
Tidak biasanya Irpan pulang larut malam, saat pak Karsono membuka gerbang rumah Irpan. Dia terkejut melihat Irpan dengan seorang perempuan cantik. Pak Karsono pun langsung memuji Kartini yang menurutnya memiliki kemiripan dengan mantan pacarnya terdahulu. Mereka sama-sama memiliki wajah yang cantik jelita. Tidak heran Kartini mendapatkan pujian yang begitu tinggi dari pak Karsono.
Kartini tersenyum saat pak Karsono memuji dirinya yang di lihat pak Karsono begitu cantik. Apalagi dia melihat pak Karsono yang memuji dirinya dengan begitu tulus. Kartini pun sedikit merasa pujian yang dia dapat adalah sebuah pujian yang begitu berati. Tidak heran dia tersenyum saat pak Karsono memuji dirinya setinggi langit.
Irpan pun mengingatkan pak Karsono untuk tidak genit pada perempuan lain. Mengingat pak Karsono yang telah memiliki seorang istri dan anak di kampung. Dia harus lebih bijak dalam menyikapi setiap pertemuan dirinya dengan seorang perempuan. Tidak semuanya bisa di jadikan alat untuk berkenalan seperti itu. Cara yang tidak baik di pertontonkan oleh pak Karsono.
Irpan pun langsung membawa Kartini menuju dalam rumahnya. Dia sudah tidak sabar untuk memperkenalkan Kartini pada Lutfhi. Mungkin dia akan senang saat bertemu dengan sosok perempuan seperti Kartini. Selain memiliki paras yang cantik, Kartini juga memiliki tutur kata yang begitu lembut. Ini adalah perempuan yang begitu Lutfhi sukai. Mungkin saja dia akan semakin senang dengan pertemuan yang terjadi antara dirinya dengan Kartini.
Tiba di dalam rumah, Kartini di persilakan oleh Irpan untuk duduk di bangku. Sementara dirinya memanggil seorang Lutfhi dengan suara kerasnya. Suara Irpan yang terdengar begitu keras, seketika langsung membangunkan semua penghuni rumahnya. Juga kedua orangtuanya yang saat itu sedang tertidur dengan begitu lelapnya.
Semua orang pun langsung menghampiri Irpan di ruang tamu. Mereka penasaran mengapa Irpan berteriak memanggil nama Lutfhi dengan suara yang tidak biasa. Apalagi ini sudah larut malam, hal yang aneh mungkin saja terjadi oleh Irpan. Hingga dia memanggil nama Lutfhi dengan suara yang begitu keras.
__ADS_1
Lutfhi sendiri juga terkejut dengan Irpan yang memanggil dirinya dengan suara yang cukup keras. Ada sedikit rasa kesal yang sempat melanda Lutfhi, sebelum rasa kesal itu berubah menjadi rasa penasaran saat dirinya melihat Irpan yang datang dengan seorang perempuan cantik. Dia terpesona dengan kecantikan dari Kartini yang terlihat begitu natural.
Tidak hanya Lutfhi saja yang terpesona akan kecantikan dari Kartini. Akan tetapi kedua orangtuanya juga mulai terlihat terpesona akan Kartini yang memiliki senyuman yang begitu indah. Mereka melihat sosok perempuan yang cantik sempurna dari dalam diri Kartini. Itu yang menyebabkan Lutfhi dan kedua orangtuanya terkesima akan kecantikan wajah seorang Kartini.
"Bidadari mana yang kamu bawa malam ini Irpan?" tanya ibunya dengan wajah penuh senyuman.
"Sepertinya perempuan yang tidak biasa kamu bawa malam ini." lanjut ayah Irpan.
"Nama dia Kartini, mungkin dia akan menjadi pasangan dari Lutfhi. Mengingat Lutfhi sedang mencari pasangan yang sesuai dengan kriteria yang dia mau. Dari Kartini ini, aku lihat kriteria yang paling sesuai dengan Lutfhi. Aku melihat Lutfhi dan Kartini yang memiliki banyak kesamaan."
"Bagaimana kamu tahu aku akan suka dengan perempuan ini?" tanya Lutfhi dengan tatapan wajah serius.
__ADS_1
"Aku tahu selera kamu. Jadi aku yakin, Kartini ini adalah orang yang paling cocok yang akan di jodohkan dengan kamu. Jadi aku yakin kalian akan jadi pasangan yang begitu serasi." jawab Irpan dengan meyakinkan.
"Ayah sih setuju dengan Kartini ini. Ayah rasa dia cocok dengan kamu Lutfhi. Dia cantik, juga terlihat pintar. Ayah sangat senang jika kalian menjadi sepasang kekasih." ucap ayah Lutfhi.
"Sama, ibu juga setuju dengan Irpan. Dia begitu cocok dengan kamu Lutfhi. Jadi tidak salah perempuan itu menjalin hubungan dengan kamu." lanjut ibu Lutfhi.
Tentu apa yang di sampaikan oleh kedua orangtuanya menjadi sebuah dukungan penuh akan Kartini yang akan di jodohkan dengan Lutfhi. Mereka melihat sosok Kartini yang cantik serta terlihat seperti seorang yang intelektual. Menjadikan mereka berdua begitu yakin akan Kartini yang bisa menjadi seorang yang luar biasa di masa mendatang. Kartini sangat begitu cocok dengan Lutfhi.
Lutfhi yang sudah tidak memiliki pilihan lagi untuk dirinya. Mungkin akan menerima Kartini sebagai calon istrinya. Namun dia pun memiliki sebuah persyaratan yang harus segera di penuhi oleh Kartini. Salah satu persyaratan yang di ajukan Lutfhi tentu adalah persyaratan akan Kartini yang harus memiliki kemampuan yang tinggi dalam bermain game. Ini terdengar aneh untuk Kartini yang akan menjadi istri, tapi persyaratan itu menjadi sebuah keharusan bagi Kartini jika memang mau menikah dengan seorang Lutfhi. Dia harus jago bermain game online seperti Lutfhi. Dia ingin ada teman bermain game online saat dia merasa bosan dengan rutinitas yang ada.
Kartini menerima persyaratan yang kurang logis yang di berikan oleh Lutfhi pada dirinya. Apalagi ini adalah persyaratan yang tidak begitu sulit bagi Kartini. Hingga dia pun menerima persyaratan yang Lutfhi ajukan pada dirinya. Dia sama sekali tidak merasa keberatan dengan apa yang di berikan oleh Lutfhi. Baginya ini adalah satu hal yang bisa di pelajari. Tidak harus merasa takut untuk tidak bisa sama sekali. Dia siap belajar bermain game seperti Lutfhi. Apalagi Lutfhi adalah seorang pemain yang jago, tentu dia akan semakin jago saat bermain bersama dengan Lutfhi.
__ADS_1
Semuanya sudah setuju, Kartini dan Lutfhi mungkin saja akan segera melangsungkan pernikahan. Apalagi kedua orangtua Lutfhi sudah tidak sabar akan Lutfhi yang akan memiliki anak. Bisa jadi Lutfhi akan segera memiliki anak dari pernikahan yang di lakukan bersama dengan Kartini. Lutfhi akan segera memberikan cucu kepada kedua orangtuanya.