
Kebahagiaan yang di rasakan oleh Lutfhi, benar-benar di rasakan oleh Irpan juga. Dia pun siap mengabarkan berita bahagia yang ada pada orang-orang terdekatnya. Mereka tentu adalah keluarga besar dari Irpan dan Lutfhi.
Mulai dari paman Irpan, sepupunya yang sudah menikah. Hingga bibi Irpan pun di beritahu akan kabar bahagia yang di bawa oleh Irpan tersebut. Mereka mungkin akan merasakan kebahagiaan yang sama seperti yang di rasakan oleh Lutfhi. Mungkin mereka akan benar-benar bahagia dengan kabar baik yang sedang di rasakan oleh Lutfhi.
Tidak hanya keluarga besarnya saja yang Irpan berikan kabar. Pacarnya juga tidak luput dari kabar bahagia yang Irpan bawa. Tentu Desi harus tahu akan rencana pernikahan yang akan segera di langsung oleh Lutfhi dan Kartini.
__ADS_1
Dengan rencana pernikahan yang akan di lakukan oleh Lutfhi. Tentu ini akan menjadi kabar yang melegakan bagi seorang Desi. Sebab dia tidak aka lagi cemburu pada Kartini yang selama ini selalu Desi tuduh berusaha untuk merebut Irpan dari dirinya.
Selain itu, desakan pernikahan yang selalu di berikan oleh kedua orangtua Irpan. Juga tidak akan muncul lagi, sebab sekarang Lutfhi sudah akan menikah dengan Kartini. Irpan pun bisa fokus pada karier yang akan di bangun oleh dirinya. Begitu juga Desi yang mungkin ini berkarier terlebih dahulu. Sebab masih banyak hal yang akan di jelajahi oleh keduanya.
Desi justru berharap mereka berdua akan segera menikah. Desi mengungkapkan keinginan dari dirinya yang sudah tidak sabar untuk menikah seperti teman-temannya. Apalagi semua teman Desi sudah menikah, hanya tinggal Desi yang masih betah melajang. Ini menjadi PR tersendiri untuk Desi. Apalagi Desi adalah seorang yang berhasrat tinggi. Tentu Desi ingin melampiaskan semua hasrat yang ada pada dirinya segera. Tidak menunda semuanya.
__ADS_1
Desi ingin mengatakan hal itu pada Irpan, tapi Irpan tentu saja tidak akan menerima semua yang ingin Desi sampaikan. Irpan yang masih berambisi untuk menjadi seorang sutradara terkenal di masa mendatang. Terus belajar untuk mendapatkan titel yang ada. Padahal Desi sama sekali tidak menuntut apapun dari Irpan. Dia hanya meminta Irpan untuk berani saja, tidak menuntut hal lebih dari Irpan. Apalagi mengharuskan Irpan menjadi seorang sutradara terkenal seperti yang di inginkan oleh Irpan saat ini.
Desi terdiam saat Irpan mulai bercerita bagaimana dirinya yang masih belum memiliki mental dalam sebuah pernikahan. Bagaimana pun juga, pernikahan adalah hal yang harus di lakukan dengan mental yang tinggi. Jika tidak memiliki mental yang bagus, bukan tidak mungkin pernikahan itu akan menjadi sia-sia. Itu yang tidak pernah di harapkan oleh Irpan dalam pernikahan yang mungkin saja akan di gelar oleh dirinya.
Desi tetap tidak bisa melobi seorang Irpan. Dia tetap tidak bisa melawan apa yang telah Irpan ucapkan. Mungkin saja ini adalah keputusan final dari seorang Desi. Mengingat keputusan dari Irpan tidak bisa di ganggu gugat. Mereka harus tetap berpacaran dengan batas waktu tidak di tentukan. Mungkin saja sampai Irpan benar-benar siap untuk menuju ke jenjang pernikahan yang akan di gelar entah kapan waktunya.
__ADS_1