
"Yeahh akhirnya selesai juga hari ini,"
"Nis, aku duluan yah mau ke kantin nih laper tadi pagi makan dikit doang, oh ya lo mau ikut ga sekalian maksi (makan siang)," kataku pada anis sekalian ngajak dia makan.
"Emm, lo duluan aja ntar gue nyusul," kata anis.
"OK lah kalau begitu," 👌
Aku pergi ke kantin dan membeli beberapa makanan karena aku merasa sedikit lapar, tak terasa ternyata aku membeli banyak makanan. Emm, kok jam segini udah penuh aja sih nih kantin biasanya juga masih banyak tempat. Di pinggir sana kayanya ada tempat kosong sih ya sudahlah agak jauh tempat duduknya juga gpp yang penting bisa duduk.
Dan setelah duduk aku melihat sekeliling taman (karena memang kantin sebelahan dengan taman),
"Nyaman juga ternyata duduk di kantin sambil liatin pemandangan sekitar kampus," gumamku.
"Permisi mbak, maaf ini mejaku. Emm maksudnya tadi sebelum ada mbak aku udah duduk di meja sini itu buktinya ada tas sama laptop nya aku masih ada dimeja," kata seseorang yang tiba-tiba menyapaku.
"Oh ya ampun, sorry aku ga sadar kalo ada tas sama laptop di atas meja. Duhh jadi ga enak ini aku asal duduk aja ku pikir mejanya kosong habis yang lain udah ada orangnya, sorry ya," kataku meminta maaf.
"Oh ya gpp mbak, kebetulan juga sekalian jagain tas sama laptopnya aku. Hehe(bercanda). Kalau mbak mau, duduk disini aja gpp kok lagian aku juga sendirian duduknya," kata orang tersebut.
"Seriusan gpp, ntar aku ganggu lagi". Kataku lagi.
"Ngga kok mbak, sebenarnya ini juga aku lagi ga ada dosen jadi ya duduk aja disini bentar lagi juga mau balik kok," katanya lagi.
"Oh gitu, ya udah makasih ya. Btw kenalin namaku Nia, jadi kamu ga usah panggil aku mbak2 terus, hehe. Oh ya nama kamu siapa?" kataku basa-basi.
"Nia, nama yang bagus seperti orangnya. Hehe, oh ya kenalin juga namaku Dhani" (berjabat tangan 🤝).
__ADS_1
"Bisa aja kamu dhan,"
"Wahh, banyak juga kamu makan yah nia. Lapar apa doyan tuh, hahaha" kata Dhani.
"Tau aja lo dhan, emang gue lagi kelaperan banget ini, 😅. Lo mau gak, ini makan aja kebetulan gue lagi banyak pesan makanan."
"Betul nih gpp gue makan makanan lo, ntar lo kurang gimana," kata Dhani bercanda.
"Ah santai aja, woles. Ga usah malu2 sama gue, oh ya lo biasa nongkrong di kantin?" tanyaku lagi.
"Iya, ga juga sih kadang2 aja. Gue bukannya niat mau kuliah, ya cuma nurutin keinginan orangtua aja, jujur sih gue masih sering bolos nya," (Dhani)
*Tanpa sadar aku dan Dhani sudah banyak berbagi cerita dan sambil makan tentunya.
"Asyik juga ya ngobrol sama kamu, lain kali kita ngobrol lagi ya," kataku pada Dhani.
"OK. Shiyaaap, hehe" jawab Dhani singkat.
Tiba-tiba ada orang yang memanggilku dari kejauhan. Dan benar saja Andri dan Anis dari jauh datang menghampiriku, tentu saja setelah Dhani melihat mereka berdua datang lantas ia pun bilang padaku kalau dia masih ada urusan lain dan dia pun pergi.
(Andri)
"Siapa tuh cowok tadi yang duduk sama kamu,"
(Nia)
"Teman,"
__ADS_1
(Anis)
"Lo udah makan?"
(Nia)
"Udah kok barusan, tuh masih ada bekas piring sama gelasnya. Kalian makan dulu lah, belum pada pesen makan kan?"
(Andri)
"Teman yang mana, kok aku baru liat teman kamu yang barusan itu?
(Nia)
"Bukan urusan kamu,"
(Anis)
"Eh eh kalian ini kenapa sih kok ga akur banget, udah lah ndri lo mau makan apa biar sekalian gue pesenin?
(Nia)
"Oh ya nis, kebetulan gue ada janji mau ketemuan sama orang kalau gitu lo bisa kan makan berdua? Jadi sorry ya gue ga bisa temenin kalian, gue pergi dulu ya. Bye"
*Aku pun segera pergi dari kantin dan meninggalkan mereka berdua, jujur aku ga tega bersikap seperti ini dengan mereka tapi aku terpaksa karena hatiku masih belum bisa menerimanya.
Terima kasih dan mohon dukungannya 🙏
__ADS_1
Like, comment dan follow👍
Kritik dan saran di terima 👍