
" Kak nia ayo makan dulu," kata sarah memanggil
.
.
Tanpa ku sadar ternyata aku ketiduran tadi. Mungkin sarah dan ibu mengira aku masih sibuk ngerjain tugas di kamar, ternyata udah malam. Ah rasanya aku sangat malas untuk makan, hari ini ku rasa hari yang sangat membosankan, Lebih baik aku lanjut tidur saja, Tapi aku harus bilang dulu sama ibu kalau aku masih kenyang.
Terus aku pun berjalan keluar kamar untuk menemui ibu dan sarah yang sedang makan malam.
"Ibu, aku ga ikut makan yah soalnya masih kenyang, Nia mau istrahat aja di kamar," kataku pada ibu.
"Ya sudah kalau gitu, nanti kalau lapar ambil makanan sendiri ya di dapur, ya udah sana istirahat, " kata ibu.
"Iya bu," kataku lagi
Kemudian aku pun kembali ke kamar, dan rebahan di kasur yang sangat nyaman.
Drrt. Drrt.
Drrt. Drrt.
Ah handphone ku bergetar, siapa juga yang telepon aku malam ini, hahh Andri?! Ada apa dia tumben banget telepon aku.
"Halo, assalamualaikum," kataku
Andri :"Waalaikumsalam, lagi ngapain?,"
__ADS_1
Nia :" Aku lagi tiduran aja di kamar, emm kenapa nih tumben,"
Andri :" Ngga kok, lagi pengen ngobrol aja sama kamu. Oh ya tadi kamu kenapa? Sakit beneran?"
Nia :" Oh, ngga kok aku sehat aja ini cuma tadi pengen pulang cepet aja mau istirahat,"
Andri :" Yang bener? Jangan bohong. Aku tuh udah kenal kamu dari dulu waktu kita masih kecil, kamu hari ini beda ga kaya biasanya, Nia cerita aja sama aku kalau ada apa-apa jangan kamu pendam sendiri emang kamu ga percaya sama aku ya? "
Nia :" Hahaha, kamu tuh lucu deh ndri. Aku ga kenapa2 kok biasa aja lah ini, jangan lebay deh"
Andri :" Eh malah ketawa lagi, lebay gimana sih aku tuh care sama kamu loh Nia,"
Nia : " Iya iya maaf, kamu lagi ngapain ndri?"
Andri : " Duduk ini depan rumah, kenapa ga jawab pertanyaan aku Nia?!"
Andri :" Maksudnya? "
Nia :" Ya, kamu itu punya perasaan apa ngga sama aku, "
Andri :" Perasaan apa? Gimana maksudnya? Aku ga paham kamu tuh ngomong apa, kita kan berteman udah dari kecil jadi ya emang udah kaya saudara, kamu udah ku anggap kaya saudara ku sendiri,"
Nia :" Jadi maksudnya kesayangan kamu itu apa? "
Andri :" Oh itu, hahaha jadi kamu baper gara-gara aku bilang kesayangan itu ya, gini loh nia aku emang sayang sama kamu, aku juga peduli sama kamu itu karena aku dan kamu udah seperti saudara. Karena itu aku ngrasa punya tanggung jawab jagain kamu sampai suatu saat nanti kamu dapat seseorang yang bisa jagain kamu lebih dari aku,"
Nia :" Jadi kamu ga cinta sama aku? Berarti selama ini kamu baik dan perhatian sama aku karena kamu cuma anggap kita sebagai saudara, "
__ADS_1
Andri :" Nia, aku beneran sayang sama kamu, sayang banget. Aku gak mau kalau cuma gara-gara cinta nantinya malah bikin aku dan kamu jadi menjauh. Sayang aku ke kamu itu udah lebih dari cinta, "
Nia :" Jadi gak ada kesempatan buat aku dan kamu untuk saling mencintai? "
Andri :" Nia, coba kamu tanya sama hati kamu sendiri apa kamu itu cinta atau sayang sama aku, "
Nia :" Emm, ndri aku udah ngantuk. Udahan dulu ya, "
Andri :" Oh ya udah, selamat malam. See you, "
Nia :" OK, bye. "
.
.
Huhh.. Terjawab sudah pertanyaan yang sedari tadi terngiang di pikiranku. Ternyata hanya aku yang berfikiran kalau dia juga punya perasaan yang sama seperti aku.
Sekarang bagaimana aku mau menemuinya besok, rasanya aku sudah terlanjur malu untuk bertemu dengannya. Tapi apa yang harus ku katakan padanya besok?!
.
.
Terima kasih dan mohon dukungan nya🙏
Kritik dan saran di terima 🙏
__ADS_1
Jangan lupa like, follow dan comment 👍