Kun Fayakun

Kun Fayakun
Pertemuan Tanpa Disengaja


__ADS_3

JANGAN LUPA LIKEπŸ‘ BARU KOMEN:), LOVE DAN RATE. KALAU MAU VOTE JUGA BILEH:)


Zeva berjalan menuju keluar cafe bersama mbak Arum.


"Ada apa ya Mbak?" tanya Mbak Arum kepada Zeva.


"Mbak Arum, Zeva mau tanya sama Mbak".


"Tanya apa Mbak Ze?"


"Menurut Mbak Arum lahan kosong ini bagusnya dibuat jadi tempat apa ya Mbak?" tanya Zeva sambil menujuk ke sebuah sepetak tanah yang masih kosong disamping cafe.


"Emmm, menurut Mbak gimana kalau tanah ini kita buat seperti taman yang menyediakan sebuah bangku taman dan juga aneka tanaman hias" ucap Mbak Arum.


"Emm, menarik juga Mbak. Jadinya bisa buat bersantai juga" ujar Zeva.


Mereka terus berbincang mengenai sepetak tanah yang masih kosong.


"Yaudah Mbak besok insyaallah semua tanaman hias dan semua yang dibutuhkan untuk membuat taman akan Zeva belikan" ucap Zeva kepada Mbak Arum.


"Yaudah Mbak, Zeva kedalam duluan ya" ucap Zeva.


"Iya Mbak" balas Mbak arum sambil tersenyum Ramah.


Zeva berjalan ingin masuk kedalam cafe namun


Brukkkkkk


Tubuh mungil Zeva menabrak seorang laki-laki bertubuh atletis dengan dada bidang nan tegap dan jatuh kelantai.


"Asstaufirullah maaf Mbak" ucap laki-laki tersebut.


Ssss....


Ringis Zeva dan berusaha bangkit.


"Maaf Mbak saya tadi buru-buru" ucap laki-laki itu sambil membantu Zeva bangkit.


"Maaf Mas saya yang salah tadi sewaktu berjalan gak liat-liat" ucap Zeva.


"Mbaknya gak apa-apakan? Atau ada yang luka?" tanya laki-laki itu dengan raut wajah cemasnya.

__ADS_1


"Insyaallah saya gak papa mas, sekali lagi saya minta maaf ya tadi gak sengaja nabrak Masnya" ucap Zeva.


"Iya gak papa Mbak saya juga salah tadi. Oh ya perkenalkan nama saya Kahfi" ucap laki-laki tersebut sambil mengulurkan tangannya kelada Zeva.


"Zeva" ucap Zeva dengan mengatupkan kedua tangannya didada.


"Oh, maaf" ucap Kahfi dengan mengatupkan tangannya juga.


"Yaudah Mas saya duluan, Assalammualaikum" ucap Zeva sambil berlalu pergi meninggalkan Kahfi.


"Waalaikumussalam" ucap Kahfi dan berjalan keluar dari cafe.


"Wanita shaleha, kelihatan dari caranya menjaga pandangan" gumam Kahfi dan tanpa sengaja garis lengkung terukir diwajahnya.


"Ze, dari mana aja kok baru nongol" ucap Lena.


"Maaf tadi habis dari depan bicara sama Mbak Arum" ucap Zeva dengan senyuman teduh khas miliknya.


"Ooo,"


"Yaudah kalian mau makan apa atau minum apa?" tanya Zeva.


"Kaya biasa aja Ze" ucap Lena dan Klara.


Zeva pun memesan makanan untuk kedua sahabatnya dan tak butuh waktu lama makanan pun tiba.


"Ini pesanannya Mbak Ze" ucap Intan.


"Terima kasih Mbak Intan" ucap Zeva.


"Iya sama-sama Mbak, yaudah saya kebelakang dulu ya" ucap Intan dan dibalas anggukan serta senyuman dari Zeva dan kedua sahabatnya.


Mereka bertigapun menikmati makanan yang mereka pesan.


Ditempat lain🍁


"Dok ruang oprasinya sudah siap" ucap seorang suster wanita.


"Oh iya terima kasih sus, Saya langsung kesana" ucap Kahfi.


Yups. Kahfi berada di rumah sakit tempatnya bekerja dan sekarang akan melakukan sebuah oprasi terhadap pasiennya.

__ADS_1


Dr. Kahfi pun berjalan menuju ruangan oprasi dengan mengenakan pakaian khusus untuk oprasi.


Pukul 18.30malam.


Zeva berada di cafenya dan sekarang ia ingin pulang kerumahnya.


"Mbak Arum, Ze lulang duluan ya. Nanti langsung Mbak tutup aja cafenya seperti biasa" ucap Zeva.


"Iya, Mbak Ze hati-hati ya"


"Iya Mbak, Assalammualaikum"


"Waalaikumussalam" ucap Mbak Arum dengan tersenyum ramah.


Zeva pun lergi menuju ke luar cafe lebih tepatnya ke area larkir cafe, tempat dimana supir keluarga nya sudah menunggu.


"Assalammualaikum Mang" sapa Zeva kepada Mang supir.


"Waalaikummussalam Nak Ze" ucap Mang supir.


Kini mobilpun melaju dengan kecepatan sedang membelah jalan menuju ke rumah kediaman keluarga Mahendra.


🍁🍁


"Gelang!" gumam Kahfi.


"Gelang cewek, apa ini gelang gadis yang tadi ya?" gumam Kahfi menebak-nebak.


Sekarang Kahfi sedang berada dalam ruangannya, ia baru saja selesai membersihkan dirinya sehabis melakukan oprasi tadi.


"Mending disimpan dulu, tar kalau ketemu lagi, aku balikin" ucap Kahfi kepada dirinya sendiri.


Setelah selesai bersih-bersih Kahfi langsung membereskan semua barang-barangnya dan ingin bergegas pulang karna sip kerjanya telah selesai.


.


.


.


Baca juga karya author "KETIKA SIBUCIN MOVE ON"

__ADS_1



__ADS_2