Kasih Tak Sampai

Kasih Tak Sampai
Ke Pantai


__ADS_3

Lutfhi langsung menggendong Kartini menuju lautan lepas. Dia tahu Kartini begitu ketakutan dengan ombak besar yang akan menghadang dirinya. Oleh sebab itu Kartini begitu takut saat ombak akan menerjang tubuhnya.


Kartini pun langsung di serang sebuah ombak besar. Seketika pakaian pantai Kartini pun langsung basah kuyup di terjang ombak yang besar tersebut. Lutfhi terlihat senang dengan apa yang terjadi pada Kartini. Dia merasa itu adalah hal yang wajar saat mereka bersenang-senang di pantai. Kartini harus bisa merasakan hal tersebut. Sehingga dia tidak akan merasa risih lagi dengan ombak yang ada.


Lutfhi semata membuat Kartini bisa bersenang-senang dengan ombak yang ada. Di tambah Lutfhi yang memang terkenal usil, berusaha membuat Kartini merasakan sensasi ombak yang begitu besar menerjang dirinya. Itu adalah hal yang baik untuk Kartini, sehingga dia tidak akan lagi kaku dengan terjangan ombak yang akan datang pada dirinya.


"Kamu tahu, aku dulu ingin seperti Aquaman. Jadi pengusaha lautan yang bisa bebas berada di lautan." ucap Lutfhi.

__ADS_1


"Jika kamu jadi Aquaman, lantas aku jadi apa?" tanya Kartini dengan polosnya.


Lutfhi mulai mesem-mesem, sebelum dia mendekatkan mulutnya ke telinga kiri dari Kartini. Lutfhi pun lantas berbisik di teliga Kartini, jika dirinya layak menjadi Aquarium.


Sontak apa yang di katakan oleh Lutfhi membuat Kartini sedikit kesal. Dia langsung berlari mengejar Lutfhi yang mengarah ke lautan lepas. Namun Kartini yang tidak pandai berenang, hanya bisa terdiam melihat bagaimana Lutfhi yang berlari ke arah lautan lepas.


Kartini terus memanggil Lutfhi untuk bisa lebih berhati-hati lagi dengan ombak yang ada. Dia merasa ombak itu akan jadi hal yang paling menakutkan bagi dirinya. Terlebih ombak yang besar itu adalah musuh bagi manusia seperti Kartini.

__ADS_1


Benar dugaan dari Kartini, ada sebuah ombak besar yang langsung menggulung tubuh Lutfhi. Ombak itu seketika membuat Lutfhi harus kehilangan tubuhnya. Hingga tubuh Lutfhi sudah tidak terlihat lagi oleh Kartini.


Kartini tentu langsung panik dengan apa yang di lihatnya. Dia terus berteriak memanggil nama Lutfhi berulang kali. Tentu ini akan jadi hal yang paling sulit untuk Kartini terima, melihat suaminya yang hilang di telan oleh ombak besar. Kartini harus bisa memastikan jika Lutfhi masih dalam keadaan sehat dan selamat dari ombak besar besar tersebut.


Namun kekhawatiran Kartini itu menjadi sebuah canda bagi Lutfhi. Sebab Lutfhi yang sudah terbiasa dengan ombak pantai, dengan mudah keluar dari masalah besar tersebut. Lutfhi pun segera keluar dari ombak yang menggulung dirinya. Hingga Lutfhi bisa segera bertemu kembali dengan Kartini.


Lutfhi menertawakan Kartini yang terlihat begitu panik dengan peristiwa tersebut. Bagaimana pun juga, Kartini merasa apa yang di lakukan oleh Lutfhi sama sekali tidak lucu. Bagaimana jika peristiwa itu benar-benar terjadi pada Lutfhi. Tentu Kartini tidak akan bisa membayangkan dirinya yang akan terus menangis mengingat kejadian yang cukup kelam tersebut. Itu yang di khawatirkan oleh Kartini akan Lutfhi.

__ADS_1


__ADS_2