
Gagal memberikan pelajaran pada Riko dan teman-temannya. Desi pun segera datang ke rumah Irpan untuk memberikan sedikit perhatiannya pada pacarnya tersebut. Mungkin saja dengan kedatangan dari Desi ke rumah Irpan, dia bisa membuat Irpan semakin semangat lagi dengan apa yang sedang di hadapinya.
Datang tentunya tidak dengan tangan kosong, Desi yang masih di temani oleh Alexa. Terlihat menjinjing sebuah paper bag berisi kue yang akan di berikan pada Irpan. Dia adalah seorang yang penyuka black forest. Tidak heran Desi membawa kue asal Jerman itu pada Irpan. Desi yakin Irpan akan suka dengan kue yang di bawa oleh dirinya. Apalagi kedatangan dari Desi untuk menjenguk Irpan yang sudah menjadi korban dari Riko.
Kedatangan dari Desi di sambut baik oleh pak Hermawan. Dia tidak sungkan untuk membuka pintu rumah. Mempersilakan Desi masuk ke dalam rumahnya. Desi begitu senang dengan apa yang di lakukan oleh calon mertuanya itu. Dia adalah seorang konglomerat, tapi keramahan dari pak Hermawan tidak pernah luntur.
Desi yang sudah menganggap pak Hermawan seperti ayahnya sendiri, tidak sungkan untuk memanggil ayah dari Irpan dan Lutfhi itu dengan sebutan ayah. Apalagi kasih sayang yang di berikan oleh pak Hermawan pada Desi tidak jauh berbeda dari apa yang di berikan pada Lutfhi dan Irpan. Dia sudah di anggap seperti anaknya sendiri oleh pak Hermawan.
Tidak hanya Desi yang merasa seperti sudah menjadi bagian dari keluarga besar pak Hermawan. Alexa yang tidak memiliki hubungan apapun dengan pak Hermawan, juga merasa seperti sudah menjadi bagian dari keluarga pak Hermawan. Tidak seperti Desi yang memanggil pak Hermawan dengan sebutan ayah, Alexa tetap memanggil pak Hermawan dengan panggilan paman. Itu jauh lebih sopan di ucapkan, daripada ayah yang tidak ada hubungan apapun.
Desi dan Alexa pun mulai berjalan menuju kamar Irpan. Di mana pria itu sedang merenungi nasib buruk yang di dapatnya. Desi dan Alexa yang ingin memberikan kejutan pada Irpan, sengaja datang untuk membuat Irpan terkejut. Apalagi Desi tidak menghubungi Irpan sebelumnya. Dia yakin Irpan akan terkejut dengan kedatangan dari dirinya dan Alexa di hari ini.
Benar saja, ketika Desi dan Alexa mengejutkan Irpan. Dia terlihat begitu terkejut dengan kedatangan dari Desi. Bahkan Irpan yang terkejut hebat dengan kedatangan dari Desi tersebut. Terlihat seperti tidak percaya pacarnya itu datang untuk mengejutkan dirinya. Apalagi ada kue black forest yang menjadi kesukaan dari Irpan. Itu semakin menambah nilai dari kedatangan Desi di hari ini. Irpan benar-benar senang dengan kedatangan dari Desi.
Irpan mencium kening Desi dengan begitu mesranya. Menimbulkan pemandangan yang sedikit membuat Alexa cemburu. Bagaimana pun juga, mereka berciuman di depan Alexa dengan begitu mesra. Itu yang membuat Alexa merasa cemburu dengan keromantisan yang di tunjukkan oleh Irpan pada Desi.
__ADS_1
"Apa kalian tidak melihat ada sosok lain yang ada di hadapan kalian. Bisa-bisanya kalian bermesraan di depan jomblowati seperti gue." ucap Alexa sedikit cemberut.
Desi pun langsung meminta maaf atas apa yang di lakukan oleh Irpan. Dia merasa telah menyakiti hati Alexa yang masih jomblo. Itu seperti terlihat aneh bagi Alexa yang jomblo. Namun romantis bagi Desi yang dapat merasakan cinta dari seorang Irpan. Desi terlihat begitu bahagia dengan perhatian serta kasih sayang yang di tunjukkan oleh Irpan pada dirinya. Desi pun ingin selalu bersama dengan Irpan dalam hal apapun. Itu yang dia rasakan.
Irpan dan Desi kembali membuat Alexa merasa cemberut dengan apa yang mereka lakukan. Desi memotong kue itu menjadi bagian kecil. Sebelum Irpan menyuapkan kue itu ke dalam mulut Desi. Di tambah sedikit ungkapan cinta, Irpan terlihat begitu bahagia saat bisa menyuapi Desi dengan kue tersebut.
Desi yang bahagia dengan perlakuan dari Irpan. Sontak membalas perlakuan dari Irpan itu dengan hal yang sama. Dia mengambil sepotong kecil kue itu. Sebelum menyuapkan ke dalam mulut Irpan. Tidak kalah romantis, Desi juga mengucap kata-kata yang membuat Irpan terasa seperti sedang berada di surga bersama dengan seorang bidadari. Itu yang di rasakan oleh Irpan saat Desi mulai menyuapkan kue itu ke dalam mulutnya. Irpan begitu bahagia dengan apa yang ada.
Alexa yang semakin tidak kuat melihat bagaimana Desi dan Irpan menunjukkan keromantisan yang tiada tara di hadapannya. Pada akhirnya Alexa memilih untuk menunggu Desi di luar rumah Irpan. Mungkin ini adalah hal yang paling baik di lakukan oleh Alexa. Mengingat Desi dan Irpan tidak pernah bisa menghentikan aksi gilanya dalam menunjukkan keromantisan mereka berdua. Padahal ada Alexa di dekat mereka. Tapi keduanya tidak memperdulikan temannya tersebut. Mereka tidak paham sakitnya menjadi jomblowati seperti Alexa saat melihat ada sepasang kekasih yang bermesraan di depannya. Tentu itu cukup menusuk hati dari Alexa. Terlebih yang bermesraan itu adalah temannya sendiri. Hal yang tidak pernah bisa di bayangkan oleh dirinya.
Irpan dan Desi pun tidak melarang jika memang Alexa ingin menunggu Desi di luar rumah. Itu adalah pilihan dari Alexa. Tapi dia harus tetap menunggu Desi sampai pulang. Sebab Alexa sudah janji pada Desi untuk tetap bersama dengan dirinya sampai Desi selesai melepas rindu dengan Irpan.
Alexa turun dari kamar Irpan yang berada di lantai dua. Mungkin mencari angin di luar rumah Irpan bisa di lakukan oleh Desi. Apalagi cuaca di hari ini cukup baik. Tidak panas, tapi juga tidak dingin. Ini adalah hal yang cukup baik untuk di rasakan oleh dirinya. Alexa harus bisa merasakan apa yang memang harus di rasakan oleh dirinya.
Alexa mulai berjalan di taman yang ada di dekat halaman rumah Irpan. Dia melihat bagaimana banyak bunga cantik di taman itu. Tidak hanya melihat bunga yang cantik saja, Alexa juga melihat bagaimana ada sosok pria muda yang terlihat begitu rapi dalam menata bunga yang ada di taman rumah Irpan.
__ADS_1
Mungkin mengobrol dengan tukang bunga itu tidak salah bagi Alexa. Apalagi saat melihat pundak tukang bunga itu, dia melihat seperti ada sosok muda yang ada di tukang kebun tersebut. Alexa pun mulai mendekati tukang bunga yang merupakan Aldi.
"Apa yang sedang bapak lakukan?" tanya Alexa dengan sedikit malu-malu.
Aldi yang mendengar ucapan dari Alexa, langsung membalikkan badannya. Dia terkejut dengan kedatangan dari Alexa. Namun yang paling terkejut tentu adalah Alexa sendiri. Dia belum pernah melihat tukang bunga seperti Aldi.
Muda, tampan dan kharismatik. Itu adalah hal yang ada pada Aldi. Alexa pun terkejut saat melihat wajah Aldi yang begitu mempesona. Alexa semakin terkejut dengan senyuman yang di berikan oleh Aldi. Bagaimana pun juga, senyum yang di tunjukkan oleh Aldi begitu membuatnya terpesona.
"Ada yang bisa saya bantu Mbak?" tanya Aldi sambil berdiri.
Mendengar suara Aldi yang begitu terdengar baik. Alexa semakin tidak berdaya dengan pria tersebut. Dia melihat sosok lain yang ada pada Aldi. Pria itu tampil dengan begitu gagah serta memiliki kesan tersendiri. Apalagi saat Aldi tersenyum pada dirinya. Ini seperti hal yang tidak pernah di bayangkan oleh Alexa sebelumnya.
"Mas tukan kebun di sini?" tanya Alexa sedikit malu-malu.
"Iya, memang kenapa?" tanya balik Aldi.
__ADS_1
"Tidak. Saya hanya tanya saja." jawab Alexa yang semakin malu-malu.
Aldi yang hampir menyelesaikan semua tugasnya di hari ini. Segera berpamitan pada Alexa untuk pergi. Sebenarnya Alexa ingin menahan Aldi lebih lama lagi. Tapi sepertinya itu adalah hal yang sulit. Ini seperti hal yang tidak mungkin bisa di lakukan oleh Alexa. Hingga dia pun membiarkan Aldi pergi dari hadapannya. Padahal Alexa masih ingin berbicara lebih banyak lagi dengan Aldi.