
Kartini sudah berada di teras rumah dengan sebuah tas kerja dari Lutfhi serta sepatunya. Dia terlihat begitu antusias untuk menunggu kedatangan dari Lutfhi yang akan segera keluar dari dalam rumah. Kartini sudah tidak sabar untuk melihat wajah tampan dari Lutfhi tentunya akan terlihat semakin gagah saat mengenakan sebuah jas serta dasi panjangnya.
Kartini terlihat begitu semangat saat mulai mendengar suara sepatu yang terdengar dari dalam rumah. Dia mengira suara itu berasal dari suara sepatu Lutfhi. Kartini pun begitu bersemangat untuk bisa melihat bagaimana dirinya siap menyambut kedatangan dari Lutfhi yang hampir tiba. Dia tersenyum dengan begitu lebarnya. Tubuhnya pun terlihat siap dalam menerima kedatangan dari Lutfhi.
Namun Lutfhi yang di tunggu, ternyata tidak kunjung keluar. Justru suara sepatu yang terdengar mirip suara sepatu kerja itu, ternyata adalah suara dari ayah Lutfhi. Kartini sedikit kecewa, walaupun senyumannya tetap dia berikan pada ayah Lutfhi.
Ayah Lutfhi yang melihat bagaimana perhatiannya seorang Kartini. Tentu terlihat begitu bahagia dengan apa yang di lakukan oleh perempuan itu. Dia melihat bagaimana Kartini begitu serius dalam menunjukkan rasa cintanya pada seorang Lutfhi. Dia sadar, tidak mudah bagi Lutfhi untuk bisa mencintai Kartini. Tapi ayahnya itu yakin, Lutfhi akan segera jatuh cinta dengan Kartini. Apalagi perhatian yang di berikan oleh Kartini pada Lutfhi terlihat begitu nyata adanya. Dia pun berharap mereka akan segera menikah, walaupun itu sedikit terlalu cepat.
__ADS_1
Akhirnya Lutfhi yang di tunggu oleh Kartini pun tiba. Dia datang dengan semua yang Kartini bayangkan. Bagaimana Lutfhi terlihat begitu mempesona dengan setelan jas berwarna hitam. Begitu juga aroma wangi parfum yang pakai oleh Lutfhi. Wangi itu langsung membuat Kartini semakin mengangumi sosok Lutfhi yang begitu mempesona.
Kartini tersenyum melihat penampilan Lutfhi di pagi ini. Namun tiba-tiba dia menjadi salah tingkah, saat Lutfhi bertanya akan senyuman yang spontan terlihat di wajahnya. Kartini bingung untuk menjawab pertanyaan dari Lutfhi. Sebab dia tersenyum akan Lutfhi yang terlihat begitu mempesona serta memiliki wajah yang rupawan.
Kartini yang tidak ingin semakin salah tingkah, terlihat mulai memberikan satu persatu peralatan kerja yang akan di gunakan oleh Lutfhi. Pertama tentu dia memberikan sepatu Lutfhi yang sama sekali tidak bau. Dia pun memberikan sepatu itu dengan perasaan yang begitu gembira. Tidak ada rasa canggung, sebab Irpan meminta pada Kartini untuk bisa bersikap biasa saja pada Lutfhi. Mungkin dengan cara itu, Lutfhi akan mulai menyukai seorang Kartini. Dia akan lebih baik dalam menerima Kartini sebagai pasangan yang akan bersama dengan dirinya.
Lutfhi terdiam saat Kartini mulai memberikan sedikit pertolongan pada Lutfhi. Apalagi saat dia melihat celana Lutfhi yang terdapat sedikit sisa benang. Perempuan itu terlihat begitu perhatian pada Lutfhi. Itu yang membuat Lutfhi mulai berpikir berbeda. Walaupun rasa itu sama sekali belum ada dalam hatinya.
__ADS_1
Begitu Lutfhi selesai dengan sepatunya, kini Kartini memberikan tas kerja Lutfhi. Tidak ketinggalan, Kartini juga membersihkan tas kerja dari Lutfhi. Dia begitu telaten dalam membersihkan tas itu. Ada sedikit poin tambahan yang di berikan oleh Lutfhi akan Kartini. Dia terlihat semakin terpesona akan kebaikan yang di lakukan oleh Kartini pada dirinya.
Saking fokusnya Lutfhi memperhatikan Kartini, dia terlihat sempat terpaku akan apa yang di lakukan oleh Kartini pada dirinya. Lutfhi benar-benar di perlakukan seperti seorang raja saat berada di dekat Kartini. Itu yang membuat Lutfhi semakin terpesona akan apa yang di lakukan oleh Kartini.
Namun Kartini tentu belum dapat mengambil hati dari Lutfhi saat dia belum bisa menandingi Lutfhi dalam bermain game online. Dia membutuhkan seorang pasangan yang bisa di ajak untuk bermain game online. Bukan sekedar memberi perhatian semata ataupun sek yang di butuhkan oleh seorang pasangan. Namun harus juga bisa menandingi dirinya dalam bermain game online.
Kartini siap membuktikan itu semua dalam waktu seminggu ke depan. Dia yang akan di bantu oleh Irpan, sudah tidak sabar untuk menunjukkan kemampuan dirinya dalam bermain game online. Kartini siap memberikan yang terbaik pada Lutfhi.
__ADS_1