Kasih Tak Sampai

Kasih Tak Sampai
Rencana Pembantu Lutfhi


__ADS_3

Sumi adalah pembantu senior di rumah Irpan dan Lutfhi. Sudah hampir 20 tahun lebih dia mengabdi di rumah keduanya. Kini tubuh Sumi sudah mulai renta. Dia tidak memiliki tenaga yang cukup seperti beberapa tahun yang lalu. Sumi juga kerap sakit-sakitan dengan kondisi yang ada. Tentu ini menjadi hal yang paling tidak bisa di terima oleh keluarga Lutfhi dan Irpan. Mereka pun menyarankan Sumi untuk berhenti menjadi pembantu di rumahnya. Mereka ingin Sumi bisa istirahat di rumah, bersama dengan seluruh keluarga besarnya.


Sebelum kedua orangtua Lutfhi dan Irpan menyarankan untuk pensiun pada Sumi. Sumi sendiri sudah memikirkan rencana itu secepat mungkin. Bagi Sumi ini adalah jalan yang harus di ambil oleh dirinya. Tidak ada jalan lain selain untuk berhenti dari pekerjaan yang ada. Jadi dia harus segera berhenti dari pekerjaannya tersebut.


Sumi pun sudah mulai membicarakan semua itu dengan anak dan cucunya. Dia berharap mereka akan menerima keputusan yang di ambil oleh Sumi. Meskipun Sumi adalah tulang punggung keluarga. Namun melihat tubuh Sumi yang mulai renta, tentu ada rasa iba dari anak dan cucunya.

__ADS_1


Rencana Sumi juga di dukung oleh Irpan dan Lutfhi. Mereka senang dengan rencana tersebut. Apalagi saat mereka melihat Sumi dalam keadaan sakit. Mereka merasakan hal yang paling buruk di alami oleh Sumi. Penyakitnya membuat Sumi.mudah lelah, sehingga dia tidak bisa bekerja dengan maksimal di keseharian yang ada. Irpan dan Luthfi pun senang dengan keputusan yang di ambil oleh Sumi tersebut. Mereka mendukung seratus persen apa yang di ambil oleh Sumi.


Tidak hanya itu saja, mereka berdua juga menyarankan pada kedua orangtuanya untuk memberikan dana pensiun untuk Sumi. Dengan begitu Sumi bisa membuka usaha di kampung halamannya. Mungkin ini akan menjadi peluang bisnis yang besar bagi Sumi. Mengingat di kampungnya belum begitu banyak usahawan. Dia bisa menjadi usahawan di kampungnya dengan di bantu oleh anak dan cucunya.


2 orang pembantu di rumah Lutfhi dan Irpan merasa kehilangan dengan kepergian dari Sumi. Mereka memang tidak selama Sumi, tapi mereka kenal betul dengan Sumi yang piawai dalam membuat makanan kesukaan setiap anggota keluarga. Mereka pun selalu belajar dengan Sumi untuk membuat makanan yang lezat yang akan membuat mereka di sukai oleh setiap majikan yang ada di rumah tersebut.

__ADS_1


Kartini yang baru bertemu dengan Sumi, mengaku senang dengan sikap yang di tunjukkan oleh Sumi. Dia adalah seorang yang ramah pada siapa saja. Sehingga Kartini tentu akan merasa kehilangan saat Sumi memutuskan untuk berhenti di pekerjaan yang di jalaninya saat ini. Akan tetapi Kartini merasa senang dengan apa yang ada. Dia merasa ini adalah pilihan yang paling tepat di pilih oleh Sumi. Sehingga Kartini mendoakan untuk kebahagiaan dari Sumi di kampung halamannya. Kartini berharap keluarga besar Lutfhi akan mendapatkan pengganti yang sepadan dengan Sumi. Di mana akan ada seorang yang benar-benar memiliki nyawa dalam setiap makanan yang di buat. Sebab Sumi melakukan itu di setiap makanan yang di buatnya. Oleh sebab itu Kartini kerap memuji setiap masakan yang di buat oleh Sumi.


Irpan yang sedari kecil di rawat oleh Sumi. Mengaku begitu sedih dengan perpisahan yang terjadi di antara mereka berdua. Dia pun siap menunjukkan bukti cintanya pada Sumi. Irpan siap mengantar Sumi menuju terminal bis dengan mobil mewahnya. Sehingga Sumi tidak harus menggunakan banyak kendaraan untuk bisa tiba di terminal bis nantinya.


Sumi pun senang dengan apa yang di ajukan oleh Irpan. Dia merasa Irpan adalah sosok anak muda yang baik. Sehingga Sumi mendoakan Irpan akan mendapatkan jodoh seperti Kartini. Di mana sosok yang baik serta pengertian. Tidak seperti Desi yang hanya mengincar kekayaan seraya napsu dari Irpan saja.

__ADS_1


__ADS_2