Kasih Tak Sampai

Kasih Tak Sampai
Malam Penuh Gairah


__ADS_3

Fitri menghabiskan setengah dari uang gaji Baron. Dia benar-benar tidak memikirkan jika uang gaji Baron akan di gunakan oleh Baron untuk menghidupi keluarga kecilnya. Fitri tidak peduli akan hal itu, terpenting dia bisa belanja sebanyak mungkin.


Fitri terlihat begitu senang saat membawa semua barang belanjaannya. Begitu dia turun di gubuk yang menjadi tempat pertemuan dirinya dengan Baron. Dia terlihat begitu senang dengan apa yang di bawa oleh dirinya. Baron benar-benar membuat Fitri bahagia di hari ini. Hingga hadiah yang di berikan oleh Fitri bukan lagi hadiah yang kecil. Tapi sebuah hadiah yang begitu besar bagi Baron.


Fitri mendorong Baron ke arah gubuk, dia melepaskan semua pakaian dari Baron. Fitri pun mulai menciumi tubuh Baron dengan penuh hasrat. Baron yang sudah tidak tahan dengan godaan yang di berikan oleh Fitri. Tidak kalah agresif dalam membuat Fitri terkesima akan keperkasaan dari dirinya sebagai seorang pria.

__ADS_1


Umur Baron mungkin sudah menginjak usia bapak-bapak. Tapi stamina Baron dalam bermain kuda pacu, tentu tidak perlu di ragukan lagi. Dia bermain dengan begitu agresif serta memiliki determinasi yang begitu tinggi. Hingga Fitri benar-benar di buat tidak berdaya dengan penetrasi yang di lakukan oleh Baron terhadap dirinya.


Fitri pun semakin tidak berdaya saat Baron yang sudah mengkonsumsi obat kuat. Terlihat semakin perkasa dalam memberikan pelayanan pada Fitri. Baron benar-benar di luar kendali, hingga Fitri benar-benar tidak sanggup lagi dalam menghadapi nafsu dari Baron tersebut. Fitri sungguh kelabakan dalam melayani nafsu seorang Baron yang begitu memuncak.


Suasana gubuk yang tenang dan nyaman, benar-benar menjadi sebuah surga bagi Fitri dan Baron. Mereka benar-benar menggunakan gubuk itu untuk bercinta secara frontal. Ini akan jadi tempat yang paling di sukai oleh Baron dan Fitri. Sebab tempat ini yang terpencil, serta tidak pernah di lewati oleh orang-orang. Menciptakan rasa aman bagi Baron dan Fitri untuk memadu kasih. Mereka pun bisa melakukan kegiatan kuda gembira mereka di dalam gubuk setia hari. Tidak harus menyewa hotel mahal yang akan menguras dompet mereka berdua. Hanya beralaskan tikar yang sudah hampir putus. Mereka bisa melampiaskan nafsu satu sama lainnya.

__ADS_1


"Aku harap kita akan melakukan ini setiap hari. Aku tidak peduli dengan apapun." ucap Baron merapikan sabuknya.


"Kalau mau setiap hari, kamu nikahin aku. Tapi aku minta mahar yang besar." balas Fitri merapikan belanjaan yang di beli.


"Kamu mau mahar berapa juta?" tanya Baron.

__ADS_1


"70 juta. Aku mau kamu maharin aku 70 juta. Itu juga kalau kamu serius nikah sama aku. Tapi kalau tidak, enggak apa juga." ucap Fitri.


Baron pun terdiam dengan apa yang di tawarkan oleh Fitri. Uang 70 juta tentu bukan uang yang sedikit. Ini adalah mahar yang cukup besar di minta oleh Fitri. Dia harus bisa mendapatkan mahar yang besar tersebut. Padahal Baron tidak memiliki uang yang banyak seperti itu. Tapi di sisi lain Baron ingin menikahi seorang Fitri yang selama ini telah menjadi selingkuhannya.


__ADS_2