Kasih Tak Sampai

Kasih Tak Sampai
18


__ADS_3

"Wah, enak yah kalian berduaan makan disini, udah gak ingat lagi sama sahabatmu yang satu ini, aku kan juga lapar mau makan. Ihh jahat deh kalian, dasar lo yah sodara yang kejam, tega banget kalau urusan makan aja udah gak ingat sama aku, udah ku cariin kemana-mana ternyata malah nongkrong disini. Huhh Beb, makan apaan sih aku mau dong, laper banget nih" kata listi yang tiba-tiba muncul.


"Ya ampun beb masih pagi-pagi udah ngomel aja lo yah, udah sini duduk nih makan tapi udh tinggal dikit, gak apa-apa lah ya🤗" kata nia.


"Iya tuh emang listi mah suka ngomel-ngomel gak jelas, hehe" kata adi menimpali.


"Oh ya beb lo ga ada kelas ya kok udah nyamperin kesini aja," tanya nia.


"Emm, udah kok cuma dosen ga ada, tadinya aku tuh nyariin dia nih(nunjuk adi) tapi ga ketemu terus aku telfon pun ga di angkat jadi ya aku nyariin aja lah kesini," kata listi menjelaskan.


"Oh gitu, btw kurang ga tuh makanan nya biar ku pesankan lagi," kata nia.


"Ngga beb, ini juga udah kenyang kok gue, btw lo ada kelas jam berapa kok masih disini?" tanya listi.


"Emm(lihat jam) bentar lagi kok, oh ya beb jadi gimana sekarang cowo lo siapa?" tanya nia.


"Iihh apaan sih beb, aku single lagi loh yah lagian menurutku ngapain sih mikirin pacaran ga jelas, aku tuh maunya langsung merried aja jadi biar ga usah buang waktu buat yang belum pasti, lagian gue juga udah di jodohin kok jadi ya woles aja deh," kata listi.

__ADS_1


" Hah(terkejut).. Seriusan lo udah di jodohin, dan lo nerima gitu sama perjodohannya?" kata nia.


"Bener nia, listi emang udah di jodohin sama orang yang pastinya mau nerima dia yang seperti ini," kata adi mengejek.


"Siapa orangnya? Kenalin dong masa lo sama sahabat sendiri ga mau kasih tau, kan gue juga ikutan senang kalau liat lo bahagia beb, btw jadi kapan resminya?" tanya nia.


"Iya beb ntar gue kenalin kok sama orangnya, lagian dia juga masih di luar kota nanti kalau dia udah datang kesini kita jalan bareng, nongkrong. Resminya sih masih lama soalnya gue kan masih kuliah dan dia juga masih kerja di luar kota jadi gak mau mengganggu hal yang penting dulu, " kata listi.


"OK beb, pastinya doa yang terbaik buat sahabatku ini, emmm oh ya kayanya aku harus duluan deh kelas udah mau mulai, aku duluan yah beb, oh ya makasih ya adi buat traktirannya," kata nia.


"Nia, ntar selesai kuliah kita jalan mau gak?" kata adi.


"OK," kata adi.


*Nia pun pergi meninggalkan kantin dan berjalan menuju ke arah kelas, tidak jauh dari arah berlawanan nia melihat Andri dan anis seperti sedang membicarakan sesuatu karena terlihat serius,


"Kenapa mereka bersama, apa aku datangi saja kesana atau ah sudahlah lebih baik aku berpura-pura tidak melihat saja," gumam nia.

__ADS_1


Nia terus berjalan dan segera masuk ke dalam kelas, tidak lama kemudian anis dan Andri pun ikut masuk ke dalam kelas yang sama, tapi karena nia memilih tempat duduk yang di depan jadi mereka tidak melihatnya.


" Bagaimana bisa Andri mengikuti mata kuliah ini, apa yang sedang dia pelajari dan kenapa bisa bersama dengan anis," begitulah yang terlintas di pikirannya nia, tapi walau bagaimanapun dia tidak ingin bertemu dengan mereka.


Siang itu nia tidak fokus mengikuti mata kuliah yang ada di depan mata, karena pikiran asyik memikirkan mereka berdua saja.*


Beberapa waktu kemudian, setelah kelas selesai nia diam-diam pergi keluar kelas tanpa menoleh ke arah Andri dan anis yang masih duduk di dalam kelas. Dalam pikirannya dia harus segera keluar tanpa di lihat oleh mereka, karena itu nia keluar dengan segerombolan mahasiswa lainnya dan segera menuju ke kelas berikutnya.


.


.


Terima kasih dan mohon dukungannya🙏


Like, komen dan follow 👍


Kritik dan saran di terima 👍

__ADS_1


Selamat membaca 👌


__ADS_2