
📌Tap to jempol kalian please bantu support Author📌
🌜Biarkan:)
Biarkan seperti ini sejenak saja, biarkan aku mengagumimu dengan semua kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri masing-masing. Ingin sekali ku merengkuh tubuh mungil mu namun apalah dayaku. Kau adalah seorang wanita yang telah bersuami tanpa sempat ku mengungkapkan perasaan ini🌛
Zeva terus berjalan dengan air mata yang terus jatuh membasahi pipinya. Hingga tanpa tahu arah dan tanpa sadar ia berjalan cukup jauh dari kantor Daniel.
Tanpa disadari langkah kainya membawanya kepada taman yang berada tepat disamping cafe miliknya dan dekat dengan rumah sakit kota.
Dengan lamunnanya ia terus berjalan mengingat apakah dirinya begitu buruk? Sehingga sudah selama ini pernikahannya terjalani namun tak sedikitpun suaminya memandang keberadaannya.
Tiiiiinnn......
Suara klakson mobil honda jazz berwarna hitam terdengar sangat nyaring ditelinga pemuda yang mengenakan kemeja biru dari seberang.
Mata pemuda itu melihat ada seorang wanita berhijab biru yang melangkah berlawanan arah dengan mobil yang sedang berjalan dengan kecepatan agak tinggi.
Dengan kecepatan secepat mungkin pemuda itu berlari untuk menyelamatkan wanita berhijab biru yang akan tertabrak mobil.
Brukk...
Suara tubuh pemuda itu membentur tanah yang berada dekat trotoar dengan seorang wanita di atas tubuhnya.
Satu detik, dua detik keadaan masih hening hingga akhirnya mereka tetsadar.
"Asstaufirullah" ucap Zeva lirih dan berusaha bangkit dari tubuh lelaki berkemeja biru itu.
"Maafkan saya Mbak sudah menyentuh anda" ucap Kahfi si pemuda berkemeja biru yang telah menyelamatkan Zeva dari kecelakaan yang hampir menimpanya.
"Tidak apa Mas, seharusnya saya yang berterima kasih karna sudah menolong saya jika saya tadi"
"Emm sudahlah mbak! Apa ada yang terluka" ucap Kahfi memotong ucapan Zeva.
"Alhamdulillah ti tidak ada Mas" ucap Zeva gugub.
Zeva berfikir kenapa ia seceroboh itu? Jika saja tadi tidak ada pemuda ini maka entahlah mungkin saat ini ia sudah terbaring dirumah sakit.
__ADS_1
"Maaf Mbak bagaimana kalau kita duduk sebentar di taman itu" ajak Kahfi.
"Tenang lah saya tidak akan macam-macam. Perkenalkan nama saya Kahfi, saya dokter bedah dirumah sakit itu" ucapnya menunjuk rumah sakit kota yang berdiri sangat megah disamping taman.
"Emm, iya mas"
Mereka berduapun berjalan menuju taman dan duduk disalah satu bangku.
"Emm maaf Mas, terima kasih sudah menolong saya tadi"
"Sudahlah, sudah kesekian kalinya kamu mengucapkan terima kasih. Oh ya panggil saja aku Kahfi aku masih terlihat seusia denganmu jadi tidak perlu panggil Mas"
"Em baiklah Ma, eh Kahfi"
"Good" sambil mengacungkan jempolnya keudara dan tertawa renyah.
Mereka terus berbincang, sejenak Zeva melupakan luka hatinya dan tertawa bersama Kahfi.
Sebenarnya ini adalah pertemuan kedua diantara keduanya setelah sekian lama sempat bertemu sebelummnya namun tak sedekat kali ini.
Sedangkan dikantor Daniel ia tampak merasa bersalah namun egonya lebih besar dari pada rasa bersalahnya makanya ia tetap melanjutkan makan siangnya bersama Citra daripada harus mengejar istrinya Zeva.
"Oh ini. Ini bekal makan siang tadinya sih mau aku kasih kesuami tapi dianya udah makan siang ternyata" ucap Zeva dengan mengangkat kantung yang ia pegang.
Sangat terlihat raut kesedihan diwajah Zeva, namun Kahfi berusaha untuk menghiburnya.
"oho" jawab Kahfi sambil menganguk anggukan kepalanya.
"Apa kau sudah makan siang? Kalau belum apakah kau ingin memakan makanan ini?" tanya Zeva.
"Kau serius?kebetulan tadinya aku mau makan siang dicafe itu namun tidak jadi sebab aku melihat mu tadi"
"Emm baiklah sebagai permintaan maaf aku akan mentraktir dirimu makan siang di cafe itu" sambil menunjuk cafe miliknya.
"Benarkan? Tapi bagaimana kalau aku memakan makan siang yang kamu bawa itu disini bersamamu?" ucap Kahfi.
"Apa kau mau memakannya?"
__ADS_1
"Kenapa tidak?jika kau mengizinkannya aku akan memakannya bersamamu" sambil tersenyum.
"Baiklah" ucap Zeva sambil membalas senyuman Kahfi dan membuka kantong yang berisi makan siang yang ia bawa buat Daniel.
Terlihat ayam sambal rica-rica dan juga capcay yang sangat menggoda selera siapapun yang melihatnya untuk segera menyantapnya.
"Jangan lupa membaca doa, aku akan membeli air mineral dulu kau nikmati dan tunggulah disini ok" ucap Zeva dan pergi membeli air mineral di supermarket yang berada tak jauh dari taman.
Taman disini sangatlah strategis ada kampus yang berdiri megah, kantor, rumah sakit, cafe dan masih banyak bangunan-bangunan lainnya yang merupakan milik dari para pengusaha.
Zeva senang Kahfi sangat menikmati makanannya, namun ia juga sedikit sedih seharusnya Daniel lah yang memakannya namun apalah yang bisa ia lakukan jika Daniel tidak menginginkannya.
"Kau sudah kembali? Kenapa berdiri disitu? Kemarilah makananmu sangat nikmat. Aku berterima kasih untuk ini" ucap Kahfi membuyarkan lamunan Zeva.
"Tidak perlu berterima kasih, ini minumlah atau nantikau akan tersedak" sambil menyodorkan air mineral yang tadi dibelinya.
"Terima kasih" ucap Kahfi lagi dan tersenyum.
"Baiklah aku harus kembali kerumah lain kali kita akan bertemu lagi jika ada kesempatan ok" ucap Zeva.
"Emm siapa namamu?" ucap Kahfi sebab daritadi mereka berbincang lama namun ia belum menanyakan nama Zeva.
"Vania Zhalia Zevanka panggil saja sesukamu" ucap Zeva.
"Baiklah Vania lain kali kita akan bertemu lagi" ucap Kahfi.
Keduanya pun berpisah menuju tempat tujuan masing-masing. Zeva terlihat senang meski ada kesedihan yang ia sembunyikan didalam dirinya.
Menurutnya Kahfi adalah peria baik bahkan sangat baik ia menghargai Zeva tak seperti Daniel.
Sibuk dengan urusan masing-masing Daniel dan Citra bagaikan dua hal yang tak dapat dipisahkan.
Dimana ada Daniel pasti disitu juga terlihat Citra. Melebihi Zeva Citra bahkan selalu menghabiskan banyak waktu dengan Daniel.
Entah apa yang gadis itu pikirkan? Apakah ia tak merasa bersalah karena telah menjalin hubungan dengan suami orang? Ya meskipun ia pacarnya Daniel sebelumnya tapikan hubungan antara keduanya adalah kesalahan.
Dimana pria yang telah betistri namun malah menjalin hubungan dengan wanita lain.
__ADS_1
🍁Nantikan kelanjutannya;) terima kasih sudah mampir dan memberikan dukungan:)🍁