Legenda Pendekar Peniru {The Impersonator}

Legenda Pendekar Peniru {The Impersonator}
Episode 55 : Peningkatan


__ADS_3

Didalam Artefak Dimensi...


Setibanya Zoan dan rekan-rekannya di dalam artefak dimensi mereka disambut langsung oleh Syi Nie dan putra nya Zuan lu.


"selamat datang kakak!" ucap Zuan lu sambil melompat kearah tubuh Zoan, dengan senang hati zoan pun menangkapnya.


"ya, terimakasih" ucap zoan sambil mengusap rambut Zuan lu.


"Selamat datang tuan zoan! Dan selamat datang juga untuk rekan-rekan tuan zoan!" ucap Syi Nie disertai senyum ramah khasnya.


"ya terimakasih nona Syi Nie, atas sambutannya ucap Jenita ramah.


"mari kita masuk kedalam rumah dan memakan beberapa cemilan yang telah aku buat selama disini" ucap Syi Nie mengajak zoan dan lainnya pergi kedalam rumahnya.


Sepanjang jalan terlihat teman teman zoan, khususnya Jean, Cause, Zuab dan Intan terkagum-kagum dengan keadaan dari artefak dimensi Zoan. Sebelnya memang zoan telah memberitahukan bahwa ia memiliki artefak dimensi namun baru kali ini mereka memasukinya.


"whoaa...! benar seperti dunia kita" ucap Zuab sedikit terpukau sesaat melihat pemandangan yang disuguhkan.


"ya kau benar ini benar menakjubkan !" ucap Cause tak kalah memuji.


"energi spiritual disini juga lebih pekat dari pada didunia kita, sangat cocok untuk berkultivasi " ucap Jean sesaat menilai dan merasakan kualitas energi spiritual.


"ya kau benar, selain itu disini juga nampaknya cukup banyak tanaman herbal dan binatang khusus nya binatang buruan " ucap intan membenarkan sambil terus memperhatikan dan merasakan keadaan sekitar.


Mendengar semua perkataan temannya itu, zoan hanya diam dan terus berjalan ketempat dimana Syi Nie tinggal bersama putranya. zoan dan rekannya pun akhirnya sampai ditempat tinggal Syi Nie, dengan cepat Syi Nie membuka pintunya dan mempersilahkan masuk semuanya. rumah tempat Syi Nie memang tidak terlalu besar namun yang pasti tempat tinggalnya cukup untuk diisi 15 orang.


Syi Nie pun pergi kedapur dan kembali dengan membawakan beberapa minuman serta cemilan. "maaf merepotkan" ucap zoan sambil duduk diatas lantai begitu juga yang lainnya. "tak apa tuan Zoan, ini tak seberapa dengan pertolongan tuan zoan sebelumnya. mari kita makan!" ucap Syi Nie meletakan makanan dan minuman di sebuah meja makan berukuran cukup panjang dan dengan tinggi meja yang pendek. Mereka pun akhirnya mengisi perut dengan tenang dan setelah makan mereka sedikit berbincang-bincang. Zoan juga menanyakan perkembangan Zuan lu kepada Syi Nie, awalanya Juan lu dilatih oleh Leo dan Jenita namun semenjak Leo dan Jenita dipanggil Zoan makan mulai saat itu Zuan lu belajar sendiri sambil diawasi oleh Syi Nie. Syi Nie sendiri tidak tertarik dengan teknik kultivasi, meski begitu pengetahuannya tentang kultivasi cukup banyak. Syi Nie juga rajin dalam semua hal khusus nya dalam berkebun, membaca buku, dan pandai memasak. Menurut penuturan Syi Nie, Zuan lu memiliki kemampuan Telekinesis. Kemampuan Telekinesis mirip dengan kemampuan Telepati cuman yang membedakannya adalah Telekinesis berlaku pada menggerakkan benda sekitar, dengan pikiran sementara itu kemampuan telepati adalah mengirim suara atau informasi melalui pikiran. Kedua kemampuan tersebut masih sama menggunakan alam pikiran dan energi spiritual.


"lalu elemen apa yang dimilikinya itu?" tanya jean penasaran.


"Ehm, waktu berlatih dengan ku dia itu memiliki elemen Petir" ucap Leo tiba-tiba menjawab pertanyaan dari Jean.

__ADS_1


"Sangat cocok dengan kemampuannya benarkan ?" tanya Jean sedikit senang karena memiliki rekan baru, lebih tepatnya menganggapnya adik karena zoan sendiri menganggapnya adik. Tentu saja Jean akan menganggap nya adik juga karena ia telah mengakui bahwa zoan adalah saudaranya meski bukan saudara kandung.


"ya ya ya... kau, benar" ucap intan sambil sedikit menghela nafas.


"baiklah mari kita akhiri perbincangan ini dan mulai berkultivasi untuk meningkatkan kekuatan kita !' ucap zoan mengakhiri perbincangan, setelah dirasa bahwa semakin cepat meningkatkan kekuatan semakin cepat juga mereka dapat menyelesaikan urusan dengan kelompok asosiasi pembunuh.


Zoan sendiri sudah berencana untuk memusnahkan kelompok tersebut, karena menurut beberapa informasi kelompok tersebut sangat meresahkan kan berbagai pihak dan banyak melakukan kejahatan tanpa pandang bulu, Entah aliran putih, aliran netral ataupun aliran hitam.


zoan dan rekan-rekannya pergi keluar dari rumah Syi Nie, bahkan Zuan lu pun ikut serta untuk meningkatkan kekuatan. Syi Nie sendri lebih memilih seperti biasa berkebun dan merawat lucky sang ludah hitam. zoan dan lainnya pergi secara terpisah dan mereka mencari tempat yang cocok untuk mereka berkultivasi.


wush... zoan melesat kearah tertentu dan ia duduk berkultivasi dibawah pohon. Terlihat Pusaran energi perlahan memasuki tubuh Zoan, dan memasuki alam bawah sadar.


"saat nya melanjutkan ketahap pembersihan Saraf merindian hehe" ucap zoan, sedikit demi sedikit terlihat saraf-saraf merindian yang dimilikinya mengencang, aliran energi spiritual mengalir dengan cepat saking cepatnya tubuh Zoan pun mengeluarkan darah dari mata, hidung telinga bahkan mulut. Pembersihan Saraf merindian berfungsi untuk mempercepat pengisian atau penyerapan energi spiritual.


"aahk,... sial menyakitkan!" terima zoan didalam alam bawah sadarnya. sementara itu diluar, tubuhnya terlihat mengeluarkan cukup banyak darah terkhusus pada bagian kedua telinga dan hidung, proses tersebut berlangsung selama satu hari penuh dunia artefak dimensi. Zoan berusaha bertahan dari rasa sakit tersebut, dengan tekad membara akhirnya ia pun berhasil melewati tahapan pembersihan Saraf merindian.


"ah,... tinggal satu tahap lagi " ucap zoan terengah-engah, lalu ia kembali melakukan penyerapan besar-besaran, bahkan pusaran energi pun lebih besar, pekat serta murni dari pada sebelum-sebelumnya.


1) Gerbang kehidupan Fana


2) Gerbang Kematian Fana


3)Gerbang Kehidupan Neraka


4) Gerbang Kematian Neraka


5)Gerbang Kehidupan Nirvana


6)Gerbang Kematian Nirvana


7)Gerbang Kehidupan Surga

__ADS_1


8)Gerbang Kematian Surga


Fungsi dari membuka tahapan 8 gerbang kehidupan kematian adalah untuk memperkuat fisik serta membentuk cadangan energi spiritual didalam tubuh. Maka dari itu tak heran jika perbedaan satu atau dua tingkatan level seseorang yang telah mencapai pertapa jika bertarung mereka maka akan terlihat seberapa jauh jaraknya, apalagi kalau sudah terjadi perbedaan ranah itu sudah pasti akan sangat terlihat jelas jauh kekuatannya. Eksistensi ranah para orang yang sudah mencapai Petapa merupakan eksistensi tak boleh disinggung dalam alam tempat zoan tinggal saat ini.


...****************...


Disebuah tempat kelompok Asosiasi pembunuh, terlihat didalam sebuah ruangan banyak orang-orang yang sedang duduk dan berdiskusi. Orang-orang tersebut berpakaian hitam dan disetiap pakaiannya terdapat nomor dari 1-20, nomor-nomor tersebut merupakan perwakilan dari kekuatan yang mereka miliki. Sementara ada satu orang yang berpakaian berbeda dengan yang lain, orang tersebut berpakaian hitam dengan jubah berwarna merah serta topeng berwarna emas. Orang yang berpakaian berbeda dari yang lainnya tersebut tak lain merupakan pemimpin tertinggi dari kelompok Asosiasi pembunuh, di sekeliling tubuh sosok tersebut terdapat aura yang begitu mendominasi, 4 aura yang mendominasi itu berwarna Putih, Hitam, Emas dan Merah.


" Pemimpin tertinggi ! mengapa kita harus menunggu 5 bulan untuk melakukan penyerang itu?" tanya seseorang bernomor 1.


"Tidak ada alasan khusus cuman kita akan bermain main sedikit selama 5, bulan sebel dilakukan penyerangan itu hahaha...!" ucap sang pemimpin dengan pakaian hitam dan merah dengan topeng emas sambil tertawa.


"Baiklah, saya akan menyetujui semua keputusan tuan pimpin tertinggi" ucap nomor 1.


Kembali ketempat zoan dan rekan-rekannya berada...


wish.....


BOOM....


BOOM....


suara ledakan terdengar menggema dari segala penjuru ruang dimensi, pertanda zoan dan rekan-rekannya telah berhasil mencapai ranah Petapa.


"Ah, akhirnya saya menerobos juga hehe," ucap Cause terlihat ia pun beranjak dari duduknya, ia berada pada ranah Petapa Platinum tingkat dasar level1.


wushh.... BOOM... BOOM....


"wooaa... hehe, kekuatan yang benar-benar mengerikan !" ucap intan sambil mencoba meninju pohon yang ada didepannya, ia berhasil menerobos keranah Petapa Platinum tingkat dasar level 1.


Disisi lain Zoan dengan cepat kembali menstabilkan energi spiritual nya yang sedikit kacau akibat menerobos. Zoan sendiri mendapatkan terobosan 3 ranah sekaligus, sekarang ia berada diranah Petapa supreme tingkat dasar level 1, dua ranah diatas semua rekan-rekan nya bahkan Leo dan Jenita yang lebih dulu memasuki ranah Petapa kalah jenius nya dengan Zoan, Jenita sendiri sekarang hanya berhasil meningkatkan tingkat dan level mereka yaitu Petapa Platinum tingkat ahli dan level 3. Sepertinya keberuntungan langit selalu menyertainya, zoan sendiri tak menduga bahwa ia akan langsung menerobos ke ranah Petapa Supreme tingkat dasar level 1.

__ADS_1


Zuan lu sendiri berhasil menaikan ranahnya yang sebelumnya berada diranah Diamon God tingkat ahli sekarang ia telah naik dengan ranah Supreme platinum God tingkat ahli, bagaimana pun juga Zuan lu cukup jenius di usianya yang baru menginjak 12 tahun menurut perhitungan dunia luar. Dengan kemampuan Telekinesis yang ia miliki serta elemen petir yang ia kuasai, mungkin tak lama lagi ia akan merajuk untuk ikut Zoan dan rekan-rekannya berpetualang.


__ADS_2