Legenda Pendekar Peniru {The Impersonator}

Legenda Pendekar Peniru {The Impersonator}
Episode 101 : Berlalu Dengan Cepat


__ADS_3

Waktu silih berganti, hari penuh pertumpahan darah pun akhirnya terlewati, meninggalkan banyak kenangan. Terutama bagi orang-orang yang memiliki hubungan erat dengan para keluarga atau kerabat terdekat, yang gugur dalam pertempuran itu. Memang benar dari pihak kekaisaran memberikan kompensasi yang setimpal bahkan lebih dari cukup, namun tetap saja orang yang sudah mati susah dihidupkan kembali dan untuk saat ini di Benua Hijau belum ada kejadian ataupun teknik yang berhasil menghidupkan orang dari kematian,.


15 hari telah terlewati, semenjak pertempuran itu berlangsung, berbagai perubahan baik itu tatanan keamanan benua hijau ataupun para pemimpin kekuasaan setiap kerajaan yang digantikan oleh para keturunannya.


Untuk tatanan keamanan benua hijau sendiri, kini telah terbentuk yang lebih kuat dan lebih baik daripada sebelumnya. Tatanan keamanan itu bernama 4 Pilar Benua Hijau;1) Pilar Hitam\= Dipimpin oleh Aliran Hitam, Itu memang disengaja karena bagaimana pun kejahatan dan kebaikan selalu berhubungan untuk saling berdampingan, susah untuk dipisahkan. 2) Pilar Putih\=Dipimpin oleh para aliran putih, Seperti yang kita tahu antara sifat manusia itu ada dua yang paling mencolok kejahatan dan kebaikan. 3) Pilar Netral\=Dipimpin oleh para aliran Netral kecuali guild bangau putih serta guild petualang serigala yang kini telah berpindah haluan ke aliran Putih. 4) Pilar Emas\= Dipimpin oleh sang kaisar sendiri dan kelompok World Explorer, Awal nya ada banyak yang menolak akan hal itu namun sesaat setelah mempertimbangkan kontribusi akan kelompok World Explorer, terlebih saat peperangan sebelumnya, mereka yang menolak pun akhirnya tunduk, serta mau tak mau menyetujuinya.


Pilar emas sendiri memiliki wewenang untuk mengatur hal-hal yang menyangkut keamanan seluruh benua hijau serta pilar emas tidak diijinkan ikut campur masalah tiap kelompok atau ketiga pilar kecuali terjadi masalah yang menyangkut keberlangsungan hidup umat manusia, seperti peperangan melawan kelompok asosiasi pembunuh yang telah banyak merugikan semua pihak.


Pilar emas juga berperan sebagai pemimpin dari pilar-pilar lainnya, hal itu juga yang akhirnya disepakati oleh semua pihak petinggi pemimpin pilar. Untuk para rakyat sendiri mereka belum diberitahukan akan hal itu karena keberadaan 4 Pilar masih sangat dirahasiakan.


***


Zoan sendiri kini mendapatkan penghargaan sebagai jenderal perang serta terdapat patung di setiap kota-kota, terkhusus kota-kota besar. Zoan tak menginginkan hal itu namun sang kaisar memaksa akan hal itu agar menjadikan nya, sebagai teladan generasi muda,.


Kelompok World Explorer sendiri kini telah memiliki daerah kekuasaan, yah walau pun masih belum ramai seperti daerah kekuasaan lainnya. Meski begitu Zoan percaya bahwa suatu saat nanti kota yang bernama sebagai kota World Explorer, bisa ramai dan tak kalah indah dibandingkan kota-kota lain di benua hijau.


Sesuai dengan perjanjian sang Kaisar benua hijau mengabulkan permintaan Zoan. permintaan nya sendiri yaitu terbentuknya 4 Pilar Benua Hijau. Disisi lain sang kaisar sendiri secara pribadi datang berkunjung ketempat Zoan berada serta untuk mempererat hubungan baik, ia juga memberikan beberapa gulungan,koin emas dan daerah/wilayah kekuasaan yang tanpa terikat dengan kekuasaan kaisar benua Hijau.


Tentu saja Zoan menyambut kedatang kaisar dengan baik, dan tak menolak niat baik kaisar Benua Hijau, toh tidak merugikan juga serta malah mendapatkan keuntungan.

__ADS_1


***


Disebuah ruangan, tepatnya didalam markas World Explorer. Terlihat sekitar 20 orang berkumpul diruang tersebut, Diantara orang orang itu adalah para petinggi/pemimpin 4 pilar, Sang kaisar benua hijau, para pemimpin sekte dan raja-raja yang kini tersisa.


"Jadi menurut mu kelompok itu hanya kelompok cabang saja serta ada kelompok yang sama, yang dapat mengancam benua hijau?" tanya salah seorang yang berasal dari Pilar Hitam, Huang Shi (Sekte Malam darah sekte tingkat menengah).


"Ya, benar. Hal itu terbukti akan adanya beberapa peninggalan kelompok assosiasi pembunuh yang telah aku temukan. Dari inti catatan yang tertulis itu dapat kita simpulkan bahwa apa yang baru kita musnahkan itu merupakan cabang dari organisasi itu sendiri, sementara untuk orang yang disebut sang pemimpin tertinggi, ia sebenarnya menjabat sebagai tetua bagian luar dari kelompok utama assosiasi pembunuh itu." Ujar Zoan mengutarakan pendapatnya.


"Kalau seperti bukan kah bahaya masih mengintai kita semua, terutama bagi benua hijau?!" Ujar seseorang yang mewakili pilar Putih, Zhuang Yun (Sekte Harimau Putih, sekte tingkat menengah).


"Kalau begitu bukankah, kita harus segera menumpas sampai ke akar-akarnya. Namun yang jadi masalah adalah siapa orang yang bersedia melakukan misi berbahaya itu, apalagi harus mengelilingi semua Benua/tempat guna menyelidikinya." Ujar Seseorang yang merupakan perwakilan dari Pilar Netral, Cheng Yu (Assosiasi bulan Bintang).


"Maka dari Biarkan saya dan beberapa bawahan saya untuk melakukan misi tersebut, dan lagi kaisar sendiri menyetujui hal itu kan?" Ujar Zoan sambil melirik kearah samping yang mana terdapat sang kaisar benua hijau yang menganggukkan kepala.


"Tunggu, bukankah kalau seperti malah akan melemah kan pada pilar kalian?" tanya seseorang perwakilan dari kerjaan Andreas, Minosi Andreas.


"Kalau soal itu tenang saja bukankah dipilar kami masih ada kaisar dan lagi orang yang aku bawa bukan dalam jumlah banyak, mungkin hanya sekitar 4-5 orang yang akan aku bawa dari kelompokku, untuk sisa akan aku tigaskan untuk tinggal di benua ini." Ujar Zoan menimpali.


Mendengar hal itu tentu banyak orang yang terdiam, tidak bisa membantah akan rencana Zoan lagi pula semua orang disana tahu bahwa Zoan dan kelompoknya dapat membahayakan mereka bila dijadikan musuh. Semua itu bisa terjadi karena Sang pemimpin dari kelompok World Explorer, Zoan Prozz memiliki banyak teknik terlebih mereka yakin akan tetap kalah meski menang banyak dalam hal jumlah, selain karena memiliki skill yang dapat meniru, mereka juga tahu tentang seberapa besar jenius nya sang pendiri World Explorer itu.

__ADS_1


Tak perlu lama berfikir, pada akhirnya mereka pun menyetujui hal itu, Pembicaraan itu diakhiri dengan diadakannya jamuan hingga tepat pada saat matahari terbenam mereka pamit.


Malam sunyi disertai hembusan semilir angin menerpa seorang pemuda yang kini sedang menatap kearah langit dibalik jendela ruangannya. Ia terlihat merenung dan memikirkan berbagai hal, terutama tentang rencana nya untuk meninggalkan benua hijau.


" Haih..., semoga saja keputusanku tidak membuat mereka kecewa." ujar Zoan menghela nafas panjang sesaat sudah memikirkan siapa saja yang akan ikut bersamanya meninggalkan benua Hijau.


Ia berencana untuk meninggalkan benua hijau sekitar 10 harian lagi dari mulai sekarang. Sebelumnya ia berencana pergi saat 3 hari lagi namun, ia teringat akan surat yang dikirimkan oleh seseorang dari kerajaan Black Hole, yang belum sempat ia buka.


Zoan pun mengeluarkan surat berwarna Hitam dengan corak pusaran air disertai adanya 7 bintang berwarna putih disekitar surat itu, yang menandakan identitas pengirim surat berasal.


Ia membacanya dengan cukup teliti dari atas sampai bawah, semakin lama ia membaca isi surat itu. Ia semakin penasaran kenapa kerajaan Black Hole mengundangnya dan lagi dipojok surat itu tertulis dari tuan putri kerajaan tersebut.


Secara garis besar ia memahami tujuannya, namun tetap saja ia tak menyangkan akan mendapatkan surat seperti itu apalagi surat tersebut merupakan surat resmi kerajaan. Tentu saja mengetahui semua hal itu semenjak ia banyak berinteraksi dan memiliki hubungan dengan para bangsawan-bangsawan yang menginginkannya untuk ke kubu mereka, dan Zoan secara halus menolak hal itu.


"Baiklah, aku akan berangkat esok" Ucap Zoan sesaat setelah selesai membaca semua isi surat tersebut. ia terlihat berjalan ketempat tidurnya lalu membaringkan badannya.


Meski seorang kultivator tak memerlukan tidur apalagi setelah mencapai ranah yang tinggi akan tetapi apa salahnya menikmati dan menjalani hidup layaknya manusi fana yang tidak berkultivasi, lagi pula keadaan nya cukup damai saat ini.


jangan lupa like dan komentarnya, terimakasih!

__ADS_1


__ADS_2