Kasih Tak Sampai

Kasih Tak Sampai
Kartini Mulai Jago


__ADS_3

Handphone Lutfhi sudah di miringkan, pertanda dia sedang bermain video game online. Dia terlihat begitu asyik dalam bermain video game online itu. Apalagi permainan yang di mainkan oleh Lutfhi adalah permainan yang memang dia sukai. Mungkin malam ini Lutfhi akan begadang untuk bisa bermain semalam penuh. Apalagi besok adalah hari libur bekerja. Sudah pasti waktu itu akan di manfaatkan Lutfhi untuk tidur sepanjang hari seperti hewan yang sedang hibernasi.


Kartini yang sekarang sudah mulai memahami permainan game online yang menjadi syarat dari Lutfhi. Mendatangi Lutfhi dengan penuh rasa percaya diri. Dia merasa sekarang dirinya bisa mengalahkan Lutfhi dengan kemampuan yang di milikinya. Kartini yakin bisa mengalahkan Lutfhi dengan kemampuan yang dia punya. Hingga Lutfhi akan bertekuk lutut pada dirinya.


"Apa kamu ingin bermain bareng denganku?" tanya Kartini dengan penuh percaya diri.

__ADS_1


Lutfhi memperhatikan Kartini sejenak. Sebelum akhirnya dia meminta Kartini untuk duduk di sampingnya. Lutfhi pun akhirnya mempersilakan Kartini untuk bermain game online bersama dengan dirinya.


"Apa kamu sudah yakin bisa menandingiku?" tanya balik Lutfhi.


"Kita lihat saja nanti." jawab Kartini semakin percaya diri.

__ADS_1


Permainan pun di mulai, di mana Kartini mulai menunjukkan kemampuan dari dirinya. Di pertandingan itu, Irpan terlihat begitu menyukai permainan yang di tunjukkan oleh Kartini. Hingga beberapa kali Lutfhi pun memuji Kartini yang di anggap bermain cukup baik di hari ini.


Walaupun Kartini pada akhirnya kalah oleh Lutfhi. Namun setidaknya dia sudah menunjukkan progres yang cukup baik. Itu yang menjadi nilai tambah dari Lutfhi akan Kartini. Dia menyukai Kartini yang mau belajar untuk bisa lebih baik lagi. Dengan begitu, ada sedikit keseriusan dari Kartini dalam memenuhi syarat yang di ajukan oleh Lutfhi. Dia sekarang sudah mulai menarik perhatian dari Lutfhi. Apalagi Kartini yang perhatian, tidak sungkan mengelap keringat yang bercucuran dari dahi Lutfhi. Satu hal yang membuat Lutfhi semakin kagum akan Kartini.


Perhatian dari Kartini tidak hanya pada keringat dari Irpan yang bercucuran saja. Namun dia juga mengambil segelas air minum yang Lutfhi butuhkan saat ini. Lutfhi menyukai air putih segar, hingga Kartini pun mengambil air putih yang akan di berikan pada Lutfhi saat ini.

__ADS_1


Lutfhi benar-benar di buat terkejut dengan sifat manis yang di tunjukkan oleh Kartini pada dirinya. Ini benar-benar di luar perkiraan dari seorang Lutfhi. Kartini akan secepat ini dalam memberikan semua rasa cintanya pada Lutfhi. Hingga Lutfhi tidak bisa membayangkan bagaimana jika Kartini sudah menjadi istrinya. Mungkin perhatian Kartini pada Lutfhi akan semakin besar lagi. Itu benar-benar di luar perkiraan dari Lutfhi akan Kartini.


Lutfhi meminum air itu dengan begitu cepatnya. Segelas air pun habis dalam hitungan waktu yang singkat. Lutfhi tersenyum pada Kartini, sebelum dia mengucapkan terima kasih pada Kartini dengan sedikit senyuman yang coba di tahan olehnya. Dia terlihat masih malu-malu, padahal Kartini terlihat begitu antusias dengan kedatangan dari dirinya.


__ADS_2