
Uang sajuta juta yang di berikan oleh Kartini pada dirinya. Langsung di bawa oleh Baron menuju ke Fitri. Seperti biasa, mereka bertemu di gubuk pertemuan yang menjadi tempat mereka berdua memadu kasih. Baron terlihat begitu senang pertemuan yang di lakukan oleh mereka berdua. Sehingga dia sudah tidak sabar untuk memadu kasih di gubuk cinta tersebut.
Jarak rumah Fitri yang cukup jauh dengan gubuk cinta, membuat Baron harus menunggu cukup lama kedatangan dari Fitri. Padahal Baron sudah tidak sabar untuk segera bertemu dengan Fitri. Dia begitu berharap akan segera bertemu dengan Fitri. Sehingga mereka bisa melakukan apapun yang bisa mereka kerja.
Baron terlihat begitu bersemangat saat melihat kedatangan dari Fitri yang terlihat begitu mempesona. Dia langsung menarik tubuh Fitri tersebut. Mendorong tubuh selingkuhannya ke gubuk, sebelum melayangkan beberapa ciuman di bagian wajah Fitri. Baron terlihat begitu bernafsu untuk bisa mencium Fitri.
Fitri menolak untuk di cium oleh Baron. Dia meminta uang satu juta yang di jadikan syarat. Fitri mendorong tubuh Baron menjauh dari tubuhnya. Hingga Baron hampir terjatuh, dengan dorongan dari Fitri.
__ADS_1
"Aku tidak akan memberikan apa yang kamu mau, sebelum kamu memberikan apa yang aku minta." ujar Fitri sambil melipat kedua tangannya di atas perut.
Baron mulai menunjukkan wajah penuh percaya diri pada seorang Fitri. Dia yang memegang uang yang di minta oleh Fitri. Terlihat begitu yakin dengan dirinya sendiri, sehingga wajahnya penuh rasa percaya diri dan keyakinan yang tinggi.
Baron mendekati Fitri, dia menggoda Fitri dengan mencolek dagu Fitri. Sebelum mengeluarkan uang satu juta yang di bawa oleh dirinya.
"Apa kamu ingin ini?" tanya Baron melambaikan uang itu di hadapan wajah Fitri.
__ADS_1
Fitri langsung berusaha merebut yang itu dari tangan Baron. Namun Baron yang tidak ingin memberikan uang itu secara cuma-cuma. Tentu menginginkan sesuatu yang lebih dari Fitri. Mungkin beberapa celupan bisa Baron dapat dari Fitri. Mengingat Baron dan Fitri sudah cukup lama berpacaran. Jadi sangat tidak wajar saat keduanya tidak melakukan hubungan yang sesuai dengan apa yang seharusnya di dapat oleh Baron.
Baron pun langsung mendorong Fitri ke dalam gubuk cinta mereka. Di mana ia langsung melepaskan pakaian yang di kenakan oleh Fitri. Dia benar-benar menikmati kebersamaan dirinya dengan Fitri. Di mana Baron begitu menyukai setiap inci tubuh Fitri. Saking Baron menikmatinya, dia tidak mengingat kemungkinan yang akan terjadi pada mereka berdua. Mereka melakukan hubungan badan di tempat yang sebenarnya beresiko. Walaupun tidak banyak orang yang melintas di gubuk itu, namun tetap saja kemungkinan Baron di ketahui oleh seseorang itu ada. Sehingga Baron harus bisa lebih berhati-hati lagi.
Baron mengaku puas dengan apa yang di berikan oleh Fitri. Hingga tidak sia-sia dia memberikan uang satu juta yang di minta oleh Fitri. Saking puasnya Baron di hari ini, dia pun tidak segan memuji kepiawaian seorang Fitri dalam memberikan goyangan yang di ingin oleh Baron.
"Aku tidak pernah merasa puas seperti ini dengan istriku. Mungkin saat kami masih muda, istriku bisa melakukan apa yang kamu lakukan. Tapi untuk sekarang sepertinya dia sudah tidak mampu." ucap Baron mengenakan bajunya.
__ADS_1
"Masalah seperti itu jangan kamu tanya. Aku juaranya." balas Fitri merapikan pakaiannya.
Baron pun langsung memberikan uang satu juta tersebut pada Fitri. Fitri pun menerima uang itu dengan penuh rasa bahagia. Bagaimana juga, uang satu juta itu begitu penting bagi dirinya. Dia bisa menggunakan uang itu untuk membeli beberapa produk alat kecantikan. Sehingga dia akan tetap terlihat cantik sepanjang waktu.