
Pagi ini nia bangun sedikit terlambat tapi untungnya pagi ini tidak ada kuliah pagi melainkan siang dan sore, karena itu nia pun masih bermalas-malasan di tempat tidurnya, karena merasa masih sedikit mengantuk jadi nia memutuskan untuk kembali tidur dan menyetel alarm pada jam 9:30.
"Ahh kenapa juga disaat aku pegang hp pas dia telfon lagi," gumamku.
(pembicaraan dalam telfon)
Nia : Halo, ada apa telfon aku sepagi ini?
Andri : Hari ini kita berangkat sama lagi yah, plisss π
Nia : Hmm gimana yah, aku hari ini kuliah siang jadi kamu duluan aja, ga usah jemput kesini ntar aku bisa berangkat sendiri kok.
Andri : Ouh gitu, ya udah lah ntar ketemu di kampus aja,
Nia : Ok (matikan telfon).
Entah kenapa sejak malam itu sikap Andri jadi lebih hati-hati dan sepertinya dia berusaha buat deketin nia, walaupun sudah berusaha untuk menjadi seperti biasanya tapi hati memang tidak bisa untuk ditipu.
"Kalau begini terus keadaannya bagaimana bisa aku menjauh dari Andri, kalau aku tetap bertahan seperti biasanya yang ada hati aku akan semakin sakit, apa yang harus kulakukan sekarang" pikiran nia melayang jauh memikirkan cara supaya bisa menjauhi andri. "Ah sudahlah, lebih baik aku mandi dan berangkat pergi ke kampus buat hilangkan pikiran yang entah kemana" gumam nia.
*Setelah mandi dan berkemas diri kemudian nia langsung pergi berangkat ke kampus.
.
.
\=>**Di kampus***
__ADS_1
"Alhamdulillah, akhirnya sampai kampus juga tapi mau ngapain jam segini disini, hmm ke kantin aja deh pas juga tadi belum sarapan di rumah," gumam nia.
(Turun dari motor dan berjalan ke arah kantin)
"Heyyy," seseorang menyapa dari belakang.
"(menoleh) Adi? Oh hay," kata nia tersenyum.
"Sendirian aja, mau kemana nia?" kata adi.
"Iya nih, mau ke kantin nah lo ngapain jam segini ada di luar, bolos yah" kata nia.
"Hehe. Tau aja lo nia, iya nih aku bosen belajar terus, oh ya kalau gitu aku temenin kamu aja deh sekalian aku mau makan, laper." kata adi
"Dasar lo, emang listi mana kok tumben ga barengan?" tanya nia.
"Emang kalian ga bareng ya berangkatnya? Kupikir kalian samaan ke kampus nya," kata nia lagi.
"Ya walaupun aku sama listi sodaraan nih tapi kadang ya gitu ga akur sering berantem, hehe. Tapi berantemnya ga beneran loh ya" kata adi bercanda.
"Oh gitu, kupikir kalian sehati, hehe. Oh ya udah sampe kantin nih kamu pesen duluan gih makannya biar aku yang cariin tempat duduk," kata nia
"Kamu mau makan apa nia?" tanya adi.
"Emm, mie goreng sama telur ceplok aja deh" kata nia lagi.
"OK π." jawab adi singkat.
__ADS_1
*Nia mencari tempat duduk yang nyaman untuk makan plus nongkrong sambil nunggu waktu yang masih lumayan lama.
Setelah mencari tempat yang pas, terus nia duduk dan kembali merenung, entah mengapa pikirannya masih belum bisa berhenti memikirkan hal itu.
**Beberapa menit kemudian..***
"Heyy nglamun apaan sih kok serius banget, kalau kamu percaya cerita aja sama aku, siapa tau aku bisa bantuin lo" kata adi yang tiba-tiba datang mengejutkan nia (sambil membawa makanan).
"Eh, Hmm ngga ada apa-apa kok, btw lo pelayan kantin ya kok bawa sendiri makanannya," kata nia.
"Lah kan emang bawa sendiri emang lo siapa yang bawain," kata adi.
"Ihh aku biasanya juga kalau pesen makanan pasti di anterin kok, biasanya juga gitu"
"Ya udah ga usah di bahas, udah cepet makan ntar keburu dingin tuh makanan" kata Adi.
"Ok siap, π" kata nia cepat.
*Sementara adi dan nia sedang menikmati makan berdua, tiba-tiba ada seseorang yang mendekati meja tempat mereka makan.
.
.*
Terima kasih dan mohon dukungannyaπ
Like, komen dan follow π
__ADS_1
Kritik dan saran di terima ππ