
Erina membanting semua perlengkapan make yang ada di meja riasnya. Dia masih tidak percaya dengan Lutfhi yang akan segera menikah dengan perempuan lain. Erina begitu yakin akan Lutfhi yang tidak akan pergi meninggalkan dirinya. Namun pada akhirnya Lutfhi justru mencari pengganti dirinya yang telah berselingkuh. Padahal ini adalah cara dari Erina untuk membuat Lutfhi bisa sadar akan kesalahannya selama ini. Di mana Lutfhi masih bersifat kekanak-kanakan.
"Kenapa Lutfhi malah mau menikah dengan perempuan lain. Kenapa dia tidak menunggu aku kembali. Aku benar-benar tidak bisa terima semua ini." ucap Erina melempar tas mahalnya ke atas kasur.
__ADS_1
Wajah Erina yang kesal itu pun perlahan berubah menjadi marah besar pada sosok Kartini yang akan menjadi calon istri dari Lutfhi. Erina merasa Kartini adalah perempuan yang harus dia singkirkan. Sehingga dia bisa kembali merebut hati Lutfhi. Erina pun siap menggagalkan pernikahan yang akan di lakukan Lutfhi dengan Kartini. Di mana Erina punya seribu cara untuk membuat Lutfhi berpisah dengan Kartini.
"Mungkin aku harus menyingkirkan perempuan itu dari kehidupan Lutfhi. Dia tidak layak untuk bersanding dengan Lutfhi. Perempuan itu harus bisa aku lenyapkan." ucap Erina dengan penuh ancaman.
__ADS_1
Erina pun duduk di atas kasurnya. Kedua tangannya di lipat di atas perut. Dia merasakan aura kemarahan yang semakin membara di hatinya. Rasanya begitu panas untuk dirinya saat ini. Mungkin ini menjadi hal yang paling buruk untuk dirinya. Erina lebih dari cemburu pada sosok Kartini. Hingga akal sehat dia sudah tidak bisa berjalan seperti apa yang seharusnya terjadi.
Erina terus berpikir cara yang terbaik untuk membuat Lutfhi dan Kartini berpisah. Tentu bukan cara kriminal yang akan membuat dirinya bisa masuk jeruji besi penjara. Tapi cara yang baik untuk membuat semuanya menjadi lebih tertata lagi. Erina harus melakukan itu secepat mungkin.
__ADS_1
Erina kembali bangkit dari posisinya. Dia berjalan mendekat ke arah jendela kamarnya. Erina harus bisa kembali menemukan solusi yang paling tepat untuk dirinya bisa membuat Kartini dan Lutfhi berpisah. Mereka harus segera berpisah dengan apa ada. Namun dia tidak kunjung mendapatkan jawaban yang bisa membuat semuanya menjadi bias. Ini justru menjadi hari yang paling buruk untuk dirinya. Dia tidak kunjung mendapatkan jawaban yang pasti untuk semuanya. Jawaban yang seharusnya bisa dia temukan untuk membuat Kartini dan Lutfhi berpisah.
Erina semakin kesal saat dia merasa tidak juga menemukan jawaban yang benar-benar di butuhkan oleh dirinya saat ini. Erina merasa kecewa pada dirinya sendiri. Sebab ini menjadi hari yang paling buruk untuk dirinya. Selain melihat Lutfhi menggandeng perempuan lain. Tapi dia juga tidak menemukan jawaban yang pasti atas apa yang menjadi pertanyaan besar di dirinya. Erina ingin segera menemukan jawaban yang harus segera dia temukan tersebut. Ini akan menjadi jawaban yang tentunya akan membuat Erina semakin sengsara dengan apa yang ada. Erina harus segera menemukan solusi atas apa yang menjadi pertanyaan besar dalam hidupnya.
__ADS_1