Kasih Tak Sampai

Kasih Tak Sampai
Baron Semakin Payah


__ADS_3

Perutnya berbunyi dengan begitu kerasnya. Rasa lapar mulai kembali menyerang tubuhnya. Baron mengurut sedikit perutnya tersebut, mencoba menenangkan perutnya yang mulai kram tersebut. Baron berharap dengan sedikit pijatan yang di lakukan oleh tangannya itu, dia akan segera mengakhiri rasa lapar yang semakin besar tersebut.


Bukannya pergi, suara dari perut Baron semakin nyaring terdengar. Baron pun semakin merasa lapar dengan apa yang ada. Dia berharap ada sedikit makanan di dalam rak makan di dapurnya. Tapi saat pintu tak itu di buka, tidak ada satu pun makanan yang tersedia. Baron merasa begitu payah saat ini.

__ADS_1


Baron berjalan keluar dengan kondisi perut yang begitu kelaparan. Dia berharap akan mendapatkan sedikit makanan dari para tetangganya. Mungkin dengan cara mengemis Baron bisa mendapatkan makanan yang saat ini di butuhkan oleh dirinya. Baron berharap tetangganya itu akan memberikan Baron makanan yang di butuhkan oleh dirinya.


Baron yang di kenal sebagai orang yang arogan. Tidak begitu akrab dengan tetangga di sekitar rumahnya. Baron pun tidak bisa berkomunikasi dengan baik pada para tetangganya. Hingga Baron pun mencari seseorang yang benar-benar bisa menolong dirinya.

__ADS_1


Namun apa daya, mereka yang selama ini di kenal dekat dengan Baron. Tidak ada satu pun yang peduli dengan Baron. Kedatangan dari Baron yang tidak pernah di inginkan oleh mereka semua, membuat Baron merasa tidak enak saat akan meminta bantuan pada para temannya tersebut. Baron pun harus kembali berjalan untuk menemukan seseorang yang bisa memberikan dirinya makanan. Sebab Baron benar-benar butuh makanan untuk membuat dirinya bisa bertahan hidup. Itu sudah menjadi hal yang paling di butuhkan oleh Baron saat ini.


Badan Baron yang sudah sangat lemas, pada akhirnya sudah tidak bisa di gerakkan lagi. Dia terjatuh dengan begitu kerasnya menimpa tanah. Bagaimana dirinya sudah tidak bisa melakukan apapun lagi. Mungkin ajal akan segera menjemput dirinya saat ini. Sudah tidak ada lagi hal yang bisa di rubah oleh Baron saat ini. Dia hanya bisa menangisi semua yang telah terjadi. Kejahatan dari dirinya pada keluarga kecilnya. Begitu juga dengan apa yang telah di lakukan oleh dirinya.

__ADS_1


Beberapa orang yang melihat Baron yang hampir sekarat, seolah tidak peduli. Begitu juga dengan Fitri yang justru jijik melihat tubuh Baron saat ini. Dia merasa tidak nyaman dengan apa yang di lihatnya. Oleh sebab itu Fitri langsung pergi saat Baron meminta bantuan pada dirinya.


Baron akhirnya di tolong oleh salah seorang kerabatnya. Dia menolong Baron setelah mendapat laporan dari seorang warga. Kerabat dari Baron itu segera membawa Baron menuju rumahnya. Dia berusaha mengobati Baron, begitu juga dengan makanan yang di butuhkan oleh Baron saat ini. Baron benar-benar membutuhkan makanan yang bisa mengembalikan energi dalam tubuhnya. Sehingga dia bisa pulih dengan cepat. Kerabat Baron itu pun menyampaikan keprihatinannya atas kondisi yang di terima oleh Baron. Dia merasa ini seperti sebuah hal yang tidak pernah di bayangkan oleh dirinya. Melihat tubuh dari Baron yang begitu payah. Sehingga ada rasa iba yang besar dalam dirinya.

__ADS_1


__ADS_2