
Dengan sebuah ransel berwarna hitam dengan ukuran yang cukup besar. Aldi terlihat begitu bahagia bisa di izinkan untuk tinggal di rumah Lutfhi yang terkenal besar tersebut. Dia pun sudah tidak sabar untuk bisa tinggal di rumah orang kaya. Ini adalah hal yang tidak pernah di bayangkan oleh Aldi sebelumnya. Mungkin untuk masuk ke rumah orang kaya saja tidak pernah terbayang olehnya. Apalagi bisa jadi salah satu penghuni dari rumah tersebut. Tentu itu adalah hal yang tidak pernah ada dalam impiannya.
Aldi begitu terpesona dengan kemegahan dari rumah Lutfhi. Bahkan dia merasa halaman rumah Lutfhi memiliki luas 5 kali dari rumahnya. Apalagi saat Aldi mulai menapaki menuju bagian teras rumah Lutfhi. Dia merasakan perasaan yang begitu bahagia. Aldi benar-benar merasa seperti sedang berada di rumah seorang raja. Di mana rumah itu terlihat begitu megah serta memiliki halaman yang luas.
Aldi yang di antar oleh seorang satpam di rumah Lutfhi. Terlihat masih belum bisa merasakan perasaan kagum atas kemegahan dari rumah Lutfhi tersebut. Sampai saat satpam itu meminta Aldi untuk menekan bel rumah Lutfhi. Dia terdiam dengan wajah bingung. Sebab dia tidak pernah tahu bentuk bel di rumah orang kaya seperti Lutfhi.
Akhirnya satpam itu pun membantu Aldi dalam menekan bel tersebut. Sehingga dia tidak harus bingung untuk bisa memanggil orang yang ada di dalam rumah. Satu tekanan bel saja cukup untuk membuat semua orang yang ada di dalam rumah Lutfhi mendengar.
Salah satu pembantu di rumah Lutfhi pun langsung segera bergegas ke arah pintu untuk membuka pintu tersebut. Dia terkejut saat membuka pintu rumah, melihat bagaimana ada sosok pria tampan yang berdiri di depan pintu. Pria muda itu nampak menggoda dirinya, sehingga dia merasa begitu beruntung bisa membuka pintu rumah di hari ini.
__ADS_1
Aldi yang tentu bingung dengan apa yang di lakukan oleh pembantu tersebut. Dia terlihat begitu sumringah dengan apa yang di lihatnya dari Aldi. Aldi yang memiliki wajah rupawan, menjadi daya tarik bagi lawan jenisnya saat melihatnya. Aldi pun kerap membuat beberapa wanita luluh dengan wajah tampannya tersebut.
"Maaf Mbak, boleh saya tanya sesuatu?" tanya Aldi dengan wajah bingung.
Pembantu Lutfhi yang bernama Riska itu pun langsung terkejut dengan pertanyaan yang di ajukan oleh Aldi. Hingga dia pun langsung menjawab dengan penuh semangat.
"Iya Mas, ada yang bisa saya bantu?" tanya balik Riska.
"Benar Mas. Ada keperluan apa Mas mencari pak Hermawan?" tanya Riska kembali.
__ADS_1
"Jadi saya ini adalah adiknya Kartini. Saya ingin bertemu dengan beliau." jawab Aldi.
Begitu mengetahui jika Aldi adalah adik dari Kartini. Riska pun langsung membawa Aldi menuju ke ruang tamu. Tentu Riska ingin mempertemukan Aldi dengan Kartini di ruangan tersebut. Apalagi Aldi adalah seorang yang menurut Riska adalah penting bagi Kartini. Jadi tidak ada alasan lagi untuk Riska tidak membawa Aldi menuju ruang tamu. Dia harus segera membawa Aldi ke ruangan tersebut.
Tiba di sana, Riska langsung meminta Aldi untuk duduk di sofa yang ada. Sementara dirinya siap memanggil Kartini untuk bersama dengan Aldi. Riska pun terlihat begitu bersemangat untuk mempertemukan Kartini dengan Aldi. Apalagi Riska bisa mencaritahu seputar Aldi dari Kartini. Hal yang tentu akan menarik dalam perjalanan cinta seorang Riska.
Kartini pun begitu bahagia saat bertemu dengan Aldi. Dia memeluk tubuh adiknya tersebut, sebelum memperkenalkan Aldi pada seluruh anggota keluarga dari pak Hermawan.
Aldi yang bersikap dengan begitu ramahnya, membuat semua orang terpesona pada dirinya. Mereka pun secara terbuka menerima Aldi untuk tinggal di rumah bersama Kartini. Tidak ada hal yang membuat mereka merasa tidak harus menerima Aldi. Sebab Aldi adalah orang yang terlihat begitu sopan serta memiliki kemampuan yang baik dalam menyesuaikan diri. Kartini juga merasa begitu bahagia dengan kedatangan dari adiknya tersebut.
__ADS_1
Kartini pun langsung membawa Aldi menuju paviliun rumah. Tempat itu akan menjadi tempat yang paling cocok untuk Aldi yang seorang anak muda. Mungkin dia akan banyak menghabiskan waktunya di sana. Walaupun sesekali Aldi akan menjadi tulang kebun yang akan mengurusi halaman serta beberapa kebun kecil milik dari keluarga besar Lutfhi di belakang rumah. Aldi akan bertanggung jawab atas keberlangsungan dari kebun dari keluarga Lutfhi tersebut.
Aldi begitu bahagia dengan penerimaan terbuka dari keluarga pak Hermawan. Baginya ini adalah hal yang paling di sukai oleh Aldi.