
Saatnya melupakan dan membuka hati untuk orang baru. Dia yang hadir hanyalah bagian dari cerita hidup mu dan kepergiannya adalah pelajaran untuk hidupmu.
Dua anak manusia tampak tengah duduk di bangku taman. Entah sejakak kapan kedua nya menjadi dekat, namun yang pasti saat ini mereka tengah duduk di bangku taman menikmati semilir angin malam dan langit gelap bertabur bintang.
"Al bagaimana bisa?" ucap Zeva menanyakan kebenaran dari cerita Aldi.
"Entahlah Ze tapi ia terlalu unik dan berbeda dari kalian" ucapnya.
Saat Aldi dan Zeva berbincang berdua Klara dan Lena tengah menunggu pesanan jagung bakar yang ia beli.
"Neng ini sudah siap" ucap sipenjual jagung dan dengan tersenyum ramah Lena mengambil kantung pelastik yang berisi empat buah jagung bakar pesanan mereka.
"Ini uangnya pak" ucap Klara sambil menyodorkan uang"Sama-sama pak" sambungnya lagi saat tukang jagung bakar itu mengucapkan terima kasih.
Dengan menenteng kantung yang berisi jagung bakar Lena dan Klara kembali ke tempat Zeva dan Aldi berada.
"Ini ambillah" ucap Klara menyodorkan jagung ke hadapan Aldi dan sambil tersenyum Aldi mengambil jagung tersebut "Terima kasih" ucapnya.
"Ze ini buatmu" sambung Lena yang juga menyodorkan jagung kepada Zeva.
"Terima kasih Le" dengan tersenyum Zeva mengambil jagung ditangan Lena.
Keempatnya menikmati jagung mereka dengan sambil berbincang dan bercanda bersama.
"Oiya kenapa kalian memberikan ku hanya satu jagung?" ucap Aldi
"Jadi apa itu tidak cukup? apa kau ingin aku membeli semuanya? bahkan penjualnya sekaligus?" tanya Klara.
"Tidak perlu aku hanya bercanda kenapa kau sangat jutek? aku bahkan takut jika ingin menjahilimu"
"Sudahlah Al dia memang begitu" sambung Lena.
Sangat lama mereka berbincang berempat dan hari juga semakin larut, udara malam juga semakin dingin menembus kulit hingga menusuk ke tulang.
Setelah lama berbincang ahirnya mereka semua memilih untuk kembali lagian malam juga sudah semakin larut.
Mereka pulang diantar oleh Aldi, pertama Aldi mengantarkan Zeva lalu Lena dan yang terahir adalah Klara. Sepanjang perjalanan keduanya tetap diam tanpa sepatah kata.
Ketika sampai dirumah Klara ia turun dari mobil dan mengucapkan terima kasih kepada Aldi. Karena hari yang sudah semakin larut maka Klara tidak menawarkan Aldi untuk mampir. Dan Aldi juga segera pulang kerumahnya.
__
__ADS_1
Dikamar Zeva ia terlihat merebahkan tubuhnya setelah tadi membersihkan diri dan mengganti pakaiannya dengan pakaian tidurnya.
"Aku tidak menyangka secepat itu Aldi jatuh cinta!" gumamnya pelan.
Jika mengingat perbincangannya yang tadi ia merasa lucu saat Aldi mengucapkan alasannya.
Flash back
"Ze gue jujur, gue suka sama sahabat lo" ucap Aldi kepada Zeva.
"Di kamu beneran? Lena atau Klara?" tanyanya.
"Tentu saja si gadis jutek dan imut itu" mendengar jawaban Aldi Zeva menautkan alisnya menandakan ia sedang bingung "Klara Ze Klara" sambung Aldi lagi.
"Kamu serius Di? alasannya?"
"Dia lucu Ze, pas pertama kali kita ketemu dan gue keingat terus saat dia marahin gue karena udah nubruk lo waktu itu, dan jika aku jelasin lo bakalan gak nyangka Ze" Aldi memaparkan alasannya.
"Yaampun Al, gak nyangka yaudah kalau kamu tulus perjuangin dia. Dia itu anaknya baik ya walaupun dia suka jutek itu karena melindungi orang-orang yang disayangnya"
"Tentu Ze, dan gua mohon bantuin gue buat bisa ngedeketin si jutek itu" ucap Aldi dengan muka memelasnya.
"Tentu" balas Zeva.
Flash back off
Zevapun mulai membaca doa tidur, ayat kursi, annas,al falak dan al ikhlas setelah itu ia mulai memejamkan matanya dan mulai terlarut dalam dunia mimpinya.
__
Semburat cahaya mentari pagi telah tampak menyinari bumi. Embun di pagi hari perlahan mulai mengering suara hiruk pikuk kendaraan dipagi hari mulai ramai berlalu lalang, banyak manusia yang memulai aktifitas mereka dipagi hari.
Pagi ini Zeva tengah menyirami tanaman bunga pada halaman depan rumahnya, rumah yang luas memiliki berbagai macam jenis tanaman hias. Meskipun dirumahnya memiliki Art namun jika menyangkut soal tanaman dirumahnya maka Zeva sendiri yang akan merawatnya.
Sudah lama ia libur dari kuliahnya semenjak ia menikah dan hingga kini ia telah menjadi janda ia masih saja libur kuliah. Jika ditanya kapan ia akan masuk? maka ia selalu menjawab nanti jika sudah saatnya ucapnya selalu saja begitu.
"Ze apa kamu sudah selesai menyiramnya?" tanya Ny Karina yang baru saja keluar dari dalam rumah.
"Sedikit lagi nek, dan kenapa Nenek tidak istirahat? bukannya kondisi nenek kurang vit?" tanya Zeva sambil menghampiri neneknya.
"Nenek sudah membaik" dengan tersenyum ia membelai wajah Zeva "Aku sangat ingin menghabiskan waktu bersamamu dan juga Ahkam tapi Ahkam sangat jauh dari ku" sambungnya lagi.
__ADS_1
"Nek, jangan sedih Ze akan menyuruh kakak pulang jika nenek ingin" Zeva memeluk tubuh neneknya yang sudah menua.
"Tidak usah nanti akan merepotkan kakak mu jika ia banyak pekerjaan"
"Emmm baiklah nek, kalau gitu kita berdua saja bagaimana?"
"ok baiklah kita akan pergi berdua" ucap Nya karina.
Biar bagaimanapun kebahagiaan orang yang kita sayangi adalah hal utama, kita akan melakukan berbagai cara demi melihat orang yang kita sayangi bahagia.
__
Dirumah Daniel tampak Citra juga Mama mertuanya tengah berbincang di ruang keluarga.
"Kalian akan berlibur kemana Ci?" tanya Mama
"Tidak usah berlibur Ma, Citra dan Mas Daniel akan tetap disini"
"Bagaimana dengan bulan madu kalian?"
"Tetap dirumah juga bisa Ma, lagian Citra dan Mas Daniel sudah sepakat tidak akan berlibur kemanapun"
"Kenapa Ci?" tanya Mama dengan penasaran.
"Tidak apa Ma, lagian kan kerjaan Mas Daniel juga lagi sibuk-sibuknya mengurus perusahaan"
"Yasudah yang terbaik menurut kalian saja"
__
Kembali ke kehidupan Zeva, entah apa yang dirasakan gadis ini? apakah ia tak memiliki beban sama sekaki? padahal ia baru saja merasakan luka, luka akibat dari pernikahan nya.
Ia telah menyaksikan sendiri jika mantan suaminya telah melanjutkan hidup dengan orang yang ia cintai sedangkan ia, ia masi saja sendiri.
Ingin memulai kembali kisah cinta dan membuka hati buat orang baru namun ia belum siap untuk terluka lagi. Dan jika difikir ia juga belum mengenal atau menemukan orang yang bisa membuatnya nyaman.
.
.
.
__ADS_1
Tbc....
Maaf jika banyak Typo