
Erina tidak bisa menghentikan tangisnya di hadapan Desi. Bagaimana dia merasa cemburu melihat Lutfhi yang telah bersama dengan perempuan lain. Tentu ini adalah jalan cerita paling buruk yang harus di jalani oleh Erina. Hidupnya hampir hancur dengan kenyataan pahit yang harus di hadapi saat ini. Apalagi Lutfhi adalah orang yang begitu di cintai oleh Erina.
Desi tentu bingung untuk menenangkan Erina yang sedang patah hati. Dia merasa Irpan akan menolong dirinya untuk bisa memenangkan Desi yang sedang patah hati. Dia adalah sosok yang cukup bijak dalam menenangkan seorang. Apalagi Irpan adalah adik dari Lutfhi, orang yang membuat Erina patah hati saat ini. Irpan adalah obat yang Desi bisa berikan pada Erina untuk menjadi penghibur laranya yang tengah bergejolak.
Desi pun langsung meminta Irpan untuk segera datang ke kafe tempat Desi dan Erina berada. Mungkin dalam tiga puluh menit Irpan akan segera menyusul Desi dan Erina di kafe tersebut. Apalagi Desi dan Erina baru juga berada di kafe tersebut. Mereka baru sebentar di sana, tapi Desi sudah mulai bosan dengan Erina yang terus menangis di pundaknya. Rasanya begitu berat bagi Desi untuk menerima setiap curhatan yang di lakukan oleh Erina pada dirinya. Apalagi Erina yang dulu pernah berselingkuh dengan pria lain. Tentu menjadi kesalahannya sendiri. Jadi Desi tidak bisa sepenuhnya menyalahkan Lutfhi jika memang dia akan menikah dengan perempuan lain. Itu jadi hal yang harus di terima oleh Erina.
Erina pun menjelaskan semuanya pada Desi akan dirinya yang hanya berpura-pura selingkuh di depan Lutfhi. Padahal Erina sama sekali tidak memiliki niat untuk berselingkuh dengan Lutfhi. Dia menceritakan bahwa pria yang berada di kamar hotel dengan dirinya adalah pria yang sengaja di sewa oleh dirinya untuk membuat Lutfhi sadar. Sebab saat itu Lutfhi seperti tidak pernah peduli dengan keberadaan dari Erina. Walaupun dirinya tahu Lutfhi begitu cinta pada Erina. Tapi dia tetap merasa kurang kasih sayang dari seorang Lutfhi. Sehingga untuk mendapatkan kasih sayang yang utuh dari Lutfhi, Erina pun melakukan perbuatan yang seolah-olah dia melakukan perselingkuhan dengan seorang pria asing. Padahal Erina sama sekali tidak melakukan perselingkuhan yang ada. Dia hanya berpura-pura dengan situasi yang ada.
Mendengar semua penjelasan dari Erina, rasa iba mulai sedikit terbuka dari Desi. Apalagi Desi adalah sepupu dari Erina. Sudah pasti Desi merasakan kesedihan yang di rasakan oleh Erina. Bagi Desi, Erina adalah sosok yang paling baik untuk dirinya. Apalagi Erina adalah sosok penting dalam hidup Desi. Erina adalah seorang yang begitu baik untuk dirinya. Erina adalah orang yang kerap membantu dirinya dalam keadaan apapun. Jadi melihat Erina seperti itu, Desi sebagai seorang sepupu tentunya merasakan hal yang buruk.
Desi pun terus mendengarkan setiap curhatan yang di keluarkan oleh Erina. Apalagi curhatan dari Erina itu adalah curhatan yang cukup memilukan. Hidupnya seperti telenovela yang begitu menyayat hati dan pikiran. Ini menjadi hari yang paling buruk untuk Erina. Tapi ini juga adalah hari yang paling penting untuk dirinya belajar. Tidak semuanya bisa di lakukan tanpa pemikiran panjang. Sebab ini justru membuat dirinya kehilangan Lutfhi yang selama ini terkenal cinta mati pada Erina. Mungkin Lutfhi sudah mati rasa dengan Erina. Apalagi saat dia melihat Erina berada di kamar hotel dengan pria lain. Siapa pun akan merasa sakit hati dengan apa yang ada.
30 menit sudah Erina dan Desi menunggu kedatangan dari Irpan. Tapi pria itu tidak kunjung datang untuk menemui mereka berdua. Apalagi beberapa pelayan di kafe itu mulai bertanya pada keduanya akan tambahan menu yang akan di beli oleh mereka berdua. Desi tentu tidak bisa memesan segera makanan untuk Irpan. Sebab terkadang Irpan memilih menu makanan yang tidak bisa di tebak oleh Desi sebagai pacarnya sendiri. Itu yang membuat Desi tidak mau untuk memesan makanan terlebih dahulu.
Irpan baru datang saat Desi ingin memesan tambahan minuman. Dia merasa begitu segar saat minum di kafe tersebut. Apalagi beberapa jus yang ada di kafe itu memiliki rasa yang lezat. Tidak heran bagi Desi untuk kembali memesan minuman yang sama.
__ADS_1
Desi pun terlihat begitu bahagia saat bisa kembali merasakan minuman yang sama. Dia merasa tidak ada rasa yang berubah di minuman yang di minum oleh dirinya. Oleh sebab itu Desi begitu menyukai minuman itu. Rasa buahnya seperti asli, tidak ada tambahan pemanis yang membuat minuman itu pahit. Justru sensasi manis yang pas. Menjadikan minuman itu semakin di sukai oleh Desi. Dia pun ingin selalu minum di kafe tersebut setiap hari.
Irpan yang juga menyukai minuman yang sama dengan Desi. Memesan minuman itu pada pelayan tersebut. Tidak hanya minum saja, dia juga memesan seporsi spaghetti bolognese yang lezat. Dia begitu lapar, mungkin seporsi spaghetti bisa membunuh rasa laparnya tersebut. Ini adalah hal yang harus di butuhkan oleh Irpan.
Irpan sendiri terkejut dengan kedatangan dari Erina. Dia yang sudah lama tidak bertemu dengan Erina. Merasa terkejut dengan penampilan dari Erina. Apalagi Erina kini terlihat lebih kurus dari sebelumnya. Irpan pun merasa ada perubahan yang cukup signifikan dari Erina.
Namun Irpan sendiri merasa heran dengan mata Erina yang berkaca-kaca. Begitu juga dengan hidungnya yang mulai memerah. Ini seperti hal yang tidak biasa, sehingga Irpan merasa ada sesuatu hal yang buruk terjadi pada Erina. Mungkin saja Erina mengalami kejadian yang pahit dalam hidupnya. Sehingga dia menangis dengan begitu dahsyatnya.
"Apakah kamu baru mendapatkan kabar yang buruk. Aku lihat sepertinya kamu habis menangis hebat." ucap Irpan.
"Bukan buruk lagi, tapi jauh lebih buruk. Dia menangis atas pernikahan yang akan di gelar oleh kakak kamu." balas Desi dengan wajah datar.
Erina menggenggam tangan Irpan. Suaranya kembali terisak-isak. Air matanya juga mulai berjatuhan tidak beraturan. Membasahi seluruh wajahnya yang begitu bersinar.
"Aku bisa jelaskan semuanya pada kamu Irpan. Pria yang ada di kamar hotel dengan aku di waktu itu adalah pria yang bukan siapa-siapa aku. Dua adalah pria yang aku sewa untuk membuat Lutfhi cemburu. Sebab kamu tahu sendiri akan sikap dari Lutfhi sejak dulu. Dia adalah pria yang acuh denganku. Oleh karena itu aku berharap Lutfhi akan bisa lebih peduli denganku. Tapi nyatanya Lutfhi justru malah mencari perempuan lain untuk menikah dengan dirinya. Aku menyesal Irpan"
__ADS_1
Irpan tentu terkejut dengan apa yang di ucapkan oleh Erina pada dirinya. Pura-pura dan sebagainya. Itu terdengar konyol di telinganya. Sehingga Irpan merasa apa yang di lakukan oleh Erina ada tindakan yang sama sekali tidak di benarkan. Mungkin saja Irpan juga akan melakukan hal yang sama dengan Lutfhi. Sebab apa yang di lakukan oleh Erina adalah tindakan yang salah Dia melanggar kaidah yang ada. Itu yang membuat Lutfhi pergi dari hidupnya. Mungkin saja apa yang di lakukan oleh Lutfhi adalah pembalasan yang paling tepat untuk Erina. Sebab Erina telah mengkhianati cinta Lutfhi yang begitu tulus pada dirinya. Lutfhi begitu mencintai Erina dengan sepenuh hati. Tapi Erina justru membalas cinta Lutfhi seperti itu.
Erina pun semakin merasa bersedih dengan ala yang di katakan oleh Irpan. Apalagi Dea tidak bisa membantah apa yang di katakan oleh pacarnya tersebut. Ucapan dari Irpan benar ada, sehingga Desi hanya bisa mengiyakan setiap ucapan dari Irpan.
Erina semakin merasa di kerdilkan oleh Irpan. Padahal dirinya berharap Irpan bisa membantu dirinya untuk kembali pada Lutfhi. Mungkin pertolongan dari Irpan akan membuat Erina bisa kembali menjalin kasih dengan Lutfhi. Menggagalkan rencana pernikahan yang akan di gelar oleh Lutfhi dengan Kartini.
Apa yang di minta oleh Erina tentu tidak bisa di wujudkan oleh Irpan. Pernikahan itu akan berlangsung dalam 2 minggu ke depan. Lutfhi terlihat begitu mencintai Kartini. Begitu juga dengan Kartini yang sangat tulus mencintai Lutfhi. Sehingga tidak ada hal yang bisa di lakukan oleh Irpan untuk membuat Lutfhi dan Kartini berpisah. Dia yakin, Lutfhi akan bahagia dengan Kartini.
Di sini, hidup Erina seperti sudah tidak berarti lagi. Dia sudah tidak bisa menemukan apa yang seharusnya dia temukan. Irpan sudah tidak peduli sama sekali dengan Erina. Padahal Erina adalah sepupu dari Desi yang merupakan pacar dari Irpan. Tapi Irpan seolah tidak bisa membujuk kakaknya untuk bisa kembali pada Erina. Hal yang tidak pernah di bayangkan oleh Erina sebelumnya.
Sebagai bentuk kekecewaan pada Irpan. Erina pun langsung menyiramkan jus yang di pesan oleh Irpan dan Desi ke tubuh Irpan. Pelayan yang mengantar minuman itu pun terkejut dengan apa yang di lakukan oleh Erina pada Irpan.
Desi juga terkejut dengan sikap kekanak-kanakan yang di tunjukkan oleh Erina pada Irpan. Dia menyiram tubuh Irpan dengan jus yang di pesannya. Mungkin Erina sudah gila dengan tindakan yang di lakukan oleh dirinya. Sehingga Desi pun langsung meminta Erina meminta maaf pada Irpan.
Irpan yang memahami kekesalan dari Erina, sama sekali tidak marah dengan perlakuan yang di berikan oleh Erina. Dia memaafkan Erina di saat itu juga. Mungkin ini adalah bentuk kekecewaan dari Erina pada dirinya yang tidak bisa sesuai dengan apa yang dia inginkan. Irpan memahami akan hal tersebut. Oleh sebab itu Irpan sama sekali tidak marah dengan sikap yang di tunjukkan oleh Erina.
__ADS_1
Bukannya minta maaf pada Irpan, Erina justru malah memaki Irpan dengan kata-kata yang kasar. Semua aib Irpan di bongkar oleh Erina di depan umum. Bagaimana Irpan adalah pria yang culun, tidak pernah berani untuk berhubungan dengan Desi. Padahal mereka sudah berpacaran cukup lama. Bagi Erina itu adalah sebuah aib yang harus di bongkar. Dengan begitu banyak yang mengira Irpan memiliki orientasi seksual yang tidak normal.
Desi yang tidak terima dengan perlakuan yang di berikan oleh Erina pada Irpan. Meminta pada penjaga keamanan di kafe tersebut untuk mengusir Erina di kafe tersebut. Dia merasa keberadaan dari Erina sudah sangat meresahkan. Apalagi Erina adalah seorang yang tidak tahu malu. Dia marah di depan umum seperti ini. Mungkin ini adalah hari yang paling memalukan dalam hidup Desi. Di mana dirinya di permalukan oleh Erina di depan umum. Padahal Erina adalah sepupunya sendiri.