
Zoan, leo serta Jai terus melanjutkan perjalanan menuju desa Kangi, waktu terus bergulir dengan cepat tak terasa Zoan hampir memasuki kawasan desa Kangi.
Namun setibanya mereka didepan gerbang desa Kangi zoan, leo serta jai sangat terkejut melihat gerbang desa yang hancur porak poranda, lalu mereka bergegas masuk ke desa tersebut menuju kedai tempat Jenita bekerja tetapi dikedai juga malah lebih parah dari pada kerusakan yang dilihat Zoan di gerbang dan sepanjang jalan. Zoan benar benar merasakan firasat yang buruk ia mengingat Luky serta Jenita, walau dengan Jenita hanya sebatas teman biasa tapi ia sudah akrab dan cukup mengenalnya. lalu setelah memastikan bahwa dikedai tidak ada Jenita serta Luky, Zoan bergegas tuk kerumah jenita dan alangkah lebih terkejut lagi saat sampai di rumah Jenita ia melihat rumah tersebut porak poranda serta terlihat bekas darah dan pertarungan, setelah itu zoan, leo serta Jai memeriksa rumah Jenita yang sudah hancur tersebut dan ia sangat marah dan sedih melihat Jenita serta Luky tergeletak bersimbah darah namun denyut nadi mereka masih ada dan jantung mereka masih berdetak yang artinya kejadian tersebut masih baru dan mereka dapat diselamatkan.
"leo, Jai kalian bantu aku tuk menyembuhkan mereka berdua terlebih dahulu "ucap Zoan serius
"baik tuan muda" ucap Leo serta Jai bersamaan lalu mereka mengalirkan sedikit energi spirit mereka tuk membantu Zoan menyembuhkan Jenita serta luky.
flash back on :
Beberapa saat yang lalu sebelum Zoan, leo serta Jai tiba , ada beberapa orang berpakaian assasin menyerang desa Kangi , mereka berjumlah 20 orang, mereka adalah suruhan dari raja serta putra mahkota kerajaan kerajaan Alvous,
" habisin semua orang yang berada didesa ini siapapun itu jangan sisakan sedikitpun, " ucap pemimpin kelompok assasin tersebut
" dan satu lagi rampas semua harta yang mereka miliki" ucap sang pemimpin assasin lagi menambahkan.
"Baik jendral " ucap semua bawahan kelompok assasin tersebut.
pertempuran sengit pun terjadi badan banyak pertumpahan darah khususnya orang orang desa kangi, meski banyak para petualang bebas namun mereka semua dapat di kalahkan oleh kelompok tersebut sebab di kelompok tersebut terdapat 10 orang ranah Diamon, 5 ranah Supreme platinum God termasuk jendral yang memimpin kelompok tersebut, serta 5 berada diranah Diamon God, mereka memiliki kerjasama yang sangat baik serta terlatih hanya dalam beberapa jam mereka berhasil membantai seluruh orang didesa Kangi.
flash bak off
" sial siapa yang sebenarnya melakukan kekacauan ini, berani beraninya mereka mengusik teman ku serta Luky " ucap Zoan dengan serius dan marah
" tenang lah dulu tuan muda, lebih baik kita fokus tuk menyembuhkan luka mereka berdua tuk Sekaran serta ketika mereka bangun kita masukan saja kedalam artefak dimensi tuan muda" ucap Jai
" benar tuan muda apa yang dikatakan jai, setelah menyelesaikan ini kita akan menyelidikinya dan menanyakan apa yang telah terjadi didesa ini " ucap leo menimpali tuk menenangkan tuan muda mereka.
" kalian benar, aihk baiklah "ucap Zoan lalu ia kembali memfokuskan energi spiritnya tuk menyembuhkan Luky serta Jenita sekaligus, saat ini Zoan, Leo serta Jai berada dihalaman depan rumah Jenita.
Beberapa jam telah berlalu namun Jenita serta Luky belum siuman juga.
" kenapa mereka lama sekali yah, sepertinya kita lebih baik menyembuhkan mereka di artefak dimensi ku saja" ucap Zoan
" kalau begitu mari kita masuk" ucap Zoan lagi sambil melambaikan cincin hitam yang berupa artefak dimensi tersebut di tangan kirinya.
wush , pusaran gerbang hitam muncul didepan mereka bertiga,
" kalian bawa Luky serta Jenita masuk lebih dahulu," ucap Zoan
" Baik tuan muda " ucap Leo serta Jai sambil membawa Jenita serta Luky (kuda hitam), masuk kedalam pusaran gerbang dimensi .
gambar diatas merupakan ilustrasi control tuk pusaran gerbang artefak dimensi milik Zoan.
wush, "mari ucap Zoan setelah memasuki ruang dimensi dari artefak yang ia miliki.
gambar keadaan ruang dimensi dari artefak yang dimiliki zoan.
Lalu mereka pun membawa Jenita serta Luky ke dekat sebuah danau , saat ini Zoan belum membuat rumah ataupun tempat tinggal lagi pula ini adalah pertama kali Zoan menginjak dimensi ruang artefaknya, saat memasukan atau latihan waktu itu Zoan tak memasukinya ia hanya memeriksa dan memasukan para binatang menggunakan energi spirit saja.
" bener bener mengagumkan ya tuan muda" ucap leo
" iya tuan muda cukup luas tuk menampung kehidupan " ucap Jai
" ya aku juga cukup terkejut dan kagum, hehe" ucap Zoan sambil cengengesan.
lalu setelah itu Zoan, leo serta Jai meletakan Jenita serta Luky dan menyembuhkan mereka.
__ADS_1
beberapa hari di dunia dimensi kemudian, akhirnya Jenita serta Luky sadar
" aku ada dimana?" ucap Jenita saat sadar
" tenanglah kalian aman " ucap Zoan menenangkan
" oh kamu sudah selesai? " tanya Jenita
" sudah tenang saja, dan lebih baik kalian beristirahat serta menstabilkan kesehatan kalian lebih dahulu
" baik " ucap Jenita
" hiiiaa...hiiiaa " suara luky tak kalah terdengar
" Leo , Jai kalian siap kan makanan" saya akan menjaga mereka" ucap Zoan
" baik tuan muda, kami pergi dahulu" ucap leo serta jai lalu mereka pergi tuk mencari beberapa binatang hutan yang telah dimasukan Zoan waktu itu.
Note : satu hari di dunia nyata Sam dengan 1 bulan di dimensi artefak milik Zoan tersebut.
" ini tuan muda" ucap Leo serta Jai kembali , mereka mendapatkan 5 ayam hutan serta 2 ekor babi hutan,.
" lepaskan 2 babi hutan tersebut dan untuk 5 ayam hutan mari kita masak." ucap Zoan
" baik tuan muda" ucap Jai lalu ia mengambil 2 babi hutan dari tangan leo lalu melepaskannya.
bruck
bruck buruck.....
suara perut Jenita terdengar
" ahk jadi ia kelaparan ya, kesihan sekali " ucap leo
"sudah sudah diam, berisik Mulu kalian " ucap Zoan melerai
" Baik tuan muda " ucap Leo serta Jai bersamaan
" Jenita , Luky bangunlah " ucap Zoan membangun kan
"hmm, tuan muda ini gimana ya tadi kita disuruh diam namun saat ini tuan muda sendiri yang membangunkan nya" ucap leo
" sudah lah diam saja, lagi pula itu keputusan tuan muda " ucap Jai
" ada apa tuan Zoan" ucap Jenita bergegas duduk sambil masih dalam keadaan linglung
" hiiiaa,...hiiiaaa...." ucap Luky yang terbangun juga
" ini makan lah " ucap Zoan sambil menyerahkan daging panggang serta batu kristal beast ke Luky tuk diserap nya.
" terimakasih tuan Zoan " ucap Jenita
" sudah gak usah dipikirin dan mulai sekarang lebih baik kamu tinggal disini saja , soalnya saya merasa ada hal yang tidak beres dengan kejadian ini" ucap Zoan mengingat kekacauan yang terjadi didesa Kangi.
" mungkin yang tuan muda katakan memang benar soal saat orang orang yang berpakaian assasin muncul mereka mengatakan tentang mencari seseorang dengan ciri ciri orang yang mirip tuan muda Zoan" ucap Jenita sambil makan dan mulai menceritakan kejadian yang menimpa desa Kangi.
" Dan sepertinya mereka adalah suruhan dari putra mahkota serta raja kerajaan Alvous. " ucap Jenita kembali menambah kan ceritanya.
" Sepertinya Memang benar dugaan ku" ucap Zoan bergumam
" tuan muda sepertinya memang harus membuat kelompok tuk menghadapi masalah masalah seperti ini" ucap Jai
__ADS_1
" Benar tuan muda, dan sepertinya akan sangat menyenangkan tuk membantai mereka " ucap leo menimpali
" Aihk , ..... kalian ini " ucap Zoan sambil menggaruk kepala yang tidak gatal
" Jenita kamu tinggal disini saja lebih dahulu nggak keberatan kan dan Luky juga akan ku suruh tuk tinggal disini tenang saja dimensi ini belum ada monster atau beast ,disini saat ini hanya ada beberapa binatang yang dapat dimakan , dan satu lagi saat ada gagak hitam kamu jangn membunuh atau memakannya karena mereka adalah teman saya." ucap Zoan, ia beberapa hari yang lalu juga memasukan beberapa binatang tambahan seperti burung elang, gagak hitam, dan kelelawar, waktu saat diperjalan tak sengaja Zoan, Leo serta Jai ketemu dengan mereka dan memutuskan tuk memasukannya kedalam artefak dimensi milik Zoan, setelah selesai makan khususnya Zoan, leo serta jai. Mereka membuat sebuah rumah , Zoan menggunakan elemen kayu nya tuk menciptakan pepohonan lalu Leo serta Jai menebang pepohonan tersebut mengunakan energi spirit nya, Zoan sengaja tuk tidak membuat rumah menggunakan elemen kayunya secara langsung ia ingin tidak terlalu bergantung akan pada hal itu.
Setelah membuat beberapa rumah mereka akhirnya memasuki rumah tersebut secara masing masing sesuai orang orang yang ada di dimensi tersebut saat ini.
Hari berganti malam, malam berganti siang, saat ini terlihat berbicara kesemua orang.
" kalian semua tinggallah disini lebih dahulu serta meningkatkan kekuatan kalian kecuali tuk kamu Jai, kamu bisa ikut keluar denganku" ucap Zoan
" Baik tuan muda " ucap Jai
" tuan muda kenapa hanya Jai saja yang diperbolehkan keluar sementara aku... ?" ucap leo bertanya
" tenanglah , leo kamu lebih baik disini menjaga serta melatih Jenita tuk menjadi kuat dan menemani Luky" ucap Zoan menjelaskan
" jangan lupa tuk jaga mereka, walau disini belum ada beast atau monster tapi tidak menuntut kemungkinan suatu saat nanti kalau saya menemukan monster atau beast yang menurut saya menari makan saya akan memasukannya ke dimensi tuan artefak ini, dan juga mungkin saya bisa membuat pasukan beast serta monster tuk menjelajahi seluruh dunia dimensi di luar sana " ucap Zoan menambahkan
" Baiklah tuan muda, namun tuan muda harus janji tuk mengunjungi kami " ucap leo
" benar tuan Zoan " ucap Jenita tiba tiba menimpali .
" Baiklah kalian tenang saja saya tak akan melupakannya " ucap Zoan, lalu setelah itu ia bersama Jai berpamitan dan zoan melambaikan tangan kirinya kembali serta pusaran gerbang dimensi terbuka.
Zoan dan jai pun memasukinya.
Dunia nyata Benua hijau desa Kangi atau tepatnya dihalaman depan rumah Jenita muncul sebuah pusaran gerbang dimensi dan terlihat dua orang pemuda, ya kedua pemuda tersebut adalah Zoan serta jai.
"Tuan muda bagaimana sekarang?" ucap Jai bertanya
" kita akan kembali ke guild petualang serigala di desa Saidan, lagi pula rasanya saya merindukan saudara saya Jean serta saya juga ingin mengunjungi makam kakeku " ucap Zoan
" Baik lah kalau begitu " ucap Jai
" oiya Jai sebelum berangkat ada yang ingin saya tanyakan padamu " ucap Zoan
" silahkan tuan muda,mau bertanya apa?" ucap Jai
" Apa kamu dapat berubah menjadi burung elang dengan ukuran yang besar serta dapat ditunggangi?" ucap Zoan
" Bisa tuan walau sebelum nya tidak bisa namun setelah mencapai ranah Supreme platinum God serta dapat berubah bicara dan wujud manusia, saya juga mendapatkan kekuatan baru yaitu dapat mengatur ukuran tubuh saya saat berubah jadi elang, tuan muda " ucap Jai menjelaskan
" memang ada apa apa tuan muda, apa tuan muda ingin menunggangi saya dalam wujud elang?" tanya Jai
"iya mungkin suatu saat nanti untuk saat ini masih belum" ucap Zoan
" kalau begitu mari kita berangkat dan jangan lupa kita berangkat menggunakan wujud beast agar lebih mempercepat perjalanan " ucap Zoan.
Lalu Zoan serta Jai berubah ke wujud beast, Zoan berubah menjadi burung gagak hitam sementara Jai menjadi burung elang es nya.
gambar Zoan dalam wujud burung gagak hitam
contoh gambar ilustrasi Jai dalam wujud burung elang es
jangan lupa like , komen and vote nya
__ADS_1
see you next chapter....