Kasih Tak Sampai

Kasih Tak Sampai
10


__ADS_3

Pagi hari..


"Huhh, rasanya hari ini aku malas banget mau gerak," kataku mengeluh.


Seperti Inikah rasanya cinta yang bertepuk sebelah tangan, setelah bertahun-tahun aku memendam perasaan dan akhirnya hanya sakit yang ku rasakan. Mungkin kalau hanya rasa sakit saja aku masih bisa untuk mengobatinya, tapi sekarang ini bukan hanya rasa sakit saja melainkan kecewa. Aku sangat kecewa setelah mengetahui kenyataannya, semula ku kira cintaku berbalas tapi malah justru sebaliknya, aku telah salah menilai kebaikan dan perhatian dia selama ini terhadapku. Bagaimana bisa aku menerima kenyataan ini 😭 cinta pertama ku bertepuk sebelah tangan. Arrgghtt!!!!!!!! Hatiku menjerit sakit, rasanya seperti ingin lari, lari sejauh mungkin.


"Sudahlah Nia, move on! Masih banyak cowo lain di dunia ini,"


Masih dengan tatapan kosong sambil melihat seisi ruang kamar, hati dan pikiran ku tak bisa berhenti untuk memikirkan semuanya. Aku tak sanggup menerima kenyataan di saat aku benar-benar telah menyayanginya.


Tok.tok.tok


" Kak," seseorang memanggil dari luar kamar.


Seperti nya itu suara Sarah, kenapa dia mencariku sepagi ini?


"Iya, masuk aja ga di kunci kok pintunya,"


"kakak kenapa belum mandi sih, udah siang juga emang ga kuliah hari ini?" tanya sarah.


"Kakak libur hari ini ga ada kuliah, adek udah mau berangkat?! Ya udah sana hati-hati," kataku menjawab.


"Ihh, apaan sih kak. Kakak udah di cariin tuh sama ibu, di suruh sarapan. Kalau iya pun libur mandi lah sana jorok banget sih jam segini masih tiduran aja. Bau tau," kata sarah dengan nada jengkel.

__ADS_1


"Iya adekku yang cantik, bilang sama ibu nanti kakak sarapan ini mau mandi dulu,"


Kemudian Sarah pun berjalan keluar meninggalkan kamarku sambil menutup kembali pintu kamar lalu aku pun segera pergi untuk mandi dan sarapan pagi.


"Loh kak, hari ini ga kuliah?" Tanya ibu padaku.


"Ngga bu, ga ada kelas hari ini. Jadi hari ini ga ke kampus, aku mau di rumah aja sekalian mau ngerjain tugas,"


"Loh, ibu pikir kamu kuliah hari ini makanya itu di depan ada nak Andri dari tadi nungguin kamu," kata ibu lagi.


"Hah (melongo)... Andri disini bu,"


Aku sedikit kaget mendengar ada Andri disini, oh iya aku lupa bilang semalam kalau hari ini aku ga ada kelas jadi aku ga ke kampus.


"Emm, bu aku ke depan bentar ya mau nemuin Andri dulu kasian dia nanti terlambat, kemarin Nia lupa bilang kalau hari ini nia ga ada kelas,"


Aku bergegas jalan ke depan untuk menemui Andri, dan Deg. Deg. Deg. Tiba-tiba aku merasa rasa sakit dan kecewa itu muncul kembali. Ah, bagaimana ini? Apa yang harus ku katakan padanya? Bagaimana menjelaskannya? Lidahku seakan menjadi keras tak bisa untuk berkata-kata, ketika ku lihat dia sedang duduk sambil memainkan gadget nya, ahh tenang lah nia..


"Emm, Andri?! Sorry gue hari ini," belum sempat meneruskan omongan ku,


"Loh, Nia kok kamu belum ganti baju, cepat sana ganti nanti telat loh sampai nya," kata Andri padaku.


"Sorry ndri gue ga kuliah hari ini,"

__ADS_1


"Lo sakit? Ya ampun, kenapa ga bilang sama gue tadi malam," kata Andri.


"Ngga kok gue sehat-sehat aja ini, cuma emang hari ini ga ada kelas, maaf aku lupa ngomong sama kamu tadi malam,"


"Oh, ku pikir lo sakit makanya ga kuliah. Soal tadi malam gue harap lo jangan marah ya,"


Kata Andri.


"Iya, santai aja. Ya udah sana kamu berangkat nanti telat loh,"


"OK, see you" Jawab Andri singkat.


Aku mencoba kuat untuk hati dan perasaan.


Aku harus menerima kenyataan, perasaan ini harus terkubur dalam-dalam.


Tapi apa aku bisa menghilangkan rasa ini 😔


Terima kasih dan mohon dukungan nya🙏


Like, follow dan comment 👍


Kritik dan saran di terima. 👍

__ADS_1


__ADS_2