Kun Fayakun

Kun Fayakun
Kun Fayakun l


__ADS_3

📌Mohon like kalian:')


🌜Hidup itu ibaratkan espresso, rasa pahit lebih mendominasi dari pada rasa manisnya. Namun walaupun begitu jika kita nimati maka akan memberikan ketenangan bagi kita. Jadi intinya sebanyak apapun masalah hidupmu ya nikmati saja. InsyaAllah akan berbuah manis jika di syukuri🌛


Setelah cukup lama Ahkam, Nur berbincang dengan Zeva diruangannya kini mereka tengah menikmati makanan yang dipesan oleh Zeva.


Tak lama terdengar suara cempreng milik Klara "Ze..." teriak Klara sambil berjalan keruangan Zeva.


Kebetulan sekali ruangan Zeva tidak tertutup dan Klara langsung nyelonong masuk kedalam. Sedangkan Lena tengah menggerutu tiada henti sepanjang jalan memasuki caffe Zeva.


"Dasar gadis gila, mana bucin pula lagi" gerutunya.


"Zeee..." ucapan Klara terputus saat ia masuk dan melihat orang yang ada di dalam ruangan Zeva.


"Kla lo knapa tadi teriak-teriak kaya yang dihutan, tapi ini kok malah diem" ucap Lena sambil melihat Klara yang diam sambil menyengir.


Lena belum menyadari apa yang dilihat oleh Klara jadi dia seperti orang bodoh yang tengah kebingungan.


"Le,Kla masuk ngapain bengong disitu?" ucap Zeva.


"Hehe iya Ze iya" Klara merasa malu pasalnya tadi ia sudah berteria tidak sopan memanggil nama Zeva dan langsung masuk ke ruangan Zeva.


"Kak Ahkam kok bisa ada disini?" tanya Lena saat ia melihat sosok laki-laki pelindung Zeva bersama seorang wanita di sampingnya.


"Panjang ceritanya Le, nanti aku ceritain deh" ujar Zeva.


"Apa kabar kalian? ternyata kalian sudah sangat dewasa, oiya ini kenalin istri Kakak" ucap Ahkam sambil tersenyum merangkul pinggang Nur.


"Heheh Alhamdulillah baik Kak, namanya juga dikasih makan ya udah dewasa" ucap Klara dengan tersenyum.


"Oiya salam kenal Mbak, kita baru ini ketemu langsung heheh maaf ya mulut temen saya yang ini emang rada gak sopan kalau ngomong" ucap Lena.


"Tidak masalah, jangan sungkan panggil saja Mbak Nur biar sama kayak Zeva"


Mereka pun berbincang sebentar, Zeva bicara sama Ahkam jika hari ini ia dan kedua sahabatnya akan pergi keluar. Dan Zeva mengatakan jika nanti pulang ia juga akan mampir kerumah baru milik kakanya.

__ADS_1


Sebelummya Zeva sudah mengatakan kepada Ny Karina jika Ahkam ada di Indonesia saat ini. Dan dengan antusia Ny Karina mengatakan nanti ia akan menemui Ahkam dan Nur.


"Yasudah Ze,Kla,Le kalian bertiga kelayapan jangan lama-lama. Jaga diri kalian dan hati-hati, Nanti kalau kalian mau mampir kerumah Kakak datang saja ok" ucap Ahkam.


"Baik komandan" ketiga gadis ini sangat kompak menuruti perkataan Ahkam.


Ahkam bersama Nur pun memutuskan untuk pulang kerumah mereka dan ketiga gadis ini juga pergi.


Sesuai rencana hari ini ketiga gadis ini akan bertemu dengan Aldi. Alasannya jalan-jalan tapi sampai tempat Zeva dan Lena malah menjadi obat nyamuk.


Saat ini mereka berencana menonton bioskop, setelah tadi berbincang dan membeli tiket ahirnya mereka berempat menonton film terbaru dibioskop.


"Ze lo ngerasa gak kita udah kaya obat nyamuk tau?" ucap Lena sambil melihat Aldi yang tengah asik berbincang berdua bersama Klara.


"Hahha biar aja Le sesekali, lain kali kagak" ucap Zeva dan melanjutkan menonton film.


Hari ini Lena benar-benar kesal, pasalnya matanya jadi ternodai saat melihat Klara dan Aldi dengan santainya berpacaran seolah tak menganggab dirinya dan Zeva.


"Ze, Le terima kasih ya atas waktunya" ucap Aldi saat setelah keluar dari bioskop.


"Hem tidak masalah Al" ucap Zeva sedangkan Lena hanya diam saja.


"Emm Al kalau kamu sama Klara mau jalan lagi ya lanjutin, aku minta maaf soalnya udah lumayan sore. Aku hari ini mau nemui Kakak aku, soalnya dia baru kembali ke Indonesia" ucap Zeva jujur.


"Emm baiklah Ze, Kalau lo Le? lo mau kemana lagi?"


"Gue juga mau pulang, masa ia nanti gue jadi obatnyamuk sendirian gue gak mau ya" ucap Lena dengan jutek.


"Yaudah kalianbertiga hati-hati ya, dan terima kasih buat waktunya" ucap Aldi sambil tersenyum melihat ketiga gadis di depannya.


"Kamu juga hati-hati Al" ujar Klara.


Yaudah mau tidak mau ahirnya mereka bertiga pamit pulang dan meninggalkan Aldi. Setelah mengantar kan Zeva, Lena dan Klara kembali kerumah masing-masing.


Zeva melangkahkan kakinya masuk kedalam rumah dan seperti biasa dijam segini rumah masih tampak sepi.

__ADS_1


Zeva menuju ke kamarnya untuk membersihkan tubuhnya dan melaksanakan sholat ashar. Beginilah kehidupan gadis ini, sesibuk apapun ia tapi tak pernah lupa akan menjalankan ibadah sholatnya.


Selesai sholat ia menuju kekamar sang nenek. Zeva melihat tampak Ny Karina tengah beristirahat di ranjangnya.


"Assalammualaikum nek" melangkah masuk dan mendekat kepada neneknya.


"Waalaikumussalam Ze" Ny Karina berusaha untuk duduk dan menyandarkan kepalanya pada dashboard.


"Nek kita ketempat kak Ahkam besok saja ya. Ze takut nanti kalau malam-malam kesana nanti nenek kecapean"


"Yasudah tidak masalah Ze"


"Baiklah Ze akan menelfon dan memberitahu kak Ahkam bahwa besok kita akan kesana"


Zeva pun menghubungi Kakanya, setelah itu ia pamit untuk kembali kekamarnya.


Hari-hari gadis ini berjalan dengan lancar, dan perlahan ia mulai terbiasa hidup tanpa mengenang pernikahannya yang telah gagal.


Hingga saat ini Zeva belum membuka hatinya untuk siapapun. Bukannya ia belum melupakan Daniel, namun kali ini ia berfikir untuk tidak mudah membuka hatinya dan kembali jatuh cinta dengan mudah. Agar nantinya tidak akan merasakan kecewa lagi.


Hubungan Daniel dan Citra juga berjalan lancar. Layaknya suami istri kali ini mereka sangat bahagia menjalani kehidupan rumah tangganya.


Semenjak acara pernikahan Daniel dan Citra, hingga saat ini Zeva belum pernah bertemu lagi dengan pasangan suami istri itu.


Hubungan Papa dan Mama Daniel dengan keluarga Mahendra juga baik-baik saja. Begitupula kerja sama antar perusahahaan mereka juga berjalan dengan lancar.


Intinya buat apa kita membenci seseorang? jika memaafkan dan melupakan lebih baik untuk semua orang.


Berdamai dengan keadaan dan lupakan yang sudah berlalu. Jalani hubungan dengan sangat baik tanpa harus melibatkan perasaan cinta didalammnya. Jika menjadi teman atau sahabat lebih baik lalu mengapa tidak?


.


.


.

__ADS_1


.


Next, dukung terus novel Author dengan tetap Like, Komen, dan jika suka mohon Vote dan Rate5 nya:')


__ADS_2