
Zoan tiba ke tempat rekan dan putra putri kerajaan Alvous yang masih menunggu nya datang.
"apakah sudah selesai, tuan zoan?" tanya Bleazsi.
"ya, sudah selesai. maaf membuat banyak orang menunggu" ucap zoan merasa bersalah.
"tak apa tuan Zoan, tak masalah" ucap Airon Santai. Begitu juga yang lainnya mengangguk setuju, mereka tak mempermasalahkannya. Lagi pula itu bukan karena keinginan Zoan dan mereka semua memakluminya.
Zoan, rekan-rekannya tak lupa juga putra dan putri kerajaan Alvous langsung melompat menaiki punggung burung merpati putih sebagai kendaraan mereka kembali kerajaan Alvous, Selama diperjalanan mereka tak banyak mengalami hambatan. Hanya beberapa burung liar yang sedikit menghambat mereka, namun semua itu berhasil disingkirkan oleh mereka tepat pengawal kerajaan Alvous yang dikirim langsung oleh para pemimpin kerajaan Alvous. Untuk mencapai kerajaan Alvous mereka membutuhkan selama 3 hari kurang lebih karena mereka tidak terburu-buru seperti saat akan melakukan turnamen. Selama 3 hari itu Zoan dan rekan misi nya selalu waspada dengan keadaan sekitar, meski tidak terjadi apapun mereka tetap waspada.
Waktu perjalanan terus berjalan, tak terasa akhirnya mereka sampai dikerajaan Alvous tepat di halaman depan istana kerajaan. Setibanya dihalaman istana terlihat para petinggi bahkan sang raja dan sang ratu kerajaan Alvous pun berdiri menyambut kedatangan mereka dengan perasaan senang.
"Ayah maafkan anak mu ini, tak dapat menempati juara 1 " ucap Bleazsi Putri raja petir kerajaan Alvous sambil memeluk ayahnya.
"tak apa putri ku, yang terpenting adalah pengalamanmu. Kalau soal juara itu hanya bonus". ucap sang raja petir berusaha menghibur putrinya. Begitu juga beberapa putra putri kerjaan alvous yang tidak masuk jajaran juara 5 besar melakukan hal sama. Cukup lama mereka saling menceritakan pengalaman mereka, bahkan Zoan dan rekannya merasa sedikit tak nyaman karena mereka melihat hal tersebut terlalu lama selain itu mereka masih berada diluar singgasana kerjaan.
Seketika raja kegelapan kerajaan alvous menyadari hal itu dan berkata : " mari semuanya kita bicara dan lanjutkan didalam". mereka semua menyetujui dan mengikuti tuk masuk kedalam ruang singgasana kerajaan Alvous. Zoan dan rekanya juga ikut, sesampainya didalam singgasana mereka saling menceritakan kembali bagaimana pengalaman mereka di turnamen. Tentunya tak lupa mereka memberitahukan hadiah yang mereka miliki, sesaat mendengar hal itu para pemimpin dan petinggi kerajaan Alvous senang dan bangga akan putra dan putri kerajaan Alvous. para petinggi dan raja sendiri mengucapkan terimakasih serta mengucapkan selamat pada zoan yang menjadi pemegang juara 1 serta memiliki gelar sebagai Pendekar Khusus. Meski begitu Zoan masih seperti biasa santai, tenang dan tidak sombong. Ia merasa buat apa sombong akan hal tersebut lagipula Zoan menyadari bahwa dia masih jauh dari kata kuat selain itu diatas langit masih ada langit dan dibawah tanah masih ada tanah.
Pada malam hari mereka tepatnya di singgasana kerajaan alvous melakukan pesta kecil, meski dikatakan kecil namun menurut zoan dan rekannya merupakan pesta yang tergolong besar, bagaimana tidak seluruh keluarga kerajaan Alvous hadir dalam acara pesta kembalinya putra putri nya serta khusunya merayakan keberhasilan Airon dan Ghea yang meraih gelar Pendekar naga juara 3 serta gelar Pendekar Bunga juara 4.
Pesta tersebut berakhir tepat pada tengah malam. Semua orang kembali ketempat istirahat nya masing masing kecuali 6 pilar kerajaan Alvous dan zoan Prozz yang terlihat akan membicarakan suatu hal, tentu saja rekan-rekan zoan ikut juga.
" maaf sebelumnya, saya akan memberitahukan suatu hal penting selama di turnamen sebelumnya." ucap zoan mengawali pembicaraan tanpa bertele-tele.
"Sesaat sedang turnamen disana saya menemukan dan melakukan pertempuran dengan kelompok yang bernama Asosiasi pembunuh. yah, meski yang menghabisi kelompok cabang tersebut adalah rekan saya, selain itu nampak nya kelompok Asosiasi pembunuh mengincar putra dan putri raja sekalian ....." ucap Zoan sambil terus menerangkan beberapa hal yang cukup penting untuk diberitahukan kepada 6 pilar kerajaan Alvous didepannya.
"em, jadi seperti itu baiklah terimakasih atas pemberitahuannya. Mungkin mereka sebenarnya menginginkan pusaka yang ditinggalkan oleh para pendahulu kami " ucap raja kegelapan menyimpulkan setelah menerima dan menganalisis laporan yang diberikan zoan.
Begitu juga ke 5 pilar yang tersisa sangat menyetujui hasil kesimpulan tersebut. lagi pula mereka mengetahui bahwa raja kegelapan selain yang paling kuat diantara mereka juga sebagai kakak mereka.
__ADS_1
Zoan awalnya penasaran akan peninggalan pendahulu kerajaan Alvous dan akan bertanya, namun ia mengurungkan niatnya setelah berfikir bahwa tak baik untuk mencampuri urusan orang lain apalagi orang tersebut seperti tak mau untuk memberitahukan peninggalan nya maka ia tak memaksanya.
"Baiklah, maaf sebelumnya seperti sudah selesai. maka dari itu kami harus segera pamit dan Kembali untuk melaporkan misi kami ke guild" ucap zoan setelah menyelesaikan urusannya dikerajaan Alvous.
"bukan kah kalian lebih baik menginap lah di sini lagi pula sudah malam" ucap raja Api
"ya benar apa yang dikatakan saudara ku, lebih baik kalian melakukan perjalan esok hari" ucap raja tanah menyetujui apa yang disarankan kan raja api.
" maaf sebelumnya bukan kami tak menghormati kebaikan, namun memang kami harus bergegas. Apa lagi menurut perkataan yang mulia raja sebelum nya bahwa kelompok Asosiasi pembunuh sangat berbahaya, maka dari itu kita khususnya guild petualang serigala harus bersiap-siap akan kemungkinan terjadi serangan dari kelompok tersebut." ucap Zoan sesaat ia mengingat hasil diskusi yang menyimpulkan ada kemungkinan kelompok Asosiasi pembunuh mencari informasi mengenai pembunuh anggotanya dan juga kemungkinan terburuknya adalah mereka mengetahui dan menemukan bukti bahwa salah satu guild petualang serigala yang melakukan pembatasan terhadap kelompoknya.
Meski menurut awal laporan yang diberikan Jai, Leo dan Cause bahwa mereka tidak menunjukan jejak namun untuk mengantisipasi hal terburuk tidak ada salahnya sama sekali.
Dengan berat hati ke 6 pilar kerjaan Alvous mengijinkan zoan dan rekannya pergi pada tengah malam itu. Tak lupa juga mereka mengucapkan terimakasih karena telah menjaga putra putri nya, zoan pun menjawab tak mempermasalahkannya.
Pada malam itu tanpa sepengetahuan semua orang kecuali 6 pilar, zoan dan rekanya melesat ditengah malam gelap gulita.
"Tuan zoan, sepertinya disebelah sana ada sebuah gua. Apa kita tak akan memeriksanya terlebih dahulu!" ucap Cause sesaat melihat sebuah gua di depan tebih yang akan mereka lewati.
Zoan dan rekan-rekannya memasuki gua tersebut tanpa mengendurkan kewaspadaannya.
"Gua kosong ternyata!" ucap zoan menghela nafas sesaat sudah memeriksa hampir semua bagian dalam Gua.
"tuan muda, sepertinya ada ruang rahasia dibalik gua ini tepatnya dibelakang dinding ini!!" ucap Leo sesaat tanpa sengaja menginjak sebuah batu yang berfungsi sebagai tua untuk membuka ruang rahasia Gua.
"Ehm, kamu benar Leo! mungkin kita akan menemukan hal yang menarik hehe" ucap zoan tak lama rekan-rekannya yang lain juga datang menghampiri.
"bagaimana apa kau menemukan hal menarik Leo?" tanya Jai sambil melirik kearah Leo yang masih fokus melihat kedalam ruang rahasia dibalik dinding.
"ya kau benar" ucap Leo.
__ADS_1
"tuan muda, apa kita semua akan memasuki lubang dibalik dinding ini?" tanya Jenita yang terlihat ragu soalnya lubang rahasia itu hanya dapat dimasuki satu orang selain itu nampak nya didalam lubang tersebut cukup sempit.
" ah, kamu benar. tapi kita tetap harus masuk secara bersama-sama kedalam agar tidak ada diantara kita yang tidak puas atau iri." ucap Zoan sambil memegangi dagunya berfikir.
" bagaimana kalau kita hancurkan dinding lubang ini agar lebih besar" usul Leo.
"aku tidak setuju, bukan kah hal itu dapat merusak gua ini" ucap Jai menolak usulan Leo. " lalu apa yang harus kita lakukan?" tanya Leo. " bagaimana mana kalau kita gunakan teknik yang telah dipelajari Jenita, ya mungkin tuan muda juga bisa namun untuk menambah pengalaman yang dimiliki Jenita hal itu tak ada salahnya" ucap Jai mengusulkan yang juga berhasil membuyarkan giliran Zoan.
"ah kau benar aku setujui, bagaiman tuan muda ? kalau kita gunakan teknik ruang Jenita untuk memperbesar ukuran lubang dan memperluasnya selain itu bukan kah ini salah satu pengalaman yang bagus buatnya?!" tanya Leo
"baiklah aku setuju, bagaiman dengan mu Jenita?" ucap zoan bertanya.
"tak masalah" ucap jenita lalu ia menyentuh dinding dekat lubang tersebut dan berkata :
" teknik ruang : Dinding ruang" tak lama sebuah gerbang layaknya gerbang dimensi terbentuk didepan Jenita, gerbang tersebut terhubung dengan ruang rahasia yang ada didalam gua.
" sudah tuan muda, mari kita masuk", ucap Jenita, sesaat setelah melepaskan tangannya namun energi spiritual masih merembes keluar guna mengontrol gerbang dimensi.
Zoan dan lainnya memasuki gerbang dimensi dan sampailah mereka didalam ruang rahasia.
"nampaknya ruangan ini dibuat untuk persembunyian sebuah experimen, terlihat dari banyaknya bekas ramuan herbal dan beberapa bintang yang sudah mati" ucap Jean mengamati.
" Yan kamu benar nampaknya seseorang telah meninggalkan ruangan ini karena sebuah alasan" ucap Zuab.
Zoan dan rekan-rekannya terus memeriksa ruangan rahasia tersebut.
"Ehm, teknik Berseker ! teknik yang menarik" ucap zoan dalam hati sesaat membaca sebuah buku Biru gelap yang berjudul Berseker Shadow. lalu zoan menyimpannya kedalam ruang penyimpanan yang ia miliki.
1 jam berlalu mereka sudah berada dalam ruangan rahasia tersebut. selain zoan rekan-rekannya juga menemukan sebuah barang yang cukup menarik diantaranya , koin Emas,platinum, dan Diamond yang berjumlah jutaan. juga selain itu ada pil-pil herbal dan yang paling menarik Menara Gerbang Dunia.
__ADS_1
Menara Gerbang Dunia yang mereka temukan di ruangan tersebut merupakan menara yang menghubungkan dengan dunia selain yang mereka tempati, Menurut pengetahuan zoan yang dimiliki Menara Gerbang Dunia dapat mentransfer seseorang kedalam dunia lain, juga menara tersebut diciptakan untuk berlatih, selama segel dalam menara tersebut tidak dilepas maka gerbang dimensi dari dunia lain tidak akan pernah memasuki gerbang dimensi dimana zoan dan rekan-rekannya berada. Menara tersebut berjumlah 5 lantai yang mewakili dari setiap benua yang berada dalam galaxy yang menjadi tempat benua berada.