
Untuk sampai di tempat turnamen atau di pulau Hijau membutuh kan waktu selama 3 hari dengan menaiki binatang beast, Zoan serta semua orang yang berangkat dari kerajaan Alvous terlihat sedang fokus tuk berkultivasi ada juga yang sedang mempelajari ilmu bela diri dari buku keterampilan yang mereka bawa. Zoan juga tak mau kalah ia mempelajari buku keterampilan akupuntur, keterampilan akupuntur selain dapat digunakan sebagai media pengobatan akupuntur juga dapat digunakan sebagai alat pembunuhan senyap apa lagi kalau digunakan pada malam hari serta dipadukan dengan jurus keterampilan langkah kegelapan.
Zoan dan teman temannya terlihat serius saat sedang mempelajari jurus keterampilan masing masing yang mereka miliki. begitu pula dengan orang orang yang bersama mereka sementara sang 6 pilar kerajaan Alvous sedang memfokuskan energi spiritnya tuk membuat penghalang agar semua orang dapat aman dan nyaman dari gangguan khususnya tekanan angin, Zoan dan teman temannya ingin membantu namun mereka dilarang oleh keenam pilar kerajaan Alvous sebab lebih baik fokus mempelajari hal lain atau mengawasi semua orang, Zoan dan teman temannya pun mengangguk menyetujuinya walau agak terpaksa.
Tiga hari telah berlalu*
saat ini terlihat Zoan serta teman temannya turun, Kecuali sang enam pilar dan para permaisuri nya mereka terlihat bergegas tuk kembali ke kerajaan Alvous yang saat ini hanya dijaga oleh para jendral kerajaan serta para prajurit, para jendral kerjaan Alvous memiliki basis kultivasi paling rendah adalah ranah Diamond dan yang paling tinggi adalah Diamon God tingkat ahli, sementara untuk para prajurit paling rendah adalah ranah emas dan paling tinggi adalah ranah Diamond tingkat ahli, untuk keenam pilar mereka berada diranah yang sama yaitu ranah Petapa Diamond tingkat ahli, mereka mengetahui bahwa ada ranah selanjutnya karena waktu itu kerajaan Alvous tanpa sengaja menemukan sebuah gulungan misterius yang didalamnya menjelaskan banyak basis kultivasi serta menjelaskan cara tuk mencapai ranah tersebut. Didalam gulungan tersebut dijelaskan bahwa untuk dapat mencapai ranah Petapa atau ranah selanjutnya harus melakukan pelatihan jeroan meliputi pembersihan sumsum tulang, pembersihan aliran darah serta saraf meridian, juga selain itu diperlukan tuk membuka delapan gerbang kehidupan dan kematian.
" Saudaraku apakah kita harus tetap mengawasi mereka semua sampai masuk kekamar nya juga?" tanya Jean pelan sesaat berjalan dibelakang putra dan putri sang 6 pilar kerajaan Alvous.
" tidak perlu kita akan selalu berdekatan dengan kamar mereka saja, dan juga jangan sampai disadari oleh mereka kalau kita sedang melakukan misi, kita harus tetap berpura pura tuk jadi tamu kehormatan 6 pilar kerajaan Alvous " ucap Zoan pelan namun terdengar oleh semua teman temannya sebab ia memfokuskan serta mengendalikan energi spirit nya agar hanya dapat didengar oleh teman temannya saja,.
" okeh baik lah saudaraku" ucap jean, serta disusul oleh anggukan semua temannya.
" hmm, perutku lapar bagaimana kalau kita mencari tempat makan terlebih dahulu?" tanya Sandi putra sang raja api.
" lebih baik kita cari penginapan dulu saja" ucap Jordi putra sang raja air.
" udah lah lebih baik kita cari restoran dahulu, perutku sudah lapar " ucap Sandi putra sang raja api terlihat agak memaksa.
" sudah saya bilang cari penginapan dulu, baru makan "ucap Jordi putra sang raja air.
" Sudah sudah bagaimana kalau kita cari keduanya bersamaan?" ucap Sera putri sang raja kegelapan.
__ADS_1
" ya kalian benar benar bodoh padahal kan penyelenggara sudah menyiapkan itu semua masih saja dipermasalahkan" ucap Nian putri sang raja angin.
" Sst, diam lah kau, wanita tau apa hah!" ucap Sandi putra sang raja api dan Jordi putra sang raja air bersamaan marah.
" Cih, giliran marah samaan dasar semua cowok sama saja" gerutu Nian putri sang raja angin cemberut kesal.
" sabar lah saudariku" ucap Bleazsi putri sang raja petir .
" ya laki laki emang gitu kita harus sabar" ucap Sera putri sang raja kegelapan menimpali.
" aihk, baiklah baiklah " ucap Nian putri sang raja angin sambil mengatur nafasnya.
" tenanglah sepertinya kita akan mendapatkan keduanya dalam waktu dekat ini baik makanan atau pun penginapan" ucap Zoan sesaat melihat dari arah depan ada 2 sosok, satu wanita cantik dan satunya lagi seorang laki laki berbadan tinggi besar dan berotot yang sepertinya menyambut mereka. Sebelum nya Zoan dan rombongannya turun disebuah pinggir pulau yang terlihat sepi, hal itu sengaja dilakukan oleh keenam pilar agar tidak terlalu heboh, lagi pula mereka (keenam pilar kerajaan Alvous ) harus segera kembali ke kerajaan nya.
"selamat datang dikediaman kaisar benua hijau! mari tuan muda, nona muda saya antar" ucap sang wanita menyapa dan mengajak Zoan serta rombongannya.
"ya sama sama" ucap sang wanita tersebut. lalu mereka pun mengikuti arah yang dituju wanita tersebut, sementara tuk laki laki berada dibagian belakang terlihat bagaikan bodyguard yang siap pasang badan kapan pun dan dimana pun.
" sudah sampai tuan, nona dan ini plakat tanda pengenal serta bukti mengikuti turnamen " ucap sang wanita
" untuk kunci kamar dapat menggunakan plakat tersebut dengan cara menempelkan plakat masing masing yang secara otomatis akan membuka pintu." ucap sang wanita sambil membagikan plakat terhadap masing masing orang, tak lama. kedua sosok tersebut pergi namun sebelum pergi sang laki laki tersebut berpesan tuk berhati hati dan kalau butuh bantuan tinggal mengirimkan suara melalui plakat tersebut. Mereka pun memasuki kamar masing masing,.
" ahk, akhirnya lega juga juga hehe..." ucap Zoan sesaat tiba dikamar ia langsung merebahkan tubuhnya di tempat tidur.
__ADS_1
" hm, sepertinya saya akan mencoba jurus keterampilan itu saja tuk menjaga dan mengawasi mereka, ya walau ini pertama kalinya sih " batin Zoan berucap sesaat memikirkan bagaimana cara menjaga dan mengawasi putra dan putri dari 6 pilar kerajaan Alvous tidak agar diketahui.
" elemen kegelapan : klon bayangan " ucap zoan, lalu dari dalam tubuhnya keluar 7 sosok yang berwarna hitam semua.
" siap melaksanakan perintah !" ucap salah satu kelompok tersebut.
" jaga dan awasi mereka (putra&putri raja 6 pilar), kalau ada hal aneh yang terjadi segera beritahu saya " ucap zoan.
" baik" ucap ke 7 sosok tersebut tak lama mereka menghilang.
" ahk beres, cukup tuk mengistirahatkan badan walau sebentar " ucap Zoan tak lama ia tertidur,. Untuk saat ini Zoan hanya dapat mengeluarkan 7 klon saja namun kenyataannya jurus keterampilan tersebut saat sudah mencapai sempurna ia dapat memunculkan 100 klon lebih dengan basis kultivasi yang setara dengan sang penggunanya, ia menemukan buku jurus keterampilan tersebut dari salah satu buku yang ia dapat dari ruang bawah tanah (eps.12).
Diruangan/kamar putra raja api*
" ehm, makanan disini cukup enak dan baik hehe..." ucap Sandi putra sang raja api yang saat ini terlihat sedang asyik makan dikamar nya, sebelumnya sesaat memasuki kamar sang putra raja api mengirimkan pesan suara dan mengatakan bahwa ia menginginkan makanan secepatnya, dan tak lama pintu kamarnya diketuk serta sang pelayan makanan membawakan cukup banyak makanan. Tanpa banyak basa basi putra raja api melahap semua makanan tersebut.
" rasa benar benar maknyus hihihi... rasa rasanya perlu nambah lagi " ucap Sandi putra sang raja api cengengesan.
" mohon kirimkan 3 makanan dan minuman lagi " ucap Sandi putra raja api melalui pesan suara.
" aihk, ni orang apa kudanil" ucap sang penerima pesan suara saat mendengar pemintaan putra raja api. namun meski begitu sang pelayan tersebut tidak berani tuk menyinggungnya, karena ia sadar bahwa orang tersebut tidak bisa disinggung khususnya orang orang yang memiliki kekuatan dan otoritas jabatan tinggi sementara ia hanya pelayan pesan suara serta pengantar makanan dan minuman, ia juga sadar bahwa ia hanya berada diranah emas tingkat ahli. meski sang pelayan sudah dianggap keluarga kaisar benua hijau ia sadar bahwa ia hanya orang yang dipungut sang kaisar sesaat sedang melintasi pulau. Tak berapa lama makanan yang dipesan oleh putra raja api pun datang menghampiri kamarnya.
" aihk, makan emang yang terbaik saat lapar." ucap Sandi putra sang raja api.
__ADS_1
jangan lupa like, komen and votenya
see you next chapter....