Kasih Tak Sampai

Kasih Tak Sampai
Cincin Pernikahan


__ADS_3

Pesan dari Lutfhi dengan segera di balas oleh Kartini. Wajahnya begitu berseri saat membalas pesan calon suaminya tersebut. Dia begitu bahagia dengan perhatian yang di tunjukkan oleh Lutfhi pada dirinya. Lutfhi kerap mengirim pesan manis di tengah-tengah kesibukan yang di jalani. Hal itu pun cukup membuat Kartini begitu terkesan dengan segala perhatian yang di tunjukkan oleh Lutfhi pada dirinya.


Di akhir percakapan lewat pesan singkat itu, Lutfhi pun mengajak Kartini untuk ke sebuah toko perhiasan. Di mana ada sebuah cincin mewah yang sudah di persiapkan oleh Lutfhi untuk Kartini. Mungkin saja cincin itu akan menjadi cincin pernikahan mereka. Walaupun kedua orangtua Lutfhi sudah menyiapkan cincin lain yang bisa jadi opsi saat pernikahan mereka berlangsung di bulan depan.


Kartini tentu tidak menolak dengan apa yang di berikan oleh Lutfhi. Dia merasa ini adalah sebuah wujud cinta seorang Lutfhi pada dirinya. Cincin itu tidak di ukur dari harganya, hanya saja apa yang membuat Lutfhi begitu mencintai Kartini sebagai calon istrinya. Lutfhi menunjukkan bagaimana dirinya bersikap begitu baik dalam memberikan segalanya untuk Kartini. Itu yang buat Kartini terkesan akan Lutfhi yang di kenal sebagai pria yang romantis serta memiliki sebuah kepekaan tersendiri.


Kartini pun sudah siap untuk menunggu Lutfhi menjemput dirinya. Tidak ada hal lain yang harus di khawatirkan oleh Kartini. Dia sudah sangat siap untuk segera berangkat menuju toko perhiasan bersama dengan Lutfhi.

__ADS_1


Penampilan sederhana yang di tunjukkan oleh Kartini di hari ini, benar-benar mendapatkan pujian yang luar biasa dari kedua orangtua Lutfhi. Mereka benar-benar terpesona dengan Kartini yang begitu tampil anggun, dengan sebuah gaun pendek berwarna abu-abu. Ini adalah penampilan terbaik dari Kartini yang pernah di lihat oleh kedua orangtua Lutfhi. Mereka pun memuji dengan jujur apa yang membuat mereka terpesona akan Kartini di hari ini.


"Ibu pikir Lutfhi akan sangat senang dengan penampilan kamu di sore ini. Kamu cantik sekali dengan gaun berwarna abu-abu ini. Ibu begitu terpesona dengan gaun yang sederhana, tapi mewah saat kamu kenakan. Kamu memang benar-benar cantik Kartini." puji ibu Lutfhi.


"Mirip ibu waktu muda tidak sih, ayah begitu pangling lihat penampakan seorang Kartini di hari ini. Kamu benar-benar cantik di hari ini Kartini." lanjut ayah Lutfhi.


Mendapatkan pujian dari kedua calon mertuanya. Kartini tentu saja senang dengan semuanya. Dia merasa ini adalah hal yang tidak pernah di duga oleh Kartini sebelumnya. Mendapatkan pujian yang mewah dari kedua calon mertuanya adalah suatu hal yang tidak pernah Kartini bayangkan. Oleh sebab itu Kartini tersipu malu saat mendengar apa yang di sampaikan oleh kedua orangtua Lutfhi pada dirinya. Pujian yang akan selalu di ingat oleh Kartini untuk lebih percaya diri lagi di masa mendatang.

__ADS_1


"Sepertinya tidak ada pelangi di hari ini. Tapi kenapa bidadari turun ke bumi di sore ini." puji Lutfhi dengan senyuman.


Kartini yang tersipu dengan pujian yang di berikan oleh Lutfhi. Terlihat semakin tidak berdaya saat Lutfhi membawakan dirinya setangkai bunga. Lutfhi pun memberikan bunga itu dengan begitu romantis. Dia berlutut di hadapan seorang Kartini, sebelum dia mengatakan begitu mencintai Kartini untuk selamanya.


Kartini menerima bunga itu dengan sebuah senyuman yang mempesona. Kartini yakin ini adalah bunga cinta yang akan menjadi simbol cinta antara dirinya dengan Lutfhi. Dia begitu bahagia bisa menerima bunga indah nan harum tersebut. Kartini semakin bersemangat untuk terus menjadi yang terbaik untuk Lutfhi.


Tidak sekedar memberikan Kartini sebuah bunga saja. Lutfhi juga dengan senang hati membukakan pintu mobil untuk Kartini masuk. Dia begitu memanjakan Kartini di hari ini. Sehingga Kartini haru ini merasa seperti seorang tuan putri yang begitu di istimewakan oleh Lutfhi.

__ADS_1


Kartini diam sejenak dengan apa yang ada. Dia menatap wajah Lutfhi yang terlihat masih belum sehat 100 persen. Dia mengatakan jika Kartini begitu khawatir akan kondisi dari Lutfhi. Sehingga Kartini berharap Lutfhi tidak akan merasakan kesedihan lagi di hari mendatang.


Lutfhi juga begitu senang dengan cinta yang di tunjukkan oleh Kartini pada dirinya. Lutfhi selalu berharap Kartini akan selalu berada di samping dirinya. Apalagi Kartini adalah orang yang telah Lutfhi pilih untuk mendampingi dirinya. Ini menjadi hari yang paling indah bagi keduanya. Apalagi


__ADS_2