Kasih Tak Sampai

Kasih Tak Sampai
Sifat Dingin Tiara


__ADS_3

Tiara yang masih kesal dengan kabar pernikahan Lutfhi dan Kartini. Merasa apa yang di lakukan oleh Lutfhi cukup membuat dirinya begitu kecewa. Apalagi Lutfhi adalah orang yang begitu di sukai oleh Tiara. Dari segi fisik dan sebagainya, Lutfhi adalah idaman dari seorang Tiara. Sayang, Lutfhi justru memilih orang lain untuk bisa menikah dengan dirinya.


Tidak seperti biasanya juga, hari ini Tiara bekerja dengan tidak semangat. Tentu hal itu di pengaruhi oleh keadaan dari dia yang saat ini dalam keadaan galau. Mungkin saja jika pernikahan Lutfhi dan Kartini tidak di ketahui Tiara, semangat bekerja yang biasa di perlihatkan oleh Tiara akan nampak. Apalagi Tiara adalah seorang sekretaris yang luar biasa berpengalaman. Tidak heran jika ayah Lutfhi meminta Tiara untuk mengajarkan Lutfhi banyak hal perihal masalah perusahaan.


Tidak ada senyum saat Tiara memberikan beberapa berkas pada Lutfhi. Hatinya begitu kalut dengan apa yang terjadi. Dia merasa Lutfhi sama sekali tidak memahami perasaan yang ada di hatinya. Padahal Tiara begitu mencintai seorang Lutfhi, tapi Lutfhi sama sekali tidak merasakan hal itu. Tentu ada kekecewaan tersendiri dari seorang Tiara akan Lutfhi yang tidak peka akan perasaan Tiara pada dirinya.

__ADS_1


Hujan seperti panas yang membakar. Angin berhembus seperti terik mentari yang mengotori kulit. Api terasa dingin seperti sebongkah es yang ada di lemari pendingin. Semuanya serba terbalik saat ini, bahkan hal yang baik pun di rasakan Tiara dengan begitu buuk. Seiring perasaannya yang tengah dalam suasana duka yang besar.


Lutfhi tidak menyadari perasaan berkabung yang tengah di rasakan oleh Tiara. Dia merasa itu adalah hal yang biasa terjadi pada seorang perempuan. Siklus menstruasi yang setiap bulan datang menghampiri perempuan, kerap membuat mereka berubah sikap. Mungkin tadinya baik, secara tiba-tiba akan berubah menjadi buruk. Perubahan itu adalah hal yang wajar di alami oleh perempuan. Jadi tidak ada yang harus Lutfhi khawatirkan akan Tiara saat ini. Dia merasa semuanya baik-baik saja. Tiara dalam keadaan baik, walaupun perasaannya sedikit buruk dengan siklus mentruasi yang datang di hari ini.


Tiara yang tidak memberikan sedikit pun senyum pada Lutfhi. Tidak di sadari Lutfhi sebagai sebuah amarah yang berarti pada dirinya. Dia merasa itu hal yang normal. Jadi tidak ada yang harus di khawatirkan oleh Lutfhi saat ini. Semuanya baik-baik saja untuk Luthfi. Dia hanya sedang tidak enak dengan menstruasi yang sedang di alami oleh dirinya saat ini. Tidak ada hal buruk yang tengah melanda dirinya. Semuanya baik-baik saja untuk Tiara.

__ADS_1


Lutfhi mengerjakan semua pekerjaan dia tanpa bersuara atau pun mengeluarkan kalimat yang bisa memancing emosi Tiara. Ini justru semakin membuat Tiara kesal pada seorang Luthfi. Dia merasa Lutfhi adalah sosok pria yang tidak peka sama sekali. Padahal Tiara berharap Lutfhi akan menjadi seorang pria yang lebih baik lagi. Menghargai perasaan dari dirinya yang selama ini menyukai dirinya.


Lutfhi merasa Tiara adalah sosok panutan sebagai rekan kerja. Tidak ada sedikit pun perasaan dari dalam hati Lutfhi yang datang untuk Tiara. Hanya sebuah pengagum bagi Tiara yang bekerja dengan hasil yang maksimal. Lutfhi menyukai cara kerja Tiara, tapi tidak menyukai Tiara sama sekali. Jadi Lutfhi tidak berharap apapun dari seorang Tiara. Tidak rasa yang ia rasakan saat berada di dekat Tiara. Hanya perasaan senang bisa memiliki rekan kerja seperti Tiara yang cekatan serta memiliki determinasi yang tinggi.


Apa yang Lutfhi rasakan tentu berbeda dengan apa yang Tiara rasakan. Dia merasakan banyak hal berbeda saat dia menjadi sekretaris pribadi dari Lutfhi. Tiara merasa Lutfhi adalah sosok pria yang istimewa. Tidak heran Tiara mengangumi sosok Lutfhi yang begitu mempesona dengan segala kelebihan yang di milikinya.

__ADS_1


__ADS_2