian, kakak Adriana"


Aini melongo tak percaya dengan pendengarannya, ia sedikit ragu,


" Apa itu mungkin dan kenapa bisa, dia pria yang baik mengapa harus menikahi wanita yang bahkan sudah hamil di luar nikah, apakah dia terpaksa demi uang, atau ancaman,"?


" Sayang, jangan berburuk sangka, jika ada waktu kamu boleh tanyakan langsung padanya, saat ini dia masih dirawat di rumah sakit, kamu bisa menjenguknya "


Aini hanya terdiam mencerna, ucapan suaminya,tanpa sadar ia masih terduduk di atas pangkuannya, hingga tanpa sadar ada sepasang mata memandang jengah dan nampak tidak suka,


****


happy reading๐Ÿฅฐ๐Ÿ˜

__ADS_1


TBC


__ADS_2