
Hari pertama di kampus ini adalah hari yang paling istimewa bagi seorang Irpan. Tentu ada harapan baru yang di inginkan oleh Irpan. Ini seperti hal yang tidak pernah di duga oleh Irpan. Ketika banyak orang yang mencoba untuk membuat Irpan semakin jatuh. Tapi dosennya masih memberikan kesempatan yang baik bagi Irpan. Itu yang membuat Irpan merasa begitu istimewa dengan apa yang di berikan pada dirinya.
Cuaca di hari ini pun seperti mendukung Irpan untuk melakukan kegiatan dengan baiknya. Matahari bersinar dengan begitu cerahnya. Padahal beberapa hari yang lalu, hujan turun membasahi sekitar rumah Irpan. Itu yang membuat Irpan merasa seperti di dukung oleh semesta di hari yang indah tersebut.
Irpan yang membawa motor besarnya, sudah tidak sabar untuk kembali masuk ke dalam kelas. Kebetulan mata kuliah hari ini adalah mata kuliah yang Irpan sukai. Bagaimana dirinya akan belajar tentang sistem informatika yang di bimbing oleh salah satu dosen kesukaannya yang bernama bu Rahma. Dia adalah seorang dosen yang tegas, namun begitu ramah. Tidak heran Irpan merasa senang saat sedang mendengarkan setiap penjelasan yang di terangkan oleh bu Rahma. Sebab setiap materi yang di sampaikan oleh bu Rahma mudah di serap oleh dirinya.
Irpan pun terlihat sudah tidak sabar untuk bertemu kembali dengan bu Rahma di dalam kelas. Hingga Irpan berjalan dengan begitu cepatnya untuk menuju kelas bu Rahma. Mungkin saja dengan perjalanan singkat yang di lakukan oleh Irpan. Dia akan segera bertemu dengan bu Rahma. Hal yang sudah tidak sabar untuk di tunggu oleh Irpan.
__ADS_1
Irpan pun terdiam saat melihat wajah berseri bu Rahma menegur dirinya. Perjalanan menuju kelas pun semakin terlihat begitu istimewa. Sebab Irpan berjalan berdampingan dengan bu Rahma. Di mana ada banyak hal yang Irpan ceritakan pada bu Rahma selama dia menjalani masa skorsing yang di lakukan oleh pihak kampus.
Bu Rahma juga bertutur pada Irpan, jika dirinya berusaha membuat skorsing yang di terima oleh Irpan tidak di perpanjang. Sebab bagi bu Rahma kesalahan dari seorang Irpan masih bisa di maafkan. Jadi tidak ada hal yang membuat Irpan harus merasakan hukuman tambahan atas apa yang terjadi.
Tentu Irpan senang dengan apa yang di lakukan oleh bu Rahma. Sebab itu sangat berarti bagi Irpan. Dia akan kehilangan beberapa materi penting saat dia tidak mengikuti pelajaran di kampus. Itu akan berpengaruh besar pada nilainya di hari-hari mendatang.
Bu Rahma merasa senang dengan semangat yang di tunjukkan oleh Irpan. Ini adalah salah satu mahasiswa yang harus di contoh. Bagaimana Irpan selalu berusaha melakukan hal yang terbaik. Bahkan dia tetap mengikuti pelajaran yang ada, saat dirinya sedang dalam masa hukuman. Tidak banyak orang yang seperti Irpan. Itu yang membuat Irpan di anggap sebagai mahasiswa yang istimewa oleh bu Rahma. Sebab Irpan melakukan semuanya dengan baik. Dia melakukan segala sesuatu dengan terukur serta memiliki konsekuensi yang baik. Irpan adalah orang yang paling tepat dalam banyak hal.
__ADS_1
Vino yang sering berada satu kelompok dengan Irpan. Terlihat begitu senang saat melihat Irpan datang kembali ke kelas. Sebuah pantun langsung di ucapkan oleh Vino untuk menyambut kembali kedatangan dari Irpan.
"Burung Kutilang beruban. Selamat datang Irpan."
Pantun dari Vino langsung di sambut dengan tepukan gemuruh dari teman-temannya. Semuanya terlihat begitu senang dengan kedatangan dari Irpan kembali ke kelas mereka. Mereka tidak menyangka Irpan akan kembali ke kelas, setelah mendapat skorsing dari pihak kampus. Namun mereka merasa hukuman yang di berikan pada Irpan memang tidak layak. Mereka menganggap itu sangat tidak adil untuk Irpan yang baru sekali berbuat kesalahan.
Irpan tentu senang dengan sikap yang di tunjukkan oleh teman-temannya. Dia merasa itu adalah penyemangat untuk dirinya. Sehingga Irpan bisa semakin baik lagi dalam belajar. Dia adalah seorang yang visioner, tidak salah bagi Irpan untuk bisa terlihat lebih baik lagi.
__ADS_1
Bu Rahma pun langsung meminta Irpan untuk duduk di kursi biasanya. Sama seperti teman-teman Irpan yang lain. Bu Rahma hanya berpesan pada Irpan untuk tidak jatuh di lubang yang sama. Dia harus bisa lebih baik lagi dalam menghadapi semuanya. Jadi tidak ada lagi drama yang akan membuat Irpan kembali di skorsing oleh pihak kampus.
Irpan pun berjanji pada semuanya, terutama pada bu Rahma akan menjaga sikap dari dirinya yang lebih baik lagi. Mungkin kejadian di hari lalu adalah pelajaran yang akan membuat Irpan semakin yakin. Bahwasanya dirinya tidak hanya melakukan sikap yang kurang baik. Akan tetapi dia juga harus bisa melakukan hal yang lebih baik lagi. Sehingga Irpan tidak akan mengulangi hal yang sama di kemudian hari.