Kasih Tak Sampai

Kasih Tak Sampai
Pesta


__ADS_3

Musik dengan suara keras sudah mulai menggema. Pakaian setiap personel pun sudah mulai berubah. Beberapa botol minuman juga sudah di persiapkan. Malam ini pesta akan meriah di vila itu.


Alex dan Vito yang mulai kelaparan, menyeduh mie instan terlebih dahulu di dapur. Mereka terlihat begitu bahagia dengan apa yang mereka lakukan. Hanya membuat mie instan, tapi mereka merasa itu semua kegiatan yang menyenangkan di lakukan. Mereka berdua pun terlihat senang melakukan itu semua secara bersamaan.


Alex dan Vito yang mengerjakan semuanya dengan sedikit bercanda, pada akhirnya harus mengalami insiden yang cukup membuat keduanya merasa risih. Di mana Alex tanpa sengaja menjatuhkan panci berisi air panas yang di masaknya.


Untung saja Vito tidak ada di dekat air panas itu. Hingga ia pun tidak terkena cipratan air panas yang Alex hampir jatuhkan itu. Vito sedikit emosi pada Alex yang tidak hati-hati ketika masak. Ia pun begitu geram dengan tingkah yang di tunjukkan oleh Alex.


Bukan minta maaf pada Vito, Alex yang sedang mabuk berat. Justru tertawa dengan semua kejadian yang ada. Dia terlihat tidak menyesali perbuatan ceroboh dari dirinya itu. Dia pergi membawa mie yang sudah di masaknya. Vito yang kesal pada Alex, hanya mengumpat Alex dengan kata-kata yang kasar. Berbagai kata umpatan di sampaikan oleh Vito pada Alex. Bagi Alex umpatan yang Vito sampaikan adalah hal yang biasa, sehingga tidak ada hal yang harus di khawatirkan.


Untuk meredakan emosi yang ada pada Vito, Irpan datang menghampiri Vito. Dia mencoba menenangkan Vito yang masih saja emosi pada Alex. Padahal keduanya di kenal memiliki kedekatan yang cukup intensif. Tapi mereka berdua terlihat sama sekali tidak akur. Mereka malah berantem di suasana yang seharusnya mereka bisa nikmati. Suasana pesta yang tentunya meriah.


Irpan belum melihat kedatangan dari perempuan yang mungkin akan menjadi perempuan yang di gilir oleh teman-temannya. Dia pun masih merasa aman untuk tidak menolong perempuan yang akan di gilir oleh ketujuh temannya itu.


Namun saat Irpan melirik ke arah depan vila, dia melihat sosok perempuan cantik yang turun dari motor. Perempuan itu tidak lain adalah Kartini. Perempuan yang sudah di sewa oleh Riko untuk menjadi pemuas napsu mereka.


Irpan yang kecewa dengan Riko, lantas menghampiri Riko yang sedang bermain biliar di lantai dua vila. Irpan langsung menarik kerah baju Riko, sebelum Irpan hampir melayangkan satu pukulan di wajah Riko. Irpan merasa sudah di bohongi oleh Riko. Sebab Riko mengaku tidak ada sosok perempuan yang akan datang di pesta itu. Tapi justru ada sosok perempuan lugu yang datang ke vila. Tentu perempuan itu adalah perempuan yang sudah di sewa oleh Riko.


Bukannya menyesal, Riko justru malah tertawa. Dia malah merasa apa yang Irpan lakukan adalah tindakan yang bodoh. Irpan seolah tidak begitu cair berteman dengan mereka. Dia selalu menolak hal-hal yang sifatnya duniawi. Tapi Irpan sendiri begitu memperjuangkan hal-hal yang duniawi. Itu seperti terdengar seorang yang munafik. Riko mengaku melihat Irpan sebagai sosok yang munafik.


Beberapa teman lainnya pun merasa hal yang sama dengan Riko. Mereka yang setuju dengan ucapan dari Riko, turut memojokkan Irpan juga. Mereka lebih setuju dengan apa yang Riko sampaikan. Mereka merasa Riko jauh lebih benar daripada Irpan yang menurutnya adalah sosok yang tidak baik. Mereka melihat sosok kemunafikan dalam diri Irpan. Itu yang mereka rasakan selama ini.

__ADS_1


Melihat teman-temannya yang lebih berpihak pada Riko. Irpan pun tidak mampu berbuat apapun lagi. Dia pun tetap harus menerima semuanya. Namun Irpan akan berusaha untuk menyelamatkan perempuan yang akan di pakai oleh teman-temannya itu. Mungkin saja perempuan itu adalah seorang gadis yang belum pernah berhubungan badan sebelumnya. Itu sudah pasti, sebab Riko dan teman-temannya lebih suka gadis yang masih lugu untuk di ajak main bersama.


Riko pun berlari untuk membawa gadis itu ke hadapan para teman-teman. Mereka yang sudah tidak sabar untuk melihat wajah perempuan itu. Langsung turun satu persatu ke ruang tamu. Mungkin Riko akan membawa gadis itu ke ruang tamu. Mereka akan bersenang-senang terlebih dahulu di ruang tamu.


Irpan yang melihat dari ruangan atas, hanya bisa menyaksikan bagaimana teman-temannya akan memperlakukan seorang perempuan secara tidak sopan. Mereka seperti tidak memiliki seorang ibu. Hingga mereka melakukan tindakan yang tentunya tidak baik sebagai seorang pria.


Irpan yang melihat dari atas loteng kelakuan dari para temannya. Hanya mampu mengelus dada dengan apa yang di lakukan oleh teman-temannya itu. Dia menyayangkan akan sikap teman-temannya yang tidak terpuji pada perempuan muda itu.


Dia melihat bagaimana Kartini yang begitu ketakutan saat di bawa Riko masuk ke dalam ruang tamu. Wajahnya penuh dengan rasa takut, hingga Irpan tidak tega melihat Kartini. Dia harus segera menyusun rencana yang akan membuat Kartini selamat dari jebakan yang akan di buat oleh Irpan.


Pertama tentu Irpan turun juga ke lantai bawah untuk bertemu dengan Kartini. Di momen ini Irpan menunjukkan bagaimana dirinya yang berpura-pura sebagai seorang yang tidak jauh beda dari teman-temannya. Irpan seperti seorang yang tidak memiliki ketakutan seperti biasanya. Dia berjalan mendekati ke arah Riko yang sedang merangkul Kartini. Irpan terlihat begitu asyik memerankan sosok dirinya yang beda dari biasanya. Hingga semua orang merasa heran dengan sikap yang di tunjukkan oleh Irpan pada semuanya. Mereka seperti tidak melihat sosok Irpan pada umumnya. Dia telah berubah menjadi seorang yang brengsek seperti mereka sendiri.


Melihat Irpan yang tidak kaku lagi, semua teman-temannya menyambut dengan gembira. Mereka langsung merayakan bagaimana Irpan terlihat begitu asyik saat merangkul tubuh Kartini. Sebelum akhirnya Irpan membisikkan satu kalimat di telinga Kartini.


Kartini terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh Irpan. Dia tidak menyangka Irpan yang mulai bersikap brengsek, justru malah mengatakan kalimat tersebut pada dirinya. Sontak Kartini terkejut dengan apa yang di katakan oleh Irpan. Apakah Irpan akan menjadi malaikat penolong bagi Kartini di malam ini. Kartini berharap itu akan terjadi pada dirinya. Hingga Kartini bisa bebas dari cengkraman Riko dan teman-temannya.


Irpan pun meracik sebuah minuman yang akan membuat semuanya bisa semakin menikmati malam ini. Racikan dari Irpan tentu akan menjadi racikan yang paling lezat. Hingga teman-temannya akan meminum racikan itu dengan begitu nikmat. Mereka akan menikmati semua suasana malam ini dengan secangkir minuman yang di buat oleh Irpan. Semuanya akan bahagia dengan apa yang Irpan buat di hari ini.


Semua temannya percaya akan apa yang Irpan katakan. Mereka merasa apa yang Irpan ucapkan adalah sebuah kenyataan yang akan membuat malam ini menjadi lebih istimewa lagi. Apalagi Irpan mengaku racikan yang di buat oleh dirinya adalah racikan yang istimewa. Sudah pasti racikan ini akan membuat semua orang melayang di malam ini. Semua orang akan merasakan sensasi yang jauh lebih bergairah lagi.


Kartini pun di minta masuk terlebih dahulu ke dalam kamar. Irpan akan membuat sebuah permainan sederhana. Di mana jika ada yang memenangkan game yang di buat itu, tentu akan menjadi orang pertama yang akan meniduri Kartini. Tapi mereka butuh tiga kemenangan untuk bisa menjadi orang pertama itu. Semuanya pun larut dalam permainan yang ada.

__ADS_1


Namun jika mereka tidak menang dengan permainan itu. Mereka harus meminum sebanyak mungkin racikan yang di buat oleh Irpan. Tentu tidak ada masalah bagi semua teman Irpan. Apalagi hanya untuk meminum racikan yang Irpan buat. Mereka sama sekali tidak mempersoalkan semuanya. Itu sebuah pilihan yang baik, tidak ada yang sulit bagi semuanya.


Irpan membuka permainan di malam ini dengan sebuah permainan remi. Permainan yang paling Irpan sukai ini, akan membuat dirinya bisa memenangkan seluruh permainan yang ada. Sehingga Irpan tidak akan merasakan air racikan yang telah di buat oleh dirinya. Irpan mungkin akan jadi satu-satunya orang yang tidak akan meminum racikan yang di buatnya tersebut. Ini menjadi sebuah kesempatan yang paling berharga yang bisa Irpan dapatkan. Di mana mungkin semua temannya akan meminum air racikan yang di buat oleh dirinya. Mereka akan merasakan bagaimana racikan yang Irpan buat akan membuat semuanya terlihat tertidur. Sebab Irpan memasukkan banyak obat tidur pada gelas-gelas yang telah berisi racikan itu.


Ketika permainan sudah berlangsung, Irpan yang memang pandai dalam bermain kartu remi. Langsung berhasil memenangkan pertandingan pertama. Dia pun langsung berhasil membuat semua temannya meminum racikan yang di buatnya. Mungkin Irpan butuh dua kemenangan lagi untuk membuat semua temannya tertidur pulas.


Di pertandingan kedua ini, Riko hampir saja mengalahkan Irpan. Untung saja, Riko sedikit melakukan kesalahan. Hingga Riko gagal mengalahkan Irpan. Semua teman Irpan pun kembali meminum air racikan yang Irpan buat. Di mana air itu akan membuat semua teman Irpan tertidur pulas hanya dalam hitungan menit saja. Irpan sudah yakin mereka akan tertidur dengan begitu pulasnya dengan racikan yang di buat oleh Irpan.


Konsentrasi yang sudah mulai menurunkan dari teman-temannya. Tentu tidak ada kesulitan yang berarti dari dalam diri Irpan untuk mengalahkan teman-temannya. Dia sukses mengalahkan teman-temannya dengan pertarungan yang tidak begitu sengit. Irpan pun langsung berhasil mengalahkan teman-temannya dalam tiga game. Beberapa saat kemudian, satu persatu teman-temannya mulai tidak berdaya. Mereka pun mulai tidur dengan sendirinya. Apalagi saat Irpan menyetel musik klasik. Tentu itu semakin membuat teman-temannya langsung tertidur dengan begitu cepatnya. Mereka sudah tidak tahan lagi dengan rangsangan dari obat tidur yang mereka konsumsi dari minuman yang di racik oleh Irpan. Semuanya pun akhirnya tertidur dengan begitu pulasnya. Mereka tidak berdaya lagi dengan apa yang ada.


Begitu semua teman Irpan tersebut sudah tidur. Irpan langsung menghampiri Kartini yang sudah berada di dalam kamar. Irpan mengetuk pintu kamar Kartini terlebih dahulu.


Kartini yang sempat ketakutan, langsung menangis saat Irpan mengetuk pintu kamarnya. Di mana Kartini takut akan ada hal buruk yang akan terjadi pada dirinya. Namun saat Irpan mulai membuka kunci pintu kamar. Dia langsung menenangkan Kartini, di mana Irpan mengatakan jika Kartini tidak harus takut. Irpan tidak akan melakukan hal-hal yang sedang di pikirkan oleh Kartini. Dia tidak seperti teman-temannya yang sedikit brengsek. Irpan tidak seperti itu, dia datang untuk menyelamatkan Kartini di hari ini.


Kartini tentu begitu bahagia dengan kedatangan dari Irpan. Dia secara spontan langsung memeluk Irpan dengan begitu eratnya. Bagaimana dirinya merasa beruntung bisa bertemu dengan sosok Irpan yang begitu baik hati. Kartini tidak menyangka akan bertemu dengan sosok seperti Irpan di era ini. Mengingat banyaknya orang jahat yang selama ini kerap membuat dirinya trauma. Bahkan sekelas bapaknya sendiri saja, begitu jahat pada Kartini.


Irpan yang masih melihat ketakutan yang ada pada Kartini. Menawarkan diri untuk mengajak Kartini pulang ke rumah. Tentu akan sangat bahaya bagi Kartini untuk pulang sendiri ke rumahnya. Apalagi penampilan Kartini malam ini cukup menggoda syahwat para pria hidung belang. Ini akan jadi masalah yang cukup berarti bagi Kartini. Dia harus di antar pulang oleh Irpan menuju rumahnya.


Tentu Kartini tidak menolak ajakan dari Irpan, apalagi Irpan telah menolong Kartini di malam ini. Dia tidak bisa membayangkan jika tidak ada Irpan saat ini. Mungkin Kartini akan kehilangan hal yang paling suci dalam hidupnya. Kartini akan merasakan sebuah kehilangan berarti dalam hidupnya tersebut. Untung ada Irpan yang datang di waktu yang tepat. Irpan adalah penolong yang begitu baik bagi seorang Kartini. Dia seperti malaikat yang tentunya memiliki sebuah kekuatan untuk menolong Kartini.


Irpan yang melihat Kartini mulai kedinginan dengan pakaian yang di kenakan oleh dirinya. Meminta Kartini untuk menunggu sejenak. Dia memiliki sebuah sweater tebal yang mungkin bisa di gunakan oleh Kartini. Sehingga dia bisa bebas dari kedinginan yang akan melanda dirinya di malam ini. Irpan siap membuat Kartini merasa sebuah kehangatan yang tentunya akan menciptakan kenyamanan untuk pulang bersama dengan Irpan di hari ini.

__ADS_1


Irpan sendiri begitu baik pada Kartini. Tidak hanya sekedar mengambil sweater itu, tapi dia juga mengenakan sweater itu pada Kartini. Itu yang membuat Kartini begitu terkesan dengan perlakuan yang di berikan oleh Irpan. Hingga Kartini merasa Irpan jauh lebih dari apapun. Dia mulai merasakan kenyamanan yang tiada tara saat berada di dekat Irpan. Apalagi Irpan memiliki wajah yang begitu mempesona. Tidak salah Kartini mulai terpesona akan ketampanan dari Irpan. Dia melihat pria yang dewasa memiliki wajah yang rupawan serta memiliki wajah yang sempurna. Ini adalah gambaran pria yang Kartini cari. Walaupun belum tentu Irpan menaruh hati yang sama pada Kartini. Namun Kartini mulai merasakan jatuh cinta yang begitu besar pada sosok Irpan. Kartini pun mulai merasakan hal yang berbeda saat bersama dengan Irpan. Itu adalah jatuh cinta yang tidak pernah di rasakan oleh Kartini sebelumnya. Bahkan saat dia mencintai mantan pacar sebelumnya.


__ADS_2