Kasih Tak Sampai

Kasih Tak Sampai
Fitri Meminta Uang


__ADS_3

Rasanya hubungan Fitri dan Baron sudah berjalan cukup jauh. Mungkin tidak salah bagi seorang Fitri untuk meminta uang pada Baron, sebab dia adalah orang yang mungkin bisa Fitri porotin. Sehingga Fitri bisa membeli banyak hal baru yang akan membuat dirinya hidup dalam kemewahan.


Namun Fitri lupa, Baron bukan juragan seperti juragan Anton yang memiliki banyak uang. Dia hanya seorang pekerja biasa yang gajinya pun tidak sebesar dari buruh pabrik. Fitri tidak paham akan hal itu, sehingga apa yang menjadi keinginan seorang Fitri seperti tidak begitu nyata.


Fitri terlihat seperti seorang yang tidak tahu diri. Dia berniat memeras Baron layaknya seorang perempuan yang memeras pria kaya raya. Padahal Baron bukan seorang pria kaya yang bisa Fitri kuras uangnya.


Pertemuan kali ini, tentu ada target tersendiri bagi seorang Fitri pada Baron. Dia harus bisa mendapatkan uang Baron. Baron sudah mendapatkan hal yang dia inginkan dari Fitri. Sementara Fitri belum mendapatkan apa yang dia inginkan dari Baron. Hanya kehancuran hati dari Kartini yang sukses Fitri dapat dengan dekat Baron. Dia belum membuat hati Emin hancur sepenuhnya. Begitu juga hal materi, mungkin Baron tidak kaya. Akan tetapi bukan dia tidak memiliki uang. Tentu ada uang tersendiri dari Baron yang harus Fitri kuras.

__ADS_1


Fitri harus bisa melakukan hal yang tidak bisa di lakukan oleh Baron. Salah satunya tentu adalah masalah uang tadi. Fitri harus bisa merayu Baron agar segera memberikan uang pada Fitri. Dia ingin pergi ke mall untuk membeli baju baru. Tentu ada tantangan tersendiri bagi Fitri saat ini untuk merayu Baron.


Fitri dan Baron bertemu di tempat biasa mereka bertemu. Ini adalah tempat yang paling aman untuk mereka memadu kasih bersama. Apalagi Baron yang di kenal sebagai sosok yang berhasrat tinggi. Kerap memegang bagian-bagian sensitif dari tubuh Fitri. Tentu akan sangat berbahaya saat ada orang yang melihat keduanya bermesraan di sebuah tempat.


Baron langsung berusaha mencium pipi Fitri saat keduanya kembali bertemu. Dia terlihat begitu bernafsu melihat Fitri yang tampil begitu seksi dengan pakaian super minim yang di kenakan oleh dirinya.


Baron yang sudah tidak sabar untuk mencium pipi dari Fitri, tidak masalah dengan syarat yang di berikan oleh Fitri. Namun Fitri harus memberikan pipinya untuk di cium oleh Baron. Sehingga Baron bisa melepaskan rasa rindunya pada Fitri.

__ADS_1


Fitri pun langsung mengutarakan keinginannya. Di mana Fitri ingin Baron memberikan dirinya yang satu juta rupiah. Uang itu akan Fitri gunakan untuk membeli perlengkapan kecantikan Fitri yang sudah hampir habis. Sehingga Fitri harus segera membeli alat kecantikan baru yang akan dia gunakan.


Satu juta tentu uang yang cukup banyak bagi Baron. Mengingat Baron bukan orang kaya. Baron terlihat berpikir ulang untuk bisa mendapatkan uang sebanyak itu. Apalagi Baron belum mendapatkan gaji di tempatnya bekerja. Sehingga permintaan dari Fitri itu sulit di wujudkan oleh Baron.


Melihat Baron yang putus asa dengan permintaan dari Fitri. Pada akhirnya Fitri pun mulai menjauh dari Baron. Fitri tidak melihat ada keseriusan dari seorang Baron. Padahal mereka sudah cukup lama menjalin hubungan. Namun untuk uang satu juta rupiah yang di minta oleh Fitri, tidak mampu di berikan oleh Baron. Itu yang buat Fitri marah pada Baron.


Fitri pun mengingatkan pada Baron untuk memberikan uang satu juta rupiah, jika memang Baron ingin bermesraan dengan Fitri. Jika tidak, bukan tidak mungkin Fitri akan menjauh dari Baron.

__ADS_1


__ADS_2