
Kartini yang begitu memperhatikan penampilan dari Lutfhi. Jelas-jelas membuat Lutfhi terlihat begitu gagah untuk datang ke kantor. Pakaian Lutfhi terlihat begitu rapi dan wangi. Dia terlihat berbeda di hari ini, apalagi dengan rambut barunya. Ini semakin membuat Lutfhi terlihat begitu mempesona serta memiliki kesan yang menawan. Penampilan dari Lutfhi ini pun membuat banyak staf perempuan di kantor terpesona. Apalagi sifat dingin yang di tunjukkan oleh Lutfhi. Semakin membuat dia terlihat begitu mewah di hadapan para stafnya.
Sepanjang perjalanan menuju ruang kerjanya, Lutfhi tidak henti mencuri perhatian para staf di kantor. Mereka terlihat begitu terpesona dengan apa yang ada pada Lutfhi. Apalagi Lutfhi yang murah senyum. Tentu semakin membuat mereka terpesona akan Lutfhi di hari ini.
__ADS_1
Penampilan dari Lutfhi juga di puji oleh ayahnya sendiri yang merupakan pimpinan di perusahaan itu. Dia senang dengan perubahan yang terjadi pada Lutfhi. Mungkin ini adalah dampak dari kedatangan dari Kartini di rumah. Sehingga Lutfhi bisa tampil begitu rapi di pagi ini. Mungkin Lutfhi tidak akan tampil dengan penampilan yang mempesona seperti ini, jika dia tidak di dandani oleh Kartini. Ini semua adalah hasil dari apa yang Kartini lakukan pada Lutfhi. Ayahnya begitu senang dengan penampilan istimewa yang di tunjukkan oleh Lutfhi di hari ini.
Lutfhi terdiam saat dia bertemu dengan Tiara yang merupakan sekretaris di kantornya. Apalagi sikap Tiara yang sedikit aneh saat bertemu dengan Lutfhi. Menjadi tanda tanya sendiri untuk Lutfhi. Dia terlihat begitu kurang bahagia dengan sikap berlebihan yang di tunjukkan oleh Tiara.
__ADS_1
Tiara mengambil tas kerja Lutfhi, dia menawarkan diri untuk membawa tas milik Lutfhi itu menuju ruang kerja. Lutfhi yang merasa kurang nyaman, kembali mengambil tas miliknya itu dari tangan Tiara. Dia merasa mampu membawa tas kerjanya, tanpa harus mendapatkan bantuan dari Tiara.
"Aku pikir kamu harus sarapan terlebih dahulu. Aku sudah kenyang. Seseorang masak makannya lezat di pagi ini. Itu cukup membuatku merasa kenyang. Jadi roti selai itu untuk kamu saja." ucap Lutfhi dengan tegasnya.
__ADS_1
"Tapi aku sengaja membawa roti ini untuk kamu. Aku ingin kita makan bersama di pagi ini." Tiara menyodorkan roti itu ke hadapan Lutfhi.
Dengan ekspresi wajah yang tidak nyaman, Lutfhi terlihat begitu marah pada Tiara. Dia merasa Tiara adalah seorang yang sangat menggangu dirinya. Apalagi Tiara begitu bersikap genit pada dirinya. Tentu itu semakin membuat Lutfhi merasa tidak nyaman. Lutfhi ingin segera terbebas dari Tiara, tapi dia tidak tahu cara yang terbaik untuk terlepas dari perempuan itu. Mengingat Tiara yang berusaha untuk mencoba mendekati dirinya terus menerus. Itu yang membuat Lutfhi merasa semakin muak dengan kehadiran dari Tiara. Padahal Tiara di bayar mahal oleh ayah Lutfhi untuk menjadi sekretaris pribadi dari Lutfhi. Jadi sedikit rugi bagi Lutfhi jika tidak menggunakan jasa Tiara untuk membantu dirinya dalam melakukan setiap pekerjaan. Namun Lutfhi kurang nyaman dengan kegenitan yang di lakukan Tiara pada dirinya.
__ADS_1